
Carl : ”Ya kan lu yang punya rumah Lis.”
Alice ( Alisya ) : ”Huftt, iya-iya.”
Ucap Alice ( Alisya ) pasrah.
KRING KRING. Itu adalah ringtone telepon genggam milik Aretha, sepertinya ada yang menelponnya.
Aretha : ”Bentar.”
Aretha langsung pergi ke luar kamar.
Alice ( Alisya ) : ”Kan udah selesai nih, kalian gak pulang?”
Seira : ”Gw pulang setelah Carl pulang.”
Carl : ”Dih ngapain nungguin gw. Pulang ya pulang aja.
Seira : ”Ishh sayang jangan gitu deh~”
Manja Seira sambil mendekatkan badannya menuju Carl.
Carl : ”Idih najis, di dunia ini gw cuma suka sama A-”
Reflek setelah mendengar kata A, Alice ( Alisya ) langsung menutup mulut Carl agar Carl tidak dapat melanjutkan kalimatnya barusan. Bukanya mengomel, Carl malah terpaku melihat Alice ( Alisya ). Alice ( Alisya ) akhirnya melepaskan tangannya dari mulut Carl.
Carl : ”Oh my, lu makin lama makin mirip sama garem di laut, Tidak terlihat tapi selalu ada selamanya.”
Alice ( Alisya ) : ”Hahahahhaa gw gak kena lagi kali ini.”
Meskipun berkata demikian, muka Alice ( Alisya ) tetap memerah.
Carl : ”Mulut bisa bohong, tapi muka lu gabisa boong haha”
Alice ( Alisya ) : ”Engga, disini emang panas.”
Balas Alice ( Alisya ) sambil memalingkan wajahnya.
Karena teralu asyik mengobrol, mereka tidak sadar akan kehadiran Aretha yang sudah kembali setelah menelpon.
Aretha : ”EKHEM EKHEM.”
Riley : ”Gombalan lu najis banget tau ga Carl?”
Carl : ”Ha? Najis? pfft, ngomong najis aja gaberani apa lagi mau Alice jadi punya lu.”
Riley : ”Hhhhhhh.”
Alice ( Alisya ) : ”Stop. Pulang gih sono, udah sore.”
Carl : ”Memang gaboleh nginep aja?”
Ledek Carl dengan senyum miliknya.
Riley : ”Enak aja dirumah sini lu cowo sendiri, kalo lu nginep gw ikut!”
Seira : ”K-kalo Carl nginep gw juga ikut.”
Aretha : ”Hmmm? Pada ikut nih? Gw juga dongg.”
Alice ( Alisya ) : ”Gak!”
Tegas Alice ( Alisya ).
Alice ( Alisya ) : ”Pulang sana kalian semua.”
Aretha : ”Yaah Alice jahat nihh..”
Ucap Aretha sambil memberikan tatapan sedih, tidak lupa menundukkan wajahnya untuk menambah kesan sedih. Namun hal tersebut tidak berpengaruh pada Alice ( Alisya ). Ia malah mengusir mereka semua.
Alice ( Alisya ) : ”HUSH HUSH!”
Setelah berkali-kali Alice ( Alisya ) mengusir Aretha dan lainnya, akhirnya mereka pulang. Namun, tersisa 1 orang yang masi berada di dalam kamar Alice ( Alisya ), Riley.
Riley : ”Jadi, lu mau ngomong apa?”
Sebelum Carl dan yang lainnya pulang, Alice ( Alisya ) mengirim pesan kepada Riley untuk pulang terakhir dikarenakan ada hal yang ingin ia bicarakan.
Alice ( Alisya ) : ”Uhmm, buat tawaran lu, gw terima.”
Riley : ”Yang mana?”
Alice ( Alisya ) : ”Tawaran sebelum gw.. pingsan.”
Riley : ”EHH?! BENERANN?!”
Riley sangat senang saat mengetahui bahwa cintanya tidak hanya bertepuk sebelah tangan.
Alice ( Alisya ) : ”Mulai hari ini, kita resmi pacaran.”
Tanpa mereka sadari, Carl mendengar pembicaraan mereka dari luar pintu kamar Alice ( Alisya ). Tanpa mereka sadari, Carl mendengar pembicaraan mereka dari luar pintu kamar Alice ( Alisya ). Karena saat Carl ingin memasuki mobil miliknya, ia teringat akan suatu barang yang tidak sengaja tertinggal di kamar Alice ( Alisya ). Carl pun kembali ke kamar Alice ( Alisya ). Carl terkejut tak main saat mendengar pembicaraan Alice ( Alisya ) dengan Riley. Carl mengurungkan niatnya untuk mengambil barang-nya yang tertinggal tadi, dan langsung pulang kerumah dengan perasaan campur aduk. Sedangkan dengan Riley, ia pulang dengan perasaan bahagia tanpa curiga atau berprasangka buruk kepada Alice ( Alisya ) yang menerimanya.