WHEN MY HEART IS BROKEN

WHEN MY HEART IS BROKEN
The Bitter reality



Setelah romantic dinner yang dibuat angga, mereka pun semakin menjadi pasangan romantis, evelyn semakin sering bermain ke rumah angga, membuat cake bersama arini (mama angga), sampai akhirnya ulangtahun angga, evelyn berniat untuk membuat sebuah kejutan yang sederhana namun romantis...


Dirumah angga...


Ditaman belakang mama arini sedang berbincang dengan anak semata wayangnya "nak mama bahagia sekali melihat kalian berdua, mama harap kamu terus bersama eve dan menjaganya, karna bagaimanapun evelyn adalah tanggung jawab kita, mereka harus mengalami kecelakaan itu karna papahmu nak" ujar mama arini sambil mengelus kepala anaknya...


Disisi lain...


Evelyn yang sedang memegang kue membuat kejutan


Untuk anggapun kaget dan tak percaya dengan apa yang dibicarakan arini...


BRAKKKK.... kuepun terjatuh. Tubuh evelyn memaku, wajahnya penuh keterkejutan, tak percaya ternyata papah dari kekasihnya itu yang menyebabkan dia kehilangan orangtuanya....


"eve..." angga memanggilnya


Evelyn berlari keluar rumah dia terus berlari dan tak lama anggapun berhasil meraih tangannya...


"eve dengar... Ini tidak seperti yang kamu dengar eve, tolong biarkan aku menjelaskan semuanya eve... Tolong" angga menggenggam tangan evelyn


"cukup... Sudah cukup jelas semuanya angga... Hah! Ternyata kau slama ini baik padaku hanya untuk menutupi kesalahan ayahmu hah!! Kalian keluarga pembunuh!" ucap evelyn dengan nada yang sangat menakutkan...


"eve dengar!! Semua yang aku lakukan selama ini tulus! Tidak ada sangkut paut apapun eve... Tolong dengarkan aku! Sungguh aku mencintaimu eve..."


"LEPASKAN AKU PEMBUNUH" Evelyn berlari menyebrangi jalan


BRUKKKKKKK.... Suara hantaman sangat keras menabrak evelyn dan juga angga...


Dan mama arini yang sedari tadi mengikuti mereka pun ikut terkejut melihat kecelakaan naas itu


"Ya tuhan naaaak..." arini berlari menghampiri evelyn dan angga, jarak keduanya berjauhan evelyn terlempar hingga 2 meter dari tempat kejadian dan angga pun terlempar 1meter dari jarak evelyn... Warga yang mendengar sontak lari ke jalanan dan melihat kejadian tersebut, salah satu dari mereka pun menelpn ambulanc untuk menyelamatkan korban...


🚑🚑🚑🚑🚑


Setelah ambulanc datang, petugas bergeas menaikan kedua korban tersebut kedalam ambulan terlihat evelyn bersimbah darah, tapi tidak dengan angga, angga terlihat sedikit memar dan lecet dibeberapa bagian tubuhnya...


🏥🏥🏥🏥🏥🏥


Sampainya dirumah sakit eve dibawa langsung ke dalam ruangan khusus yaitu ruang oprasi dan angga dibawa ke ruangan biasa namun setelah dicek ternyata keadaan angga tidak jauh lebih baik dari pada eve...


Dokter yang memeriksa keadaan angga mengatakan bahwa angga mengalami brain death atau mati otak yaa kondisi ini terjadi karna benturan yang sangat keras dikepala angga, saat ini angga dinyatakan koma dan hanya dengan bantuan alat medislah yang membuatnya bernafas artinya ketika semua alat itu dilepas anggapun akan meninggal... arini yang mendengarkan penjelasan dokterpun kaget, dia terjatuh kakinya tak dapat lagi menopang tubuhnya, airmatanya berhamburan, terisak menangis memanggil nama anaknya...


Di tempat lain andreas bergegas pergi menuju rumah sakit setelah mendengar kabar dari pembantunya


Setelah sampai dirumah sakit andreas bergegas mencari eve, dan salah satu staf rumah sakit mengantarnya ke depan ruang operasi disitu terlihat lampu merah masih menyala yang artinya operasi masih berjalan dengan wajah yang sangat cemas dan khawatir andreas berdoa kepada tuhan agar gadis itu bisa selamat "ya tuhan aku mohon selamat kan evelyn tuhan..." setelah 3jam berlalu lampu itu mati menandakan operasi telah selesai dan tak lama dokter pun keluar...


"bagaimana kondisi sepupu saya dok" tanya andreas cemas


"tenang pak, kondisi nona evelyn saat ini sangat tidak begitu baik, dia mengalami benturan yang cukup keras dibagian dadanya beberapa tulang rusuknya patah, menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada paru-parunya, saat ini kami sudah melakukan operasi untuk menangani pendarahan yang dialaminya, namun kami juga butuh donor paru-paru sesegera mungkin, karna jika tidak saya tidak bisa menjamin apakah nona evelyn akan selamat....


TO BE CONTINUED....