
"Baru ditinggal sebentar aja udah ngambil pacar orang! Padahal aku udah bantuin dia pilih baju! Apa dia gak merasa gak enak gitu? Dan lagi kenapa mereka bisa berdansa berdua?! Apa karena Matthew yang bolehin? Cowok bodoh! Kenapa malah lepasin gitu aja sih? Sekarang kamu juga kan yang cemburu? Huft! Menyebalkan!" Pikir Keysha dalam hatinya.
Kemudian setelah Prom Night selesai, semua murid satu per satu pulang ke kamar asramanya masing - masing.
"Yuk pulang!" Ajak Matthew sambil menggandeng tangan Kimmy.
Kimmy, Matthew, Steven, dan Keysha pulang bersama - sama.
Tes... Tes... Tes....
Hujan mulai menetes dari langit membasahi jalan.
"Wah! Udah mau hujan nih! Berteduh dulu yuk!" Ajak Keysha sambil menarik tangan Steven ke taman.
Mereka berempat pergi ke taman dekat Sekolah Silwony. Di taman itu ada tempat berteduh sehingga mereka berempat memutuskan untuk berteduh disana sampai hujan mulai reda.
"Kalian gak seru! Ayo main hujan! Ini kan hujan pertama di tahun ini!" Ajak Matthew sambil menarik tangan Kimmy keluar dari tempat berteduh itu.
Badan mereka berdua basah kuyup terkena hujan yang deras. Mereka berdua terlihat asyik bermain bersama di tengah - tengah derasnya hujan.
"Kalian nanti bisa sakit! Kalau Kimmy sampai sakit, kamu harus bertanggung jawab!" Teriak Steven sambil menunjuk ke arah Matthew.
"Kamu terlalu banyak pikiran! Lagian ini seru banget tau!" Kata Kimmy sambil berlari lari di jalan yang basah.
"Gimana kalau kita ikut juga? Kayaknya seru banget tuh!" Usul Keysha.
"Gak ah! Gak mau!" Jawab Steven dengan dingin.
"Please? Kita gak boleh lewatin kesempatan ini!" Pinta Keysha dengan penuh harapan.
"Yaudah! Yaudah!" Jawab Steven dengan terpaksa.
Keysha menarik tangan Steven keluar dari tempat berteduh. Mereka semua basah kuyup dan bersenang - senang bersama. Pertemanan mereka terlihat sangat akrab ketika bersama.
"Whoaa!!" Teriak Kimmy yang tergelincir ketika menginjak jalan raya yang licin.
Bruk!!!
Steven menangkap Kimmy sebelum Kimmy sempat terjatuh ke jalan raya.
Deg Deg Deg...
"Eh? Aku kenapa lagi? Rasanya... Semuanya terasa hangat lagi! Seperti ada keinginan untuk memberhentikan waktu yang sedang berjalan ini selamanya... Perasaan apa ini? Perasaan ini menyiksaku!" Pikir Kimmy sambil menatap ke mata Steven. Steven juga terdiam menatap mata Kimmy. Mereka berdua terdiam pada posisi itu bersama - sama. Hujan membasahi mereka berdua dan menghias pemandangan itu. Keysha dan Matthew juga tidak dapat berkata - kata.
"Ah, ayo kita lanjutkan bermain hujannya!" Kata Kimmy sambil berdiri dan berlari ke tengah - tengah hujan.
"Udah aku bilang kalau ini bukan ide yang bagus!" Jelas Steven dengan wajah marahnya.
"Ayolah! Bukankah ini seru?" Kata Kimmy sambil tersenyum di tengah derasnya hujan.
"Iya! Ini seru banget!" Jawab Keysha sambil berlari ke arah Steven.
Keysha memeluk Steven dengan pelukan hangat. Steven melihat ke arah Kimmy. Kemudian, Steven membalas pelukan hangat Keysha.
"Ini bukan tempat untuk romantis - romantisan! Ayo bersenang - senang lagi!" Kata Matthew sambil menampung air hujan ditangannya dan kemudian dicipratkan ke arah Kimmy.
Kimmy yang daritadi terdiam melihat Steven dan Keysha pun membalas cipratan air dari Matthew. Mereka berdua saling mengejar di tengah hujan. Keysha dan Steven juga ikut bergabung untuk bermain hujan bersama.
"Nih buat kalian! Tadi aku beli kopi dari market disebelah sana! Lumayan buat hangatin badan!" Jelas Keysha sambil memberikan segelas kopi hangat pada Steven, Matthew, dan Kimmy.
"Makasih!" Jawab mereka berempat sambil menerima segelas kopi yang tadi ditawarkan Keysha.
