You Own This Heart

You Own This Heart
[POV] Kelin Part 5



Dua tahun pun berlalu...


Orang tua kak dimas datang kerumah kebetulan hari itu aku lagi keluar. Entah apa yang di bicarakan mereka aku juga tak tau.


Tibalah aku di rumah, aku ikut duduk bersama mereka. Tiba-tiba mamah kak dimas memulai pembicaraan.


"sayang mamah mau kamu ke jakarta" ucap mamah kak dimas


"emang kenapa mah" aku kaget dengan apa yang di ucapkan mamah


"kenapa mamah tiba-tiba nyuruh aku ke jakarta apa ada masalah dengan kak dimas atau kak dimas lagi sakit" hatiku bergemuruh


begini sayang dimas kan sekarang sibuk terus sampai-sampai dia gak ada waktu buat pulang kampung.


Jadi kalian gak akan mungkin cepat bertemu. Apa kamu gak kangen sama dia.!! Ucap mamah


"emmm.. terserah orang tua kelin saja mah karena semua keputusan kelin ada di orang tua kelin antara mengijinkan atau nggaknya" ucapku


"mereka sudah mengizinkannya iya kan mama kelin" ucap mamah


Iya sayang.!! Ucap mama ku


bagaimana dengan papa,? Tanyaku sembari memandangi papa yang kelihatannya lagi bingung


"Iya lin papa akan mengizinkan kamu tinggal bersama nak dimas ya itung-itung kamu membantu pekerjaannya. Tapi ada syarat" ucap papa


"kenapa harus ada syaratnya papa kelin" ucap mamah kak dimas


"iya mah itu perlu karena kan mereka harus tinggal bersama dalam keadaan mereka yang belum menikah" ucap papa menjelaskan lagi


"sudah mah kita juga harus mengerti dengan perasaan orang tua kelin" ucap bapak kak dimas


"emang apa syaratnya" tanya mamah lagi


"syaratnya mereka harus jaga jarak, tidak tidur dalam satu kamar, dan harus menikah secepatnya" ucap papa


Aku hanya bisa diam mendengarkan perdebatan mereka meskipun hatiku rasanya ingin loncat terus dari tubuhku aku senang banget.


"akhirnya selama dua tahun menunggu aku akan bertemu juga dengan kak dimas, rasanya aku sudah tidak sabar lagi" gumamku dalam hati


Kalau soal kamar tenang saja pa kan rumah dimas terdiri dari dua kamar ya meskipun rumah dimas minimalis dan cuma ada satu lantai tapi jangan khawatir dia akan menghormati, dan menjaga kesucian putri papa..!! Ucap mamah kak dimas


Dan kita juga akan secepatnya menikahkan mereka. Lagian umur kelin kan sudah 20 tahun sedangkan dimas 24 tahun sudah cukup untuk berkeluarga meskipun mereka masih muda.


Tapi lebih baik nikah muda staminanya kuat tidak gampang loyo hehe.!! Celoteh mamah kak dimas membuat wajahku memerah karena malu.


Ya pa jangan khawatir maksud kami juga baik menyuruh kelin tinggal sama putra kami bukan ingin merendahkan harga diri putri papa.


Tapi maksud kami melakukan hal itu semata-mata ingin membuat mereka semakin dekat agar bisa mengerti satu sama lain karena mereka sudah 2 tahun lebih gak ada informasi atau pun saling menghubungi baik itu secara langsung ataupun sekedar di ponsel.!! ucap bapak kak dimas


***


"Iya pa sudah jangan terlalu khawatir. Papa juga sudah tau kan sikap nak dimas seperti apa" timpal mama menambahkan


ya papa setuju.tapi papa mau tanya dulu sama kelin apakah kelin akan setuju kalau papa menikahkan kalian dalam waktu yang dekat.? Ucap papa


"berap bulan waktu yang papa berikan karena kan aku juga harus tau perasaan kak dimas saat ini. Mungkin saja dia sudah memiliki pasangan lain" ucapku yang mulai khawatir dengan perasaan kak dimas secara kan dulu aku menolaknya dengan tidak berperasaan


"Tenang saja sayang mamah yakin pasti kamu satu-satunya wanita yang menempati posisi di hati dimas" ucap mamah kak dimas menenangkan


"Kamu harus segera mengetahui perasaan nak dimas sama kamu saat ini seperti apa" ucapan papa yang membuatku semakin bingung karena aku tidak yakin apakah kak dimas akan tetap menungguku ataukah sudah memiliki yang lain


***


Setelah banyak perdebatan akhirnya semua keluarga memutuskannya dan aku pun pergi ke jakarta.


Aku berangkat dari kampung halaman pukul satu dini hari dan sampai ke ibu kota pagi hari..


Sesampainya aku di sana aku ke toilet terlebih dahulu terus pergi ke ruang tunggu untuk menunggu jemputan.


Belum juga aku duduk aku melihat sosok itu sosok yang selama dua tahun aku rindukan akhirnya berada di depanku.


Ku pandangi keseluruhannya kak dimas benar-benar sudah banyak perubahan dari segi penampilan, wajah yang semakin tampan dan ada satu lagi yang berbeda kulit sawo matangnya berubah menjadi putih beresih.


Aku memanggil dia, tetapi sepertinya dia tidak mengetahui keberadaanku. Aku terus memanggilnya akhirnya dia menemukanku.


Aku lari ke pelukannya tetapi dia tidak membalas pelukanku. Sepertinya dia terlalu terkejut.


Kami mengobrol sebentar sebelum akhirnya kami pulang. Didalam mobil aku tertidur dan ketika terbangun aku sudah di dalam kamar.


Aku terbangun dengan sentuhan dan kecupan yang membuatku geli.


ketika ku buka mata secara perlahan bertemulah mata ini dengan bola mata berwarna hitam dengan kelopak mata yang sedikit sipit,idung mancung,dan bibir yang tipis membuatku tidak bisa melepas pandangannya.


"sungguh pemandangan yang indah" gumamku


Kak dimas terkejut dia langsung melepas genggaman tangannya dan beranjak pergi tapi sejurus kemudian aku menarik tangannya kembali.


Sebenarnya aku ingin terus bersamanya tapi kak dimas menyuruhku mandi dan kak dimas juga mau membeli nasi untuk kita makan.


Malampun tiba kami tidur di kamar masing-masing.


Aku gak bisa tidur karena aku belum terbiasa dengan tempat ini. Aku membuka-buka sosmed pertama aku membuka whatsapp dan mulai chaatingan sama teman-teman.


waktupun terus berjalan semua teman ku sudah pada tidur tinggal aku yang belum.Aku membuka aplikasi youtube aku menonton film horor ya karna aku suka film itu.


Tapi meskipun aku suka dengan film nya tetap tidak menghilangkan rasa takutku aku selalu takut ketika melihat sosok hantunya.


Dan ketika itu juga sama.aku kaget melihat hantu yang datang secara tiba-tiba hingga mengeluarkan teriakan dari mulut ku


Arrggghhhhhhhh.....


dengan spontan mulutku berteriak sangat nyaring hingga akan mengganggu penghuni yang ada d rumah itu.


*Akhirnya POV KELIN beres. sebentar lagi akan menceritakan kehidupan mereka yang sudah tinggal bersama.percikan-percikan bumbu keromantisan yang selalu menggoda hasratnya masing-masing.


Membuat tubuh mereka akan sering memanas.


Ikuti terus ceritanya jangan bosan-bosan meskipun ceritanya membuat pembaca bosan😁 aku usahakan update nya tiap hari. Dukung terus cerita aku biar tambah semangat nulisnya minta di like, komen dan votenya