
Hari ini evelyn dan juga andreas terbang menuju paris, setelah 17 jam lebih berada dipesawat akhirnya mereka sekarang tiba diParis Charles de Gaulle Airport (CDG)
Evelyn dan andreas saat ini berjalan keluar dari bandara menghampiri seseorang yang akan mengantarkan mereka berdua ke tempat tinggalnya yang baru.
1 jam lebih perjalan yang mereka tempuh kini mereka sampai dimansion yang akan mereka tempati.. Andreas yang melihat evelyn tertidur di dalam mobil pun berinisiatif untuk menggendong gadis itu.
"kuharap kau melupakan apa yang telah berlalu dan memulai kehidupanmu yang baru disini." ucap andreas setelah menidurkan evelyn diranjangnya
Evelyn sebenarnya sudah bangun ketika dia merasakan tubuhnya melayang, namun dia bingung harus bagaimna ketika dia tau bahwa andreas telah menggendongnya.
Akhirnya evelynpun berpura-pura tidur, memejamkan matanya. Setelah dirasa andreas sudah pergi dari kamarnya, dia segera membuka mata dan merubah posisinya terduduk. " Ya Tuhan... Ku harap apa yang akan aku lakukan adalah hal yang benar, maafkan aku ma, paa..." ucap evelyn.
🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄🌄
Pagi telah tiba evelyn yang sudah bangun bergegas keluar dari kamarnya dengan menggunakan dress berwarna soft pink setelutnya, rambut panjangnya dia biarkan tergerai dengan indahnya..
Setelah dia turun evelyn melihat andreas baru saja keluar dari salah satu ruangan yang ia duga itu adalah kamarnya "Good morning girl, are u oke?" sapa andreas
"morning ka, yes i'm fine" jawabnya.
Evelyn pun dengan cueknya mengoleskan roti dengan selai strawberrynya, andreas melihat evelyn begitu lekat, evelyn terlihat berbeda sekarang, apa gadis itu menggunakan make up sekarang? Itu yang ada dalam benak andreas.
Setelah keduanya selesai sarapan andreas mengajak eve untuk berkeliling di mansionnya yang baru "ayo eve, kita lihat ruangan yang lain, kau pasti menyukainya" ajak andreas.
Evelyn pun bangkit dari duduknya dan berjalan mengikuti langkah kaka sepupunya itu.
"ya aku menyukainya, ini indah, terimakasih sudah mengajakku tinggal disini" jawab evelyn.
Namun saat toba disalah satu ruangan evelyn memaku dirinya, dia melihat sebuah piano disana... Dan saat itu ia langsung mengingat semua tentang angga....
Banyak sekali kenangan evelyn bersama dengan angga dan pianonya.
"ahh kak, tolong singkirkan benda itu, aku tidak mau melihatnya" ucap evelyn sambil menujuk ke arah piano tersebut
Andreas pun mengeryitkan dahinya bingung dengan apa yang eve katakan "ada apa eve, bukankah kamu menyukai piano?" tanya andreas
"tidak! Aku membencinya, tolong singkirkan benda sialan itivdari mataku. Itu membuatku sakit!" jawab evelyn sarkas sambil berlalu meninggalkan andreas.
Andreaspun mendesah melihat prilaku evelyn saat itu. Mengapa gadis kecilnya menjadi kasar, dan apa tadi sialan... Itu bahasa yang kasar, andreas tahu eve tidak pernah mengumpat sebelumnya...
" Ya tuhan jangan sampai gadis ku berubah menjadi lebih buruk lagi" ucap andreas sambil mengusap mukanya kasar.
Evelyn duduk di sebuah taman dibelakang mansionnya terlihat banyak sekali bunga bunga yang indah disana....
"Ya tuhan, aku ingin melupakan semua tentang pria itu, ku mohon hapuskan semua tentangnya dariku. Kumohon" ucap evelyn. Namun nyatanya saat ini tuhan belum bisa mengabulkan doanya. Bahkan ketika sudah jauh dari negara asalnya pun eve masih sangat mengingat angga, merindukan cinta pertamanya...
TO BE CONTINUE
Happy reading guys...