Who Is The Antagonist?

Who Is The Antagonist?
38.



Riley : ”Oh iya, panggil-nya Rey aja..”


Alice ( Alisya ) : ”Bodo amat ayo cepetan.”


Alice ( Alisya ) terlalu senang karena pergi ke dufan. Tanpa ia sadari, ia mengenggam tangan Riley erat lalu menariknya menuju ke salah satu wahana yang tadi ia tunjuk.


Riley : ”Ey, santaii.”


Alice ( Alisya ) : ”hahahhaa.”


Riley dan Alice ( Alisya ) mencoba berbagai wahana. Tak terasa, kini sudah siang. Riley-pun mengajak Alice ( Alisya ) untuk pergi makan siang terlebih dahulu karena ia tidak tega jika melihat Alice ( Alisya ) kelaparan. Walau membutuhkan perjuangan yang besar untuk membujuk Alice ( Alisya ) makan karena ia masih ingin bermain, namun pada akhirnya Alice ( Alisya ) pun setuju. Baru saja Riley dan juga Alice ( Alisya ) memasuki cafe yang sudah ia pilih, Riley mendapatkan sepasang suami-istri yang tak lagi asing baginya. Ya, ayah dan ibunya Riley. Baru saja Riley ingin mengajak Alice ( Alisya ) untuk pergi dari tempat tersebut, namun terlambat. Kedua orangtua Riley sudah terlanjur melihat keberadaan putranya dengan seorang gadis asing.


Mama Riley : ”Rey, itu siapa? Yang disebelah kamu.”


Riley : ”E-eh mama kok bisa disini?”


Alice ( Alisya ) : ”Uhm, tan-”


Mama Riley : ”REY, JAWAB. SIAPA?”


Riley : ”Mmmm..”


Mama Riley : ”RILEY MAVERICK CEPAT JAWAB.”


Teriak mama Riley, sehingga membuat beberapa pengunjung lainnya mulai menaruh perhatian kepada mereka sambil berbisik bisik.


Papa Riley : ”Sayang, kita pulang aja dulu.. Nanti dirumah baru ngomongnya.”


Mama Riley : ”Oke, ayo cepet mau tunggi apa lagi? Naik mobil. Cewe itu gaboleh ikut.”


Tegas Mama Riley sambil menunjuk Alice ( Alisya ).


Papa Riley : ”Eh kamu, perempuan di sebelah Riley. Kamu sini ikut aja, mama Riley sifatnya memang begitu kok haha.”


Mama Riley : ”RILEY, SIAPA DIA?”


Riley : ”D-dia..”


Alice ( Alisya ) : ”Rey pacar saya tante..”


Papa Riley dan juga Riley terkejut saat Alice ( Alisya ) berkata demikian. Mengingat sifat dari mama Riley, mereka berdua kini sudah dapat memperkirakan apa yang akan terjadi selanjutnya.


Mama Riley : ”Rey, kamu gak begitu kan? Pasti dia yang ngegoda kamu kan? YA KAN?”


Riley : ”Ngga ma, ini keinginan aku.”


Mama Riley : ”Cih, karena anakku satu-satunya ini membela kamu, coba perkenalkan dirimu.”


Alice ( Alisya ) : ”Uhmm, salam kenal tante, nama saya Alice.”


Mama Riley : ”Baiklah Alice, mulai hari ini kalian berdua PUTUS ya..


Ucap Mama Riley sambil tersenyum. Namun, karena senyum-nya itu, malah membuat kesan yang sangat menyeramkan.


Riley dan Alice ( Alisya ) lansung terkejut mendengar perkataan dari mama Riley. Alice ( Alisya ) tidak menyangka bahwa Mama Riley segera memutuskan hubungannya dengan Riley secepat itu, tanpa mempertimbangkan dahulu.


Riley : ”Loh ma, kok gitu?”


Mama Riley : ”Mama gak sudi kamu pacaran sama orang kayak dia. Kalau mau jadi pacar kamu itu harus banyak duit, lebih cantik dari mama, dan yang pasti lebih pinter dari kita semua. Keliatan banget kan, orang ini kerjaannya cuma buang-buang duit sama dandan.”


Riley : ”Tapi kan Alice itu gak pernah dandan. Nilainya juga bagus.”


Mamanya tidak dapat mempercayai apa yang sudah dikatakan oleh putranya mengenai Alice ( Alisya ). Ia meminta pembantu dirumahnya untuk mengambil handuk dan air.


Mama Riley : ”Alice, coba kamu cuci mukamu pakai air ini.”