1st Love, 2nd Kiss

1st Love, 2nd Kiss
Ardi Meminta Bantuan Neneknya



Tidak kunjung mendapatkan restu yang di harapkan. Ardi pun mendatangi rumah neneknya. Mungkin dengan bertemu dengan neneknya tersebut, Ardi akan sedikit mendapatkan pencerahan. Apalagi neneknya adalah seorang yang bijak. Dia tidak keras kepala seperti ibunya. Itu yang menjadikan dirinya yakin akan restu yang akan segera di dapat dari ibunya saat neneknya mulai beraksi.


Ardi datang ke rumah neneknya bersama dengan Dea. Dia pun ingin memperkenalkan Dea pada neneknya. Dengan harapan besar, Ardi harap neneknya akan menyambut kedatangan dari Ardi dan Dea dengan penuh kasih. Ardi harap itu akan terjadi pada dirinya dan Dea. Apalagi Dea selalu memberikan hal positif saat pertama kali bertemu. Itu yang di harapkan oleh Ardi akan Dea.


Dea sendiri sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan nenek Ardi. Dia pun langsung mengetuk pintu rumah nenek Ardi. Mengucapkan salam yang begitu manis pada nenek Ardi. Dia berharap nenek Ardi itu akan senang dengan pertemuan yang akan terjadi bersama dengan Dea. Apalagi ini adalah pertemuan yang begitu mengesankan untuk Dea. Jadi ini harus menjadi pertemuan yang cukup mengesankan bagi keduanya.


Tiba berselang lama, nenek Ardi keluar dari dalam rumahnya. Dia terkejut dengan kedatangan dari Dea dan Ardi. Apalagi saat melihat Ardi ada di hadapannya, neneknya terlihat tidak percaya. Dia kembali melihat bagaimana cucunya sudah memiliki gandengan baru. Tentu ini adalah pacar yang kesekian kalinya yang di bawa oleh Ardi. Nenek paham dengan kondisi dari ibu Ardi yang di kenal sebagai seorang yang pemilih. Itu yang membuat Ardi begitu sulit untuk bisa menentukan pilihannya. Apalagi Ardi adalah seorang yang tidak pernah peduli dengan sebuah standar yang telah di tetapkan oleh ibunya sendiri. Itu yang membuat Ardi begitu kesulitan untuk bisa menentukan pilihannya sendiri. Ardi adalah seorang yang tidak pernah mendapatkan sebuah ruang gerak dalam memilih pasangan yang akan di pilih. Dia harus mengikuti setiap kemauan dar ibunya.


Nenek Ardi yang senang dengan kedatangan dari cucunya tersebut. Terlihat sudah menyiapkan beberapa cemilan yang kebetulan di belinya saat mengunjungi salah seorang kerabatnya. Cemilan itu pun langsung di letakkan di meja untuk menjamu Ardi dan Dea.


Dea tersenyum dengan keramahan yang di tunjukkan oleh nenek Ardi. Dia pun senang dengan apa yang di berikan oleh nenek Ardi pada dirinya dan Ardi. Dea merasa ini adalah jamuan yang cukup istimewa. Sehingga Dea berharap nenek Ardi akan selalu mendapatkan kebahagiaan dengan atas apa yang di berikan pada dirinya saat ini.


"Kami senang dengan apa yang Nenek berikan pada kita berdua. Ini jauh lebih dari cukup." ucap Dea.


Nenek Ardi yang penasaran dengan Dea, mulai bertanya beberapa pertanyaan. Tentu pertama di awali dengan nama, umur sebelum latar belakang. Itu menjadi pertanyaan yang sebenarnya sudah pasti di tanyakan oleh neneknya. Jadi Ardi pun siap untuk memperkenalkan Dea pada neneknya. Apalagi neneknya tersebut adalah orang yang penuh dengan rasa penasaran. Bertemu dengan orang baru tentu akan menjadi hal yang paling seru untuk dirinya. Neneknya pun harus bisa melakukan banyak hal yang akan membuat Dea merasa nyaman dengan setiap pertanyaan yang di lontarkan.