Mereka menikmati hujan dengan segelas kopi hangat bersama - sama.
"Brrr...." Kata Kimmy yang mulai menggiggil kedinginan karena badannya basah kuyup oleh hujan.
"Kamu gak apa - apa?" Tanya Matthew dengan lembut sambil membelai kepala Kimmy.
"Iya gak apa - apa kok... Brrrr...." Jawab Kimmy yang badannya masih menggigil.
"Nih kamu pakai!" Kata Matthew dan Steven dengan serentak.
Kemudian, mereka berdua saling bertatap tatapan dengan wajah serius.
"Udah! Udah! Kalian udah kayak anak kecil aja!" Kata Kimmy sambil memisahkan mereka dengan kedua tangannya.
"Maaf..." Jawab Matthew yang merasa bersalah.
"Tapi aku gak akan biarin orang yang aku sayang dan aku cinta berada di sisi orang lain!" Pikir Matthew dalam hatinya sambil menatap sinis ke arah Steven.
"Kayaknya udah malam banget nih! Pulang yuk?" Ajak Keysha sambil tersenyum.
"Iya... Ayo!" Jawab Steven.
Mereka berempat pun pulang ke kamar asrama mereka masing - masing.
Sesampainya mereka dikamar asrama, mereka semua mengganti baju mereka menjadi baju piyama. Setelah itu, mereka bersiap tidur. Sementara itu, Keysha masih asyik bermain handphonenya. Jari - jarinya mengetik tombol keyboard di handphonenya.
"Lihat ini! Steven baru saja mengatakan selamat malam padaku! Wah! Itu yang pertama kalinya dia mengatakan itu padaku! Romantis sekali!!! Rasanya ingin berteriak sekencang mungkin!!!" Kata Keysha dengan sangat bersemangat sambil menunjukkan handphonenya ke Kimmy.
"Oh... Selamat..." Jawab Kimmy dengan nada datarnya.
Kimmy juga ikut mengambil handphonenya dan membuka google. Ia mulai mengetik sesuatu di kolom pencarian. 'Perasaan terasa hangat ketika sedang bersama seseorang.' Itulah yang diketik Kimmy dikolom pencarian.
"Apa? Apa mungkin ini jawabannya? Gak mungkin! Ini pasti gak mungkin terjadi, kan?" Pikir Kimmy dalam hati yang kaget melihat jawabannya.
Jawaban dari pencarian Kimmy saat itu adalah cinta dan kasih sayang, kamu merasa nyaman disampingnya dan pasti kamu mencintai orang itu.
"Aku sudah jatuh cinta? Oleh laki - laki yang gak berguna itu?! Gak mungkin aku bisa jatuh cinta untuk yang pertama kalinya sama dia! Tapi... Aku udah ditakdirkan untuk gak punya perasaan! Aku gak mungkin punya perasaan sama Steven! Aku ini penyihir! Semua penyihir tidak mungkin dapat mempunyai perasaan kepada manusia kecuali ibu, kan?" Pikir Kimmy yang mulai khawatir dan masih tidak percaya akan perasaanya itu.
"Meskipun rasanya hangat saat bersama dia... Tapi perasaan itu sangat menyiksaku! Perasaan yang ingin memberhentikan waktu agar dapat terus merasakan kehangatan itu meskipun aku tau aku tidak dapat melakukannya... Bodoh! Aku sangat bodoh! Kenapa aku bisa menyukai orang yang menyukai temanku? Steven dan Keysha saling mencintai! Aku gak bisa ganggu hubungan mereka..." Pikir Kimmy dalam hatinya.
"Kimmy, apa kamu gak apa - apa?" Tanya Keysha yang bingung akan tingkah Kimmy yang seolah - olah sedang mengkhawatirkan sesuatu.
"Iya! Aku gak apa - apa!" Jawab Kimmy dengan cepat.
"Kamu tau kenapa aku tetap gak percaya kalau kamu beneran mau bantu aku?" Tanya Keysha ke Kimmy.
"Emangnya kenapa?" Kata Kimmy yang kembali bertanya pada Keysha.
"Karena... Kalau aku boleh jujur... Dari kedekatan kalian juga sikap dan tingkah kalian ketika sedang bersama itu mirip seperti sepasang kekasih yang saling mencintai... Meskipun aku tau kalau Steven sebenarnya gak cinta sama kamu... Meskipun aku tau dia deket sama kamu hanya karena ingin menyelesaikan misinya... Tapi aku masih sering cemburu melihat kedekatan kalian..." Jelas Keysha sambil tertunduk malu.