
Andreas...
Hari ini setelah hampir 9 bulan aku tidak bertemu dengan gadis kecilku, yaaa setelah kejadian dibali aku harus pindah dari rumahnya karna ada masalah dikantor dan aku harus fokus menyelesaikan semuanya, aku putuskan untuk tinggal di apartemen agar aku dapat fokus mengerjakan tugas tugasku, walaupun aku tidak lagi tinggal bersamanya tapi aku tetap meminta bantuan seseorang untuk mengawasi eve... Aku tau kedekatannya dengan angga semakin intens, ku akui dia adalah pria yang baik, dia sangat setia dan banyak sekali membantu juga menemani evelyn disaat-saat terburuknya, maka dari itu aku putuskan untuk menyerah... Yaaa aku menyerah atas perasaanku, akan ku simpan perasaanku pada gadis itu selamanya... Memang aku adalah pria paling lengecut dimuka bumi, jangankan untuk mengatakan perasaan ku untuk memberikan perhatian yang layak saja aku tidak berani, namun semua itu tidak masalah bagiku, dengan siapapun eve asalkan dia bahagia dan dengan pria yang baik aku akan mendukungnya...
Tok... Tok... Tok..
"ehhh den andreas, masuk den" bi mimin membuka pintu
"bagiamana keadaan rumah bi?"
"baik den, non evelyn sekarang sudah tidak trauma lagi, bahkan minggu lalu sesi konsultasinya berakhir, non juga sudah ceria lagi, den angga selalu menemani non eve selama ini den" bi mimin menceritakan semuanya padaku dengan wajah yang riang
"ahhh syukurlah kalau begitu, saya ketas dulu, tolong rapihkan koper saya bi"
"baik den"
Aku pun segera naik ketas, merebahkan badanku di sofa...
Evelyn...
Malam ini aku sangat bahagia, bagaimana tidak angga baru saja menyatakan perasaannya padaku, dan sekarang kami sedang berjalan menuju ke rumahku, yaa angga selalu mengantarku sampai depan pintu, memastikan aku masuk rumah dengan aman. Namun ketika jarak kami sudah mendekati rumahku, ku lihat mobil seseorang yang ku kenal terparkir rapih disana...
"sepertinya ka andy sudah kembali" angga memecah lamunan ku
"*ahh iyah, sepertinya begitu"
"baiklah sayang, selamat malam, tidur yang nyenyak dan mimpikan aku*" angga mengecup puncak kepalaku...
Aku pun tersenyum menyembunyikan rasa maluku saat ini..
"baiklah, selamat malam angga" ucapku lalu berjalan meraih pintu rumah dan masuk ke dalam...
Kulihat rumah sudah tampak sepi, aku bergegas masuk kamar, beristirahat...
Andreas...
Terdengar suara pintu terbuka dan ku intip ternyata evelyn baru saja pulang, entah dari mana gadis itu, tapi rasa cemas dihatiku mengetahuinya pulang larut malam seperti ini...
Angga...
Pagi telah tiba, ku ingat kembali kejadian semalam... Ahh tidak menyangka rasanya bisa mendapatkan kekasih seperti evelyn... Sungguh bahagia rasanya...
Pagi ini seperti biasa aku akan menjemputnya agar bisa kesekolah bersama...
Kunyalakan motorku, dan menuju kerumah evelyn...
Tak butuh waktu lama setelah masuk ke halaman rumahnya, ku parkirkan motor ku dan berjalan menuju pintu rumahnya... Kulihat pintu itu terbuka
Aku pun melangkahkan kaki menuju pintu itu...
"semalam kau dari mana ?!" kudengar suara ka andy tegas..
"*aku menemui angga semalam, kenapa emangnya?"
"sudah sejauh itu kah hubungan kalian sampai tidak tau waktu?"
"angga pacarku dan dia tidak mungkin berani menyakitiku"
"dia laki laki eve... Bagaimana bisa kau bersama laki laki dimalam hari berduaan!"
"apa maksudmu kak? Aku dan angga bertemu hanya 3 jam, kami berada ditaman perumahan, dia menyatakan perasaannya padaku, apa yang kau pikirkan kak? Apa kau pikir aku wanita murahan yang suka menghabiskan waktu dengan pria!! " kudengar suara kekasihku begitu lantang. Tak lama dia keluar dari rumah dan melihatku...
" are u oke? " tanyaku pada evelyn
" ayo pergi angga, aku muak dengan pria dewasa itu*! "
Kamipun pergi kesekolah sepanjang jalan aku berpikir kenapa sikap ka andy seperti itu... Tapi akupun tidak bisa membela Evelyn tadi karna ku yakin jika aku ikut campur maka semuanya akan lebih rumit...
TO BE CONTINUED....
πππHALLO SEMUA MAAF SEBELUMNYA SAYA BINGUNG MAU MELANJUTKAN CERITA INI ATAU TIDAK KARNA JUJUR SAJA SAYA TIDAK TAU ADA YANG MEMBACA CERITA INI ATAU TIDAK, SAYA HARAP KALIAN BISA MEMBERIKAN DUKUNGAN POSITIF ATAU MASUKAN BAGI SAYA SELAKU PENULIS BARU ππππ