
Singapore, 7 mei 2014
Andreas
Pagi ini papa minta agar aku menemuinya, entah apa yang ingin dibicarakan sehingga papa menyuruhku langsung menemuinya dirumah...
Sudah 2 tahun aku tidak tinggal bersama orangtua ku karna memang aku ingin lebih mandiri dan lebih banyak belajar lagi mengenai perusahaan yang kelak akan papa wariskan padaku.
Sampai dirumah orangtuaku aku menghampiri mereka...
"ohh sayang mama kira kau lupa jalan pulang nak" ucap mama ku sambil berhambur memeluk ku erat
"yaaa dia anak nakal yang tidak pernah ingat bahwa orangtuanya masih hidup" Ucap papa menghampiriku
"maafkan aku mah pah.. Bukan aku melupakan kalian, tapi aku sedang fokus banyak belajar tentang bisnis yang kelak akan kalian serahkan padaku, bukankah begitu" jelasku...
Kami pun duduk bersama diruang keluarga...
"jadi apa yang ingin papa bicarakan?" tanyaku penasaran.
"begini, apa kau masih ingat dengan om dava?" ucap papa
"yaa tentu saja om ku yang berada di indonesia kan?" Ucapku..
"yaaa andy (nama panggilanku) om dan tante mu sebenarnya sudah meninggal 5bulan yang lalu" ucap papa..
"whaaaaaat are u kidding me dad?" tanyaku kaget, mengapa bisa papa baru memberitahukan kabar sepenting ini sekarang... Ohhh tuhan
"sorry andy mereka meninggal saat kau ada di belanda , tidak mungkin papa mengacaukan kuliahmu kan" ucap papa
"tapi seharusnya papa memberitahukan ku setelah aku pulang kan" ucap ku
"sudahlah andy sekarang papa ingin minta tolong agar kau bisa melanjutkan perusahaan milik om dava di indonesia, karna kau tau sendiri eve masih SMA belum saatnya dia dibebankan dengan masalah perusahaan saat ini" ucap papa...
"ahh yaaa, bagaimana eve? Apa princessku baik-baik saja?" tanyaku
"aaahhhh kasian sekali eve pa, baiklah biar andy saja yang mengurus perusahaan dan juga eve di sana, papa tenang saja" ucapku...
Setelah itu akupun pulang kembali ke apartment ku, memikirkan gadis kecil yang aku sayangi sejak kecil...
Evelyn.... Dia adalah gadis yang selalu ada dalam benak dan hatiku selama ini, tapi sayang aku bahkan belum pernah berani untuk sekedar menyapanya ketika kita bertemu, aku hanya bisa menatapnya saja dari kejauhan.... Tapi sekarang tidak, aku akan menyusul eve, akan kujaga dan ku pastikan dia akan bahagia bersama ku...
Jakarta 10 mei 2014
Evelyn...
Hari ini aku akan pergi mengunjungi papa dan mama, karna ini hari anniversary pernikahan mereka, aku berjalan menuju pemakaman sambil menggenggam 2 buket bunga ditanganku...
Setelah sampai disana kulihat seorang pria yang tidak asing sedang membersihkan pusara kedua orangtua ku, menyimpan bunga diatasnya...
"angga.... Lagi apa kamu disini" tanyaku.
"hai eve, aku baru saja mengunjungi om dan tante, maaf tidak memberitahumu" jawabnya...
"ahh ya terimakasih angga, gapapa kok aku cuma kaget aja" ucapku
Aku pun menyimpan bunga yang ku bawa dipusara mereka
"halo ma pa... Eve kembali, bagaimana mama papa disana? Bahagiakan, kalian memang pasangan luar biasa maa, bahkan kalian tetap bersama diatas sana dan meninggalkan ku di dunia ini sendirian, ahhh maafkan ucapaanku yang tadi, happy anniversary maa paaa... Aku tidak tau lagi apa yang harus aku katakan, aku hanya merindukan kalian saat ini " ucapku sambil terisak...
Angga memegang bahuku yang bergetar.
" aahhh happy anniversary om tante... Maaf aku baru mengunjungi kalian, berbahagialah disana om tante, tenang saja, aku akan menjaga putri cantik kalian disini, aku janji akan menghabiskan waktu ku dan menjaganya" ucap angga
Entah apa yang ada dalam diriku sehingga aku secara tidak sadar memeluk erat angga, terisak di dadanya...
Tanpa evelyn dan angga sadari, ada sepasang mata yang memperhatikan mereka...
To be continue...