You Own This Heart

You Own This Heart
Tidur Dalam Pelukanmu



Kelin nampak kesal karena dimas tidak berkata jujur.


"aku yakin kak dimas habis minum. Aku juga tau dengan aroma itu karena aku pernah mencium aroma itu waktu kevin mabuk meskipun sudah lama tapi aku masih mengingatnya" ucap kelin


lima belas menit kemudian dimas pun keluar dari kamarnya menggunakan kaos oblong dan celana kolornya dia pun duduk di kursi tepat dipinggir kelin


"kamu lagi apa yang" tanya dimas kepada kelin yang lagi asik memainkan ponselnya


"chattan sama teman-teman" jawab kelin ketus


"ketus banget kenapa.?" tanya dimas yang menggoda kelin dengan mencolek-colek dagunya.


"pikir sendiri" jawab kelin yang semakin cemberut


"bentar aku pikir dulu" dimas nampak berpikir dengan jari telunjuk yang di tepuk-tepukan di dagunya.


"sepertinya aku gak punya salah deh sayang" ucap dimas kalem


"sudahlah kamu gak akan mengatakannya, aku mau tidur" kelin pun beranjak ke kamarnya yang di ikuti dimas


"sayang kamu kenapa sih aku pulang karna kangen sama kamu tapi kok malah mau di tinggal tidur" dimas menarik tangan kelin dan memberhentikan langkahnya


"tapi aku beneran sudah ngantuk kak dimas. aku cape hari ini banyak aktivitas yang aku lakukan, sudahlah biarkan aku istirahat" kelin pergi meninggalkan dimas


sesampainya di kamar kelin membaringkan tubuh mungilnya di ranjang dia masih marah-marah sama dimas yang gak nampak orangnya.


"dasar laki-laki pembohong, emangnya aku sebodoh itu hingga bisa dibodoh-bodohi dengannya. Memang sih terserah dia mau mabuk kek mau apa saja yang dia inginkan tapi aku hanya ingin dia berkata jujur dan apa alasannya dia mabuk seperti itu, apa dia sering melakukannya" ucap kelin berang dengan sikap tunangannya


Ketika kelin sibuk dengan pikirannya tiba-tiba ada suara pintu di ketuk.


Tok...Tok....Tok....


"sayang kamu sudah tidur,? Boleh aku masuk.?" dimas mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban dari dalam.


Akhirnya dimas memutuskan untuk membuka pintunya tanpa ada izin dari kelin.


"coba aku buka semoga saja gak di kunci pintunya" dimas pun membukanya namun kelin pura-pura sudah tertidur pulas.


"sayang kamu sudah tidur" ucap dimas yang berjalan mendekati ranjang kelin dan duduk di sisi kelin


Dipandanginya tubuh mungil itu, dielusnya rambut panjang nan lembut itu, di kecupinya kening dari wajah yang cantik itu.


maafkan aku sayang aku tidak bisa berkata jujur kepadamu dan aku juga tidak mau kamu mengetahui alasanku melakukan itu karna aku takut kamu akan merasa bersalah.


Hati dan kepalaku terasa sakit disaat aku melihat betapa bahagianya kamu bersama orang lain, namun tidak denganku.


Tapi meskipun aku mengetahui hal itu aku tidak ingin melepaskanmu entah bagaimana jadinya bila aku berpisah denganmu


Maka dari itu aku akan berusaha membuatmu bahagia seperti kebahagian yang kamu pancarkan bersama orang lain. Bahkan aku akan memberikannya lebih dari yang orang lain berikan.!! Ucap dimas panjang kali lebar😊


"berbahagialah denganku sayang, aku akan menjadikanmu sebagai istriku dan ibu dari anak-anak ku. Semoga kita menjadi keluarga kecil yang selalu bahagia" ucap dimas


***


Setelah dimas tertidur kelin membuka matanya lalu memandangi wajah tampan itu.


maafkan aku kak, aku tidak berniat menyakitimu. semua yang kamu lihat itu hanya keseruan ketika aku bersama dengan sahabatku, soal aku dan gio kita hanya sahabat.


