WHEN MY HEART IS BROKEN

WHEN MY HEART IS BROKEN
Beginning of my story II



04 januari 2014


Hari ini evelyn pulang dari rumah sakit, dia diantar oleh omnya, evelyn minta agar diantar ke pemakaman orangtuanya...


 


Setelah sampai di pusara kedua orangtuanya evelyn tersungkur, lututnya tak mampu menopang badannya ketika dia melihat kedua nama orangtuanya tertulis dibatu nisan, dengan tanah merah yang masih basah...


Dia menangisi orangtuanya


 


"maaa.... Paaaaa.... Kenapa kalian meninggalkan eve sendirian? Siapa yang akan menemani eve dirumah mam? Siapa yang akan mendengarkan eve curhat? Siapa yang akan masak buat eve? Siapa yang akan mencium eve ketika eve tidur ma...? Aaaaaaaaa (eve terteriak dengan sisa suaranya)


 


Alex memegang bahu evelyn menguatkan keponakannya yang sedang rapuh...


" eve ayo nak kita pulang, kamu harus istirahat, memulihkan keadaan mu nak, ayo sayang, kamu harus kuat, ada om dan tante disini..."


Setelah sampai dirumah evelyn disambut oleh tante regina istri dari alex, ada beberapa Art juga yang bekerja dirumah evelyn...


 


" sayaaaaaangggku.... Ayo nak masuk kedalam... " ujar regina kepada evelyn sembari memeluknya...


 


Tak terasa sudah 2 minggu semenjak orangtua evelyn meninggal...


Evelyn sudah kembali masuk sekolah...


Evelyn saat ini masih duduk dibangku SMA dia belajar disalah satu sekolah favorite didaerah jakarta...


Semenjak orangtua evelyn meninggal evelyn semakin menutup dirinya dari oranglain...


Dia menjadi siswi yang sangat pendiam seakan terasingkan, padahal teman teman disekolahnya banyak sekali yang merasa kasian kepada evelyn, karna sebelum itu evelyn adalah anak yang ramah walaupun pendiam. Namun kini evelyn menjadi anak yang murung tidak ada lagi senyuman yang tersungging dibibirnya yang manis...


 


01 Febuari 2014


Hari ini evelyn sedang bersiap siap akan pergi kesekolah...


Oh ya semenjak kematian orangtuanya evelyn tetap tinggal dirumah orangtuanya bersama Art karna om dan tantenya terpaksa pulang kembali ke singapore karna evelyn tidak mau tinggal bersama mereka


 


"non tunggu sebentar... Dimakan dulu sarapannya non" ujar bi mimin


 


Evelyn pun makan sepotong roti dan minum sedikit susu, lalu berlari menuju halte bus... Semenjak kecelakaan itu eve tidak mau naik mobil pribadinya lagi walaupun diantar supir, karna dia takut kejadian itu terulang lagi...


 


Sesampainya disekolah evelyn langsung berjalan menuju kelas dan duduk dibangkunya, tak lama dari situ datanglah teman sekelas evelyn yang bernama Putri...


Putri adalah satu satunya sahabat evelyn, sejak SMP mereka sudah bersahabat. namun sikap evelyn ke putri sama saja terhadap yang lain lebih banyak diam dan menutup diri... Walaupun begitu putri tetap berusaaha untuk dekat dengan evelyn menegur dan berusaha menghibur evelyn saat disekolah


 


 


"morning eve...." putri menyapa evelyn dengan senyuman yang hangat


 


"mmm yaaa morning put" jawab evelyn dengan nada yang datar dan dingin


 


 


"eve hari ini kata teman teman yang lain bakalan ada murid baru loh... Dia pindahan dari bandung......" ujar putri kepada evelyn


 


 


Triiiiiing...... Triiiiiing.... (bel tanda kelas akan dimulai)


Semua siswa dan siswi masuk ke kelas, dikelas evelyn masuklah guru biologi yang bernama bu fani wali kelas XI IPA 1


