WHEN MY HEART IS BROKEN

WHEN MY HEART IS BROKEN
What is wrong with you?!



Putri dan evelyn kembali ke kelas dan melanjutkan jam - jam terakhir disekolah...


Hingga waktu pulang pun tiba...


Teng teng teng teng.......... (bel waktu pulang sekolah berbunyi... )


Putri menunggu evelyn membereskan bukunya...


"eve hari ini aku ikut dengan mu yaaa...." ujar putri


"*aku tidak naik mobil pribadi put, aku naik bis..." evelyn


"no problem eve... Aku ikut dengan mu.. Hey sampai kapan kau akan mendiamkan ku seperti ini eve.. Setidaknya berikan aku sedikit saja senyumanmu, aku merindukannya eve*..." puutri merajuk pada evelyn karna dia sangat sedih melihat evelyn yang semakin tertutup.


" I'm sorry, put ... There's no reason for me to smile again" evelyn.


Evelyn berjalan keluar kelas menuju halte bis dengan putri yang kini terdiam hanya mengikuti evelyn...


Mereka pun sampai dirumah masing- masing...


Sesampainya dirumah evelyn berjalan menuju kamarnya dilantai 2


Setelah dikamar dia mengganti baju dan berjalan menuju balkon



Dia membuka iphone dan memasang earphonenya mendengarkan musik isntrument yiruma- remember


Dia membuka novel lalu membacanya tak terasa dia terlelap dalam mimpinya....


"non... Non... Maaf bangun non.... Bu regina tadi telpon nona katanya kenapa telpn bu regina dan pak alex tidak diangkat" bi mimin


"mmmm...." evelyn membuka matanya perlahan


"ah ya nanti eve hubungi om dan tante bi" evelyn....


"baik non, oh ya makan malam sudah siap non ayo makan dulu" bi mimin


"ya nanti aku kebawah bi terimakasih" evelyn


Sebelum kebawah aku masuk ke kamar orangtuaku... Melihat semua yang ada didalam kamar tersebut... Semua masih sama seperti terakhir kali mama dan papa berada dikamar, ku susuri setiap sudut ruangan...


Tak terasa air mataku tumpah melihat foto ku bersama orangtuaku diatas nakas....


"maaa paaa... Apakabar kalian disana? Eve kangen... Rumah ini sepi tanpa kalian... Eve kesepian maa..." evlyn menangis


Bunyi handphone evelyn memecahkan sepinya kamar tersebut...


"Hallo... Eve sayang apa kabar nak? Kenapa sulit sekali om hubungi" om alex


"yaaa halloo om. Kabar eve baik baik saja maaf eve tidak banyak memegang handphone akhir akhir ini..."evelyn


"eveee gimna kalo eve tinggal sama om dan tante di singapore saja, agar om dan tante bisa menjaga eve dan eve juga tidak kesepian disana..." om alex


"mmm maaf om eve ingin disini saja hanya ini cara eve mengenang tentang mama dan papa, eve akan baik baik saja disini om tak usah khawatir" evelyn


"baiklah nak jika itu mau mu tapi kalo ada apa apa dan butuh apapun segera hubungi om dan tante yaa" alex


"baik om terimakasih banyak" evelyn


"yes honey no problem, i miss u" alex


Setelah makan sedikit aku bergegas masuk ke kamar dan membuka pintu balkon, kulihat langit yang begitu gelap.. Hanya ada bintang disana,


(Tuhan... Jaga mama dan papa disana, ku harap mereka bahagia disana bersama mu, titip rinduku untuk mereka, aku sangat mencintai mereka tuhan...


Kenapa kau tak membawaku bersama mereka? Aku ingin berada ditempat yang sama dengan mereka tuhan...) aku berkata dalam hatiku....


Sudah tak terhitung berapa kali aku menangis hari ini...


Tak lama aku mendengar nada yamg sangat lembut dan menghanyutkan... Yaaa ada seseorang di sebelah rumahku yang sedang memaikan pianonya, jika ku tebak ini adalah musik yiruma - destiny of love


Karna penasaran aku berjalan ke samping balkon ku dan mendengarnya lebih jelas lagi...


Tak lama musik terhenti seseorang keluar dari ruangan itu dan berada dibalkon tepat berada disamping balkon kamarku...


"hai eveeee, kau disana?" angga


"astaga...." aku memegang dadaku karna kaget lalu ku berlari masuk kembali ke kamar dan menutup pintu balkon ku


"*ya tuhaaan sejak kapan dia disana... Mengapa pria itu ada disana..." evelyn


"lhaaa tu anak kenapa yaa disapa kok malah kabur*" ujar angga sambil duduk diteras balkonnya


(tadi kulihat sekilas dia melamun ada bekas airmata di pipinya, kenapa dia selalu terlihat sedih dan murung yaaa) angga bicara dalam hati...


Pagi telah tiba evelyn sedang menyiram bunga bunga kesayangan mamanya, tiba tiba datang wanita seusia mamanya menghampiri evelyn...


"selamat pagi..." arini (mama angga)


"mmm selamat pagi... Maaf siapa ya?" evelyn


"perkenalkan saya airini, tentangga baru yang mengisi rumah sebelah, ini ada sedikit cemilan untuk keluarga nak...?" ujar airini sembari bingung karna belum tau nama evelyn...


"ohh iyah nama saya evelyn nyonya, terimakasih kuenya" evelyn bicara sambil mengambil bingkisan dari tante airini


"panggil tante saja hehe, baiklah kalau begitu tante pamit dulu yaaa" arini pun pulang kembali kerumahnya


Sampai dirumah arini berteriak


"*anggaaaaaaaa anggaaaaa"


"yaa mah ada apa? Kenapa suara mamah kencang sekali? Pecah gendang telingaku*" ujar angga menghampiri mamahnya yang cerewet itu


"*naak tadi mamah kerumah tetangga sebelah nak, ada anak gadis cantik pisan... Putih, kurus anaknya teh asli gelis pisan" arini


"aiiiih si mamah kirain teh apaan coba taunya anak gadis orang yang diomongin, dah ahh angga mau main basket dulu mumpung libur sekolah*..." angga pergi menuju lapangan basket mengendarai motornya.


Dirumah evelyn membuka kue pemberian tante airini tetangga barunya, dan pas dilihat ternyata kue itu kue kesukaan evelyn, dulu mamanya selalu membuat kue itu hampir setiap hari... Tak terasa evelyn pun kembali meneteskan airmatanya...


(ahhh jadi rindu mamah) bisiknya dalam hati...


Sore hari evelyn berjalan menuju toko buku karna ingin mencari novel yang ingin dia baca


Namun dijalan dia bertemu dengan seseorang yang tak lain adalah angga... Yaaaa angga yang belum dia ketahui bahwa angga adalah tetangga barunya


"eveee...." angga.....


To be continue....