Ya mungkin kamu juga akan merasa cemburu dengannya karena gio itu mantan pacarku dan dia juga sangat mencintaiku tapi aku tidak pernah mencintainya.


Aku hanya menganggap dia sebagai sahabatku. Soal kamu dan aku mungkin aku belum terbiasa melakukan banyak hal denganmu dari dulu kita tinggal berjauhan dan ketika aku mengikutimu ke sini kamu malah pergi dari rumah ini.


Ya meskipun kita sering ketemu di tempat kerja tapi kamu selalu sibuk dengan pekerjaan makannya kesempatan untuk berdekatan menjadi terhambat, mungkin aku masih merasa canggung dan belum terbiasa.


apalagi waktu itu aku melakukannya kepadamu melebihi dengan apa yang di lakukanku dengan sahabatku tapi kamu selalu menolaknya ketika aku ingin di manja dan bersama denganmu.!! Ucap kelin panjang lebar


maafin aku kak, kamu harus percaya padaku bahwa kamu satu-satunya lelaki yang aku cintai yang akan menjadi suamiku satu-satunya dan menjadi ayah dari anak-anak ku di kelak nanti.Kita akan hidup bersama sampai maut memisahkan kita.!! Kelin pun balas memeluk dimas dan tertidur


Sepanjang malam mereka tidur dengan berpelukan. Mereka memberikan kehangatan satu sama lain sehingga tidak terasa pagi pun tiba.


pancaran sinar matahari mulai memasuki sela-sela ruangan itu yang membuat penghuni ruangan itu terbangun karna gangguan sinar yang menyilaukan matanya.


Dimas pun menggrenyitkan dahinya dan menggosok-gosok matanya menggunakan jari jemarinya, ia pun terbangun dari tidurnya


"Hoammm... Ini sudah pagi. Aku harus bersiap-siap pergi kerja banyak hal yang harus aku kerjakan" dimas pun mengangkat tubuhnya untuk bangun tetapi dia merasakan tangannya yang sedang tertindih oleh seseorang. Dimas melihatnya


Deg...


semalaman aku tidur dengan kelin. Apakah kelin akan marah bila dia mengetahuinya.? Ah lebih baik aku segera meninggalkannya sebelum dia terbangun.


tapi kelin tidur di bahuku dan tubuhnya juga menindih tanganku, aku harus melepaskannya secara perlahan.!! Dimas pun dengan hati-hati melepaskan pelukan kelin dan menidurkannya di bantal.


Namun sejurus kemudian kelin menarik tangan dimas.


"mau kemana kak aku masih ngantuk. Biarkan aku tidur sebentar lagi" ucapnya dengan mata yang masih tertutup


"tapi aku harus kerja sayang ini sudah pagi" ucap dimas


"aku tidak perduli pokonya kamu harus temani aku tidur" kelin menarik tubuh dimas dan kembali bergelung di dadanya.


Dimas terkejut dadanya berdegup sangat kencang dia sudah pasrah bila kelin mengetahuinya.


"kenapa kak sepertinya kamu sangat tegang padahal sedari malam juga kita tidur seperti ini" ucap kelin yang masih menutup matanya.


"ta-tapi kan semalam aku tidak sengaja ketiduran di sini" ucap dimas membela diri


***hai semua maaf ya aku baru bisa up lagi karena hari-hari kemarin aku sibuk banget karena harus nganterin anak sekolah dan harus mengurus pekerjaan rumah yang semakin menumpuk, belum lagi aku kedatangan tamu kerumah mana banyak lagi tamunya, membuat tubuhku kewalahan meladeninya. Bayangkan tamunya berjumlah 20 orang begitu melelahkan mereka teman-teman dari pabrik keponakanku. maaf ya jadi curhat


Sampai jumpa terima kasih sayangkuh cintakuh muachhh😘***