You Own This Heart

You Own This Heart
Kumpul Bareng Teman



"kenapa kamu gak bilang sama aku kalau dirumah ada teman kamu sejak kapan dia tinggal disana" ucap dimas


"aku takut kamu marah. Dia tinggal disini baru kemaren malam" ucap kelin


"kata siapa aku bakalan marah aku malah senang karena kamu gak sendirian di rumah tapi kamu gak boleh bawa laki-laki kerumah kita" ucap dimas menegaskan. Karena dia takut kelin membawa teman-teman laki-lakinya.


"iya kak makasih kamu sudah memperbolehkan amel tinggal di sini. Kakak tenang saja aku gak akan membawa teman laki-laki kerumah kita" ucap kelin yang senang karena dimas selalu mengerti dengannya.


"sama-sama sayang" ucap dimas


"ekh yang besok kamu mau kemana" ucap dimas


"emang kenapa kak ko tumben nanya begitu" tanya kelin


"kalau ada waktu dan kamu juga gak keberatan aku mau minta tolong bawakan pakaian kerjaku di lemari dan anterin ke kosan riswan" titah dimas


"maaf kak besok aku ada acara. Kenapa gak kakak bawa sendiri saja kerumah" ucap kelin


"kalau aku yang membawanya gak ada waktu karena sebelum aku berangkat ada hal lain yang perlu aku urus dulu" dimas


"maaf ya kak besok aku ada acara" ucap kelin


"Emang kamu mau kemana" tanya dimas


"aku mau kumpul sama teman-teman aku karena mereka semua pada libur jadi rizki, gilang, dan elsa mereka dari bandung langsung ke jakarta kita akan ketemuan di cafe tempat kerjaku yang dulu" ucap kelin


"oh yasudah kamu pergi saja tapi ingat harus berpakaian yang tertutup gak boleh pakai yang serba pendek apalagi kamu berangkat sendirian tanpa aku di sisimu" ucap dimas yang khawatir kalau membiarkan kelin pergi tanpa dia disisinya.


"oke... Siap laksanakan" ucap kelin kegirangan karena dimas mengizinkannya pergi sama teman-temannya.


tadinya kelin tidak akan bilang sama dimas tapi dia takut kalau dimas akan mengetahuinya sendiri jadi kelin memutuskan untuk memberitau dimas dan untungnya dimas selalu mengerti tentang apa yang kelin inginkan.


Pagi pun tiba tepat pukul 08.00 dimas bersiap-siap untuk berkunjung ke cafe barunya dia ingin melihat kinerja semua kariawannya.


"lho pak kok malah pakai baju rajut emang kemana setelan kerja bapak, kita mau ketempat kerja lho bukan mau main" ucap riswan yang merasa heran dengan penampilan bosnya


"gak apa-apa wan kita kesana cuma mau berkunjung untuk melihat hasil kinerja semua kariawan di sana. Lagian aku gak ada waktu buat ngambil pakaian kerja kerumah, itu terlalu jauh." ucap dimas menjelaskan


"kenapa bapak gak minta tolong sama kakak ipar, biasanya dia selalu membawakan apa yang bapak butuhkan" ucap riswan


"dia punya acara sama teman-temannya" ucap dimas


"oh yasudah ayo kita berangkat keburu siang" ajak riswan. Dan merekapun pergi meninggalkan kosan itu.


Sedangkan di tempat lain kelin masih tertidur sedangkan amel sudah berangkat kerja dari pukul 06.30 jadi tidak ada orang yang membangunkan kelin.


Pada akhirnya farel meneleponnya. dia tau bahwa kelin masih akan tidur karena sudah menjadi kebiasaan kelin yang selalu bangun siang.


***


Drrttt...Drrttttt....Drrtttt


Getaran telepon kelin. Dia meraba-raba meja di sebelahnya untuk mencari ponselnya.


"iya rel kenapa kamu mengganggu tidurku" ucap kelin sayup-sayup karena matanya masih mengantuk


"bentar lagi rel ini masih pagi aku masih ngantuk" ucap kelin yang kesal karena farel mengganggu tidurnya.


"ini sudah siang kelin dan kata elsa kita kumpul pukul 09.00 karena kalau terlalu siang elsa dan gilang mau jalan-jalan mengelilingi kota jakarta" ucap farel


"huahhhh.... Aku masih ngantuk rel" ucap kelin sambil menguap


"yasudah kalau begitu kita gak akan menunggu kamu. Karena kalau sudah menunggu seorang kelin anggraeni kita akan mati oleh rasa bosan yang melanda" ucap farel yang semakin kesal


"tidak boleh seperti itu pokonya kalian harus menungguku" ucap kelin menegaskan


"makannya cepat bangun aku juga sudah siap mau berangkat tapi aku gak bisa jemput kamu karena aku harus menjemput pacarku" ucap farel


"tega kamu rel mentang-mentang sudah punya pacar jadi melupakan aku. Kenapa juga kamu harus punya pacar, emang dia secantik apa hingga kamu kepincut sama dia" kelin kesal dengan farel yang sudah melupakannya


"pokonya dia sangat cantik dan juga kaya. Nanti aku kenalin sama kamu" ucap farel


Mereka pun terus mengobrol di telepon. Akhirnya kelin memutuskan siap-siap dan berangkat naik ojeg biar cepat sedangkan farel menjemput pacarnya.


Tepat pukul 09.00 kelin tiba di sebuah cafe yang sudah tidak asing lagi dia masuk ke dalam dan mencari amel.


"mel kamu ikut gabung ya sama kita. Kamu izin dulu buat kerja setengah hari" ucap kelin yang mengajak amel


"tapi lin aku kan gak mengenal mereka. Lagian aku juga masih kerja" ucap amel yang menolak secara tidak langsung


"pokonya aku gak mau tau kamu harus ikut gabung karena aku akan mengenalkan kamu kepada mereka semua" ucap kelin terkekeh


"yasudah aku akan coba izin" ucap amel yang pasrah dengan permintaan temannya


Beberapa menit pun berlalu teman-teman kelin sudah datang mereka datang secara bersamaan.


"Hai semua kok kalian bisa bareng sih gimana ceritanya" ucap kelin bingung karena semua temanya berangkat bareng-bareng tapi dia malah naik ojeg


"tadi aku menjemput mereka sekalian karena pacarku bawa mobil jadi cukup buat nampung mereka" ucap farel


"kamu tega rel. Kamu bisa jemput mereka tapi aku malah naik ojeg" kelin cemberut karena farel tidak menjemputnya


"sudah-sudah jangan ribut mending kita berpelukan" ucap elsa


"iya sini aku peluk kamu biar gak cemberut" farel pun memeluk kelin di ikuti rizki dan elsa mereka melepaskan kerinduannya. Beda dengan gilang yang hanya melihatnya. Karena tidak terlalu akrab.


"eh gilang kamu apa kabar" ucap kelin yang mengalihkan pandangannya


"baik lin" ucapnya dingin. Meskipun sikap gilang selalu dingin tapi sebenarnya dia baik apalagi sama elsa dia sangat menyayanginya.


"rel mana pacar lo" tanya kelin yang celingukan


"bentar dia lagi memarkirkan mobil dulu. Eh iya lin aku juga punya kejutan untuk kamu pasti kamu suka" ucap farel dengan mata yang berbinar-binar membuat kelin penasaran.


Happy Reading😊


*Kira-kira apa ya kejutan farel untuk kelin. buat yang penasaran ikuti terus ceritanya. Salam author *NURA**