You Own This Heart

You Own This Heart
Kecemburuan Kelin



"sudahlah nanti juga kamu akan tau sendiri" kelin


"sudah jangan bicara terus ayo kita berangkat keburu siang"ajak dimas


"lin aku ikut mobil kamu ya" ucap amel dengan tampang wajah memohon karena tidak mau naik mobil gio


"tapi mel"kelin tidak meneruskan ucapannya karena takut amel tersiggung.


"sudahlah sayang biarkan amel ikut kita"ucap dimas


"baiklah kak" ucap kelin merasa tidak senang


"sudahlah sayang kita masih punya banyak waktu untuk berduaan"bisik dimas di telinga kelin.sedangkan kelin hanya cemberut


"mari amel silahkan masuk ke mobil kita berangkat"ajak dimas tapi ketika amel mau memasuki mobil dimas tiba-tiba seseorang menarik tangannya.


"kamu mau kemana, ayo ikut kemobil aku"ajak gio yang menarik tangan amel dan mendudukan amel di kursi depan.


"tapi gio aku mau ikut sama kelin saja"ucap amel


"sudahlah kamu jangan banyak bicara, apa kamu mau mengganggu mereka,? Apa kamu kurang paham waktu kelin tadi memberi pesan di grup wa kita, kata kelin dia tidak mau diganggu sama kita karena dia hanya ingin berduaan sama kak dimas, jadi meskipun kita pergi bersama kita tidak boleh mengganggu mereka" ucap gio panjang lebar sembari memasangkan safety belt kepada amel


Merekapun berangkat menuju ancol yang di pimpin oleh mobil dimas.disepanjang perjalanan dimas hanya menggenggam tangan kelin.


"tumben banget kak kamu terus menggenggam tanganku seperti ini"ucap kelin yang heran dengan tingkah laku dimas


"emang kenapa,?gak boleh ya" ucap dimas sembari pokus menjalankan kendaraannya


gak juga cuma aku merasa aneh karena biasanya kamu selalu menghindar dari sentuhanku tapi sekarang malah kamu yang tidak melepaskanku.


Apalagi tadi waktu kamu melarang gio sama farel agar tidak memelukku lagi ketika kita semua saling bertemu, aku merasa ada ketakutan didiri kamu kak..!!ucap kelin menyelidik


"ya jelas aku takut, karena kamu itu terlalu cantik bila dibiarkan terus seperti itu nanti gio dan farel tidak akan pernah bisa melupakan kamu sayang secara mereka kan punya perasaan lebih terhadapmu" ucap dimas yang mulai khawatir bila harus membiarkan kelin terlalu dekat sama gio dan farel


"hahaha.... Kakak....kakak... Kamu ini gio sama farel itu cuma sahabatku gak lebih. Meskipun mereka pernah mencintaiku tapi itu kan dulu lagian sekarang mereka juga sudah mempunyai pasangan jadi kamu gak usah takut" ucap kelin sembari mentertawai sikap cemburuan tunangannya


"tapi sayang aku takut kamu meninggalkanku apalagi sekarang kamu sudah mengetahui bahwa gio lebih kaya dariku bisa-bisa kamu kembali lagi sama dia" ucap dimas yang semakin erat menggenggam tangan kelin


"sudahlah kak kamu tidak perlu takut seperti itu, aku tidak akan meninggalkan kamu karena dalam hidupku kamu satu-satunya pria yang aku cintai dengan sepenuh hatiku" ucap kelin menenangkan


"makasih sayang kamu sudah mengisi kekosongan hatiku" ujar dimas sembari menarik tubuh kelin dan menyandarkan kepala kelin di bahunya sedangkan mata dan tangan yang satunya pokus dengan kendaraannya


"sama-sama kak" kelin memeluk tubuh dimas


Disepanjang jalan kelin hanya memeluk tubuh dimas dan menyandarkan kepalanya di bahu dimas.


"kak...."


"iya sayang..."


