WHEN MY HEART IS BROKEN

WHEN MY HEART IS BROKEN
Angga (stay with me)



Evelyn...


Hari berlalu, setelah acara barbeque kemarin malam aku merasa ada sedikit ketenang dihatiku, dan perlahan aku meyakinkan pada diriku sendiri agar lebih semangat lagi menjalani hariku, walaupun semua berubah tanpa ada orangtuaku, tapi aku yakin mereka masih bisa melihatku dari atas sana...


Aku mengingat semua perkataan tante arini dan angga....


Pagi ini aku sedang bersiap- siap berjalan keluar rumah saat aku membuka pintu aku kaget karna ada seseorang disana..


"Angga...?" yaa angga beda didepan pintu rumahku, mengenakan pakaian sekolah lengkap dengan tas, kulihat motor sportnya terparkir dihalaman rumahku.


"morning cute girl" ucap angga dengan nada yang sedikit menggoda


"kenapa kamu didepan pintu rumahku" tanyaku.


"untuk menjemputmu, mulai hari ini kita berangkat ke sekolah bersama" jawabnya dengan senyumnya yang lebar.


"seriously? Dengan motor besarmu itu?"tidak terimakasih" jawabku.


"heyyy come on evee... Kemarin kau sudah berjanji bukan?" ucapnya...


Flashback on...


Saat acara barbeque selesai angga menghampiriku, mengajak ku bicara, sambil berjalan kecil disekitar taman depan rumahku..


"eve... Masih ingat ucapan ku semalam?" tanyanya


"hmmmm" jawabku


"baiklah, promise me" ucapnya sambil pergi berlalu meninggalkan ku


(what? Janji? Apa maksudnya?) batinku, bingung dengan apa yang dia ucapkan...


***Flashback of...


Angga**...


Pagi ini aku menuju rumah evelyn untuk menjemputnya, yaaa keputusanku adalah mulai saat ini aku akan mengantarnya pulang pergi ke sekolah, sejak malam itu, saat aku melihat dia bermimpi dan memangis dipelukanku, aku bertekad akan menemaninya sampai akhir waktuku...


Evelyn...


"tapi semalam kamu ga bilang apa-apa angga*" jelasku sambil berjalan keluar.


"ini keputusanku eve, aku akan menemanimu kesekolah, aku khawatir kalo kamu naik bus sendirian" ucapnya..


Langkahku terhenti dan reflek aku langsung menoleh ke arahnya yang sedang berjalan menyusulku...


Tanpa menunggu jawaban ku dia dengan cepat memakaikan helm dikepalaku...


"heyyyy" ucapku kaget


"oh ya tuhan" aku melihat jam tanganku, waktu menunjukan jam 7:00 artinya sisa 15menit lagi jam kelas akan dimulai...


Dengan terpaksa aku pun menaiki motornya...


"pegang yang erat girl" godanya


Aku memutar mataku jengah mendengar ucapannya...


Sampainya disekolah akupun turun dari motor, bergegas melelaskan helm yang berada dikepalaku dan berlari menuju kelas meninggalkan angga...


"hey eve... Tadi itu, kamu bareng angga?" tanya putri dengan wajah sumeringah


"mmm begitulah" jawabku sambil mengeluarkan beberapa buku dan kotak pensil...


"oh my god... Akhirnya, baiklah, aku senang kalau begitu" ucap putri


"kenapa?" tanyaku bingung..


"ya karna sekarang setidaknya aku tak khawatir melihatmu naik bus setiap hari sendirian" jelasnya


"aku baik baik saja put walaupun sendirian" ucapku


"tidak eve... Aku khawatir ada orang yang mengganggumu ketika kau sedang sendirian" ucap putri dengan wajah khawatir...


"good morning put" sapa angga...


"yaa morning, terimakasih sudah menjaga sahabatku" godanya


"its okey, that my job now" ucap angga dengan nadanya yang sangat percaya diri dan bergegas duduk disebelahku...


Setelah jam sekolah berakhir angga bergegas menggenggam tanganku, menggiringku berjalan disebelahnya


"heyyy kita tidak cukup dekat untuk saling berpegangan tangan" ucapku sambil melepaskan genggamannya,


"ahhh yaa maaf, ayo kita pulang" ajaknya...


Yaa dia mengantar ku pulang, sesampainya didepan rumah dia membantuku melepaskan helm


"sudah, sampai jumpa besok" ucapnya sambil meninggalkan ku...


Aku berjalan menuju kamarku dengan jantung yang berdebar (ya tuhan apa ini, kenapa jantungku berdebar, apa aku mempunyai penyakit) batinku...


Akupun bergegas masuk kamar dan mengganti baju...


To be continue...


Hallo readers, mohon dukungan dan komentar postifnya yaa dan maaf kalau ada typo... Happy reading...