 


 


" Selamat pagi anak- anak " sapa bu fani


 


 


"hari ini kita kedatangan siswa baru yaaa... Silahkan masuk..." ujar bu fani sembari mempersilahkan siswa baru itu masuk


 


Siswa itu pun masuk kelas berdiri disamping bu fani


 


"silahkan perkenalkan nama mu kepada teman- teman semua" ujar bu fani


 


"haloo selamat pagi semua perkenalkan nama saya Angga Wijaya, saya berasal dari bandung saya menyukai basket juga alat musik piano, adakah diantara teman teman yang menyukai yiruma?" ujar angga kepada teman temannya...


 


Setelah mendengar suara angga siswi dikelas itupun dengan riuh dan semangat menyambut angga bahkan ada yang bilang bahwa angga sangat tampan...


Tapi evelyn hanya melihat angga sekilas karna angga bilang dia suka bermain piano dan juga suka pada salah satu pianis kesukaan evelyn yaitu yiruma... Tak disadari angga melihat evelyn yang sekilah mencuri pandang padanya tadi.. Namun terlihat lagi evelyn menundukan kepalanya melihat buku...


 


"baiklah angga silahkan kamu duduk di bangku kosong sebelah evelyn" bu fani menyuruh angga agar duduk dengan evelyn karna hanya bangku itu yang kosong...


 


Tanpa berlama lama angga pun jalan menghampiri bangku tersebut, dan duduk disebelah evelyn.. Setelah itu angga pun langsung melihat teman sebangkunya itu lalu menyapa


 


"hai... Aku angga, senang duduk bersamamu semoga kita jadi teman yang baik" ujar angga dengan nada yang ramah juga senyum yang indah.


Namun evelyn tetap dengan dinginnya jangankan untuk membalas sapaan angga menolehpun tidak, malah menggeserkan kursi yang didudukinya...


 


Sontak angga mengerutkan dahinya heran mengapa siswa ini sangat dingin dan tidak memberikan respon...


 


Pelajaran pun dimulai dan tak terasa sudah masuk waktu jam istirahat sekolah...


 


Putri menghampiri angga


"hai angga, kenalkan aku putri... Sahabat evelyn teman sebangku mu" ujar putri dengan ramah dan senyumnya


 


"ohhh hai putri... Senang berkenal dengan mu semoga kita bisa menjadi teman yang baik" ujar angga


(oh jadi gadis itu bernama evelyn) angga bicara dalam hatinya...


 


"kalian sudah berkenalan kan?" tanya putri kepada angga dan evelyn


 


"ahhhh itu aku sudah memperkenalkan diriku tapi sahabatmu tidak merespon" ujar angga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


 


Karna tidak nyaman evelyn pun pergi meninggalkan mereka ke perpustakaan...


(Kenapa pria itu banyak sekali berbicara, membuatku tak nyaman saja...) evelyn bicara dalam hatinya


Angga dan putri tetap melanjutkan obrolan mereka


 


"ohh yaaa angga maaf evelyn memang cuek dan pendiam sekarang tidak seperti dulu... Tapi dia adalah sahabat yang baik juga siswi yang pintar hanya saja semenjak.... Ah sudahlah... Kamu sabar saja ya sebangku dengan dia, kalau bisa tetap ramah yaa jangan cuekin evelyn kalau ada yang mau ditanyakan kamu boleh tanya sama aku "ujar putri


 


" ohh begitu... Memang kenapa dia menjadi seperti sekarang? Semenjak apa yang kamu maksud put? " tanya angga kepada putri


Tapi putri masih belum mau menceritakan tentang evelyn kepada angga karna takut evelyn salah paham menyebarkan berita tentang keluarganya kepada siswa baru... Putri pun meninggalkan angga dan menyusul evelyn ke perpustakaan...


 


 


Putri menemani evelyn di perpus walaupun mereka saling diam tak ada pembicaraan...


To be continue....