"kapan kita nikah" tanya kelin


"emang kenapa sayang sepertinya kamu ngebet banget pengen nikah sekarang-sekarang,emang kamu gak bakal rugi nikah sama aku" tanya dimas


***


"kalau kita nikah sekarang kamu bakalan kehilangan masa remaja kamu, dan lagian umur kita beda jauh, umurku sudah 24 tahun sedangkan umur kamu 20 tahun juga masih kurang apa kamu gak merasa rugi kalau harus menikahi pria yang lebih tua dari kamu" ucap dimas menyelidik


kenapa aku harus rugi kata papah kita harus bersyukur menikahi orang yang lebih dewasa dari kita karena mereka yang akan membawa sikap kita agar semakin dewasa lagi.


coba kamu lihat farel dan diana mereka juga umurnya tidak sama malahan lebih tua diana tapi farel tulus mencintainya karena diana yang bisa merubah farel agar lebih dewasa lagi..!!ucap kelin panjang lebar


"masa sih sayang emang umur diana berapa tahun" tanya dimas


"umur diana 25 tahun sedangkan farel 20 tahun" ucap kelin yang mengejutkan dimas


"beneran sayang.? Tapi diana tidak terlihat sudah tua mungkin karena dia cantik dan memiliki tubuh yang kecil jadi dia masih terlihat seperti anak remaja yang baru berumur 20 tahun" ucap dimas yang membuat kelin cemburu


"apa kamu bilang. Sekarang kamu sudah tau mana wanita cantik ya.NAKAL kamu" ucap kelin sembari mencubit pinggang dimas


"aauww... Sakit sayang" ucap dimas sembari mengusap-usap bekas cubitan kelin agar cepat ilang rasa sakitnya.


"biarin.."ucap kelin yang kesal dan menjauh dari dimas


"maaf sayang aku bukan bermaksud memuji kecantikan orang lain tapi aku cuma" dimas tidak melanjutkan ucapannya


"cuma apa.? Cuma mengatakan yang sebenarnya. iya sih aku mengakuinya memang diana cantik dan sexsi tidak seperti aku yang selalu seperti orang kampungan" ucap kelin berang sembari melipatkan tangan di dadanya


"bukan begitu sayang, kamu lebih cantik dari dia aku lebih suka dengan penampilan istriku yang selalu berpakaian yang sopan dan tidak terlalu memamerkan tubuhnya.ya meskipun ketika tidur kamu hanya memakai bra dan celana pendek hehe" dimas cekikikan menggoda kelin


Namun kelin tidak bergeming dengan godaan dan rayuan dimas dia masih tetap marah karena dimas sudah berani memuji wanita lain di hadapannya.


"sudah sampai sayang kamu jangan cemberut mulu seperti itu, kita kan kesini mau bersenang-senang" ucap dimas namun kelin tidak mendengarkannya dia malah keluar dari mobil dan nyamperin amel


"ternyata kalau kelin sedang cemburu susah untuk di bujuk, ini semua karena bibir ini yang berani memuji wanita lain di depan kekasihku sendiri" gumam dimas yang keluar dari mobil dan pergi mengikuti kelin


"mel yu kita masuk" ajak kelin sembari menggandeng tangan amel dan memasuki tempat wahana bermain itu.


Ketika semuanya memasuki wahana itu namun dimas dan gio malah memilih untuk mencari kamar hotel untuk istirahat karena kata dimas mereka semua akan bermalam disana.


"gio kita cari kamar hotel buat istirahat kita semua" ajak dimas


"baik kak, kita biarkan mereka terlebih dulu memasuki wahananya" ucap gio


"iya mari kita cari kamar hotelnya semoga saja masih ada yang kosong"ajak dimas lagi


merekapun pergi mencari kamar yang kosong, di perjalanan gio bertanya.


"kak kelin kenapa.? Sepertinya dia lagi kesal" tanya gio


Bersambung....


Sampai jumpa sayangkuh ikuti terus kelanjutannya