WHEN MY HEART IS BROKEN

WHEN MY HEART IS BROKEN
Perubahan



Hari ini perayaan kelulusan sekolah evelyn, putri menghampir evelyn, evelyn saat ini menjadi pribadi yang sangat berbeda dari biasanya, wajahnya menampakan senyuman, senyuman yang sangat terpaksa, senyuman yang didalamnya tersimpan rasa sakit dan sedih yang begitu dalam. Jujur putri lebih takut melihat evelyn seperti ini, seperti bukan eve yang ia kenal...


"eve, ayo pulang, ini sudah malam" ajak putri


"kau duluan, aku masih ingin disini" jawab eve dengan nada agak kencang, karna efek musik ia takut putri tidak mendengar jawabannya.


Putri yang mendengar jawabnya pun bingung, sejak kapan eve suka dengan pesta seperti ini, hingar bingar musik mengganggu gendang telinganya, dan lagi dia berkumpul dengan teman-teman pria yang dulu sama sekali eve tidak kenal, tapi saat ini eve memilih diam diantara mereka semua...


"YA TUHAAAAN" Putri kesal melihat tingkah temannya yang sungguh sudah berubah..


Jam sudah menunjukan pukul 23.00 wib eve masih asik dengan teman-teman pria yang aneh itu, mau tidak mau putri menelpn andreas, agar menjemput sahabatnya itu...


"Hallo"


"ya put ada apa?" andreas menjawab panggilan putri


"tolong jemput evelyn, dia terlihat kacau dan aneh malam ini, aku tidak mengenalnya, cepat!" ucap putri sambil menutup telpnya...


Setengah jam kemudian andreas sudah berada di gedung tempat acara promnight itu dia langsung menghampiri putri "dimana dia?" tanya andreas


"disana" putri menunjuk kerubungan pria-pria dan disitulah evelyn berada.


"oh tuhan, dasar gadis bodoh" ucap andreas frustasi


"ayo pulang gadis kecil" andreas menghampiri eve.


"ka andy, ngapain disini? Ini pesta anak SMA bukan om om" ucap evelyn


"jaga mulutmu cantik ayo pulang" andreas menarik tangan evelyn keluar dari kerumunan teman prianya.


"sakit, hentikan!" teriak evelyn.


"kaka tau, kau butuh hiburan, tapi tidak seperti tadi, dan apa ini, baju apa yang kau kenakan?! Kau pergi ke prom night bukan ke tempat clubing eve!" ucap andreas sambil memberikan jaketnya kepada eve untuk menutupi pahanya


"baiklah kalau begitu besok aku ke club" jawab evelyn.


"Ya tuhan bukan itu maksud kaka" ucap andreas


Bukan itu yang dimaksud andreas sebenarnya dia tidak suka melihat penampilan evelyn yang sangat terbuka....


Semenjak kematian angga, eve menjadi sangat berubah, dia melihatkan kepada semua orang bahwa ia bahagia, banyak tersenyum dan tertawa bahkan dia sering berkumpul dengan orang orang aneh yang tidak ia kenali sama sekali...


Perubahan sikapnya membuat alex regina dan andreas semakin khawatir...


"2 hari lagi kita berangkat ke paris, jika kau ingin pergi jangan melakukan hal yang tidak-tidak" ucap andreas


"benarkah? Terimakasih" dengan nada riang yang penuh kebohongan eve menjawab perkataan andreas sambil mencium nya, andreas yang merasakan ciuman dipipinya pun terpaku...


"hey, jangan melakukan hal seperti itu sembarangan" ucap andreas lalu menyalakan mesin mobilnya dan pulang menuju rumah...


H-1 keberangkatan evelyn ke paris, dia mengunjungi makam orangtuanya, dengan membawa 3 buket bunga diletakannya 2 buah bunga itu di atas nisan orangtuanya...


"Hi ma, pa... Maaf eve baru berkunjung... Besok eve akan pergi, maaf eve pergi meninggalkan kalian disini, terlalu sakit rasanya bertahan dinegara ini dengan penuh kenangan yang menyakitkan... Eve rasa tuhan tidak adil. Bagaimana bisa tuhan mengambil kalian semua dari eve, mama papa juga pria yang eve sayangi, dia cinta pertama eve, dia juga yang membuat eve kembali terluka dan ini sangat sulit untuk eve lalui. Maafkan eve memilih jalan ini... Ku harap mama dan papa mengerti perasaan eve... Selamat tinggal... " eve pergi meninggalkan makam orangtuanya..


Eve menghampiri tempat peristirahatan terakhir kekasihnya..." Hi... Aku disini, lihat aku bahagia, inikah yang kau inginkan?! Melihatku tersenyum dan tertawa, aku akan melakukannya sekarang, aku akan pergi meninggalkan mu... Kau egois angga... Bisa bisanya kau mengorbankan nyawamu untukku dan pergi meninggalkan ku tanpa mengucapkan apapun, kau sungguh pria jahat. Kau berhasil membuatku terbang dan jatuh dengan begitu kencang membuat hatiku hancur berkeping-keping dan hilang tak tersisa. Selamat tinggal sayang... " evelyn menyimpan bunga yang digenggamnya diatas batu nissan kekasihnya.


Andreas melihat evelyn dari kejauhan, dia tau bahwa selama ini evelyn berubah hanya demi menutupi semua kesakitannya, kepedihan yang tuhan berikan kepadanya...


To be continue