
"Wah! Ini harus segera diobati!" Kata Matthew sambil mengambil betadine dan perban.
"Hahah! Kamu berlebihan..." Jawab Kimmy sambil tertawa.
"Lho kok malah ketawa? Ini aku serius lho!" Kata Matthew sambil mulai mengobati luka Kimmy.
Tanpa mereka sadari, Steven daritadi memperhatikan pembicaraan mereka. Steven menggenggam tangannya.
"Aku ini kenapa lagi? Kenapa rasanya emosi banget? Harus ditahan! Kalau enggak aku tahan, nanti takutnya aku malah ngomong kata - kata yang gak seharusnya aku ucapin ke Kimmy! Kata - kata yang kasar yang bisa buat di terluka..." Pikir Steven sambil berusaha menahan dirinya.
Setelah Matthew mengobati luka Kimmy, mereka berkumpul di kamar asrama Matthew dan Steven.
"Baiklah! Makan apa kita hari ini?" Tanya Keysha sambil duduk di meja makan di kamar asrama Steven dan Matthew.
"Biarkan aku yang memasak!" Kata Matthew sambil memulai mengambil bahan - bahan untuk dimasak.
Matthew mangambil beberapa telur dan mulai memasak di dapur.
Beberapa saat kemudian...
Jreng!!!
"Silahkan menikmati!" Kata Matthew sambil tersenyum.
"Eh... Apaan nih?" Tanya Keysha sambil menusuk nusuk makanannya dengan sendoknya.
"Kamu mau ngeracunin kita ya pake makanan gosong ini?" Kata Steven yang ragu untuk memakannya.
"Itu namanya seni!" Jawab Matthew dengan senyuman percaya dirinya.
"Hmmm... Kelihatannya enak!" Kata Kimmy sambil menyendok omelet telur yang dibuat Matthew.
Omelet telur itu memang terlihat gosong. Namun, Kimmy mencoba memakannya.
"Ugh! Ini... Ini rasanya sangat tidak enak..." Kata Kimmy yang tersedak setelah memakan makanan buatan Matthew tadi.
"Eh? Ini minum air dulu! Aku minta maaf... Aku gak tau kalau makanannya bakalan gak enak gini..." Kata Matthew sambil memberikan segelas air putih kepada Kimmy.
"Tunggu dulu! Siapa tau inu rencana jahat dia dari awal! Coba aku minum dulu air ini! Takutnya dia udah tambahin racun disini!" Kata Steven sambil mengambil segelas air yang tadi dipegang oleh Matthew.
"Apaan sih! Ugh! Sini kasih ke aku gelasnya!" Kata Kimmy sambil merebut kembali segelas air putih itu dari tangan Steven dan meminumnya.
"Oke! Kalau gitu, aku yang akan masak makan malam kali ini!" Kata Kimmy sambil berdiri dan memukul meja makan itu.
"Eh? Kamu yakin?" Tanya Keysha dengan ragu.
"Iya! Coba kita lihat apa yang kalian punya disini..." Kata Kimmy sambil melihat isi kulkas di kamar asrama Matthew dan Steven.
"Apa kalian serius? Kalian hanya punya telur? Huft! Aku rasa aku harus pergi ke market buat beli bahan - bahan lainnya!" Jelas Kimmy sambil mengambil tasnya.
"Tunggu dulu! Aku ikut!" Kata Matthew yang kemudian mengejar Kimmy yang sudah keluar dari kamar asrama mereka.
"Tunggu! Aku juga ikut!" Kata Steven sambil mengejar mereka berdua.
"Kimmy... Kamu kelihatannya masih belum takut ya karena sudah mendekati Steven... Biar aku membuat kamu malu sekali lagi!" Pikir Keysha dalam hatinya dengan wajah yang kesal.
Mereka berempat akhirnya pergi ke market terdekat dan membeli bahan - bahan untuk dimasak nanti.
Setelah itu, mereka kembali ke kamar asrama Matthew dan Steven.
"Baiklah! Kalian tunggu dulu! Aku akan memasak makan malamnya!" Jelas Kimmy sambil mulai memotong motong bawang putih.
"Biarkan aku membantumu!" Kata Steven sambil mulai membantu Kimmy memotong motong bawang putih.
"Gak perlu! Aku bisa ngelakuin ini sendiri!" Jawab Kimmy yang masih sibuk memotong motong bawang putih.
"Kamu gak punya pilihan lagi! Perutku udah lapar banget nih! Kamu mau tanggung jawab kalau sampai aku mati kelaparan?" Canda Steven sambil kembali membantu Kimmy memotong motong bawang putih.
"Yaudah! Nih... Kamu potong potong dulu bawang putihnya! Aku bakalan masak daging beefnya..." Jelas Kimmy sambil mengambil beberapa daging beef yang tadi sudah dibeli dan memasaknya.
Setelah selesai memasak hidangan utamanya, Kimmy mengambil buah - buahan yang tadi sudah dibeli. Kimmy menggunakan blender untuk menghancurkan buah - buah itu satu per satu. Kimmy berniat membuat jus buah sebagai minumannya. Kemudian, Kimmy memotong lemon yang akan digunakan sebagai hiasan minumannya.
"Ouch!" Teriak Kimmy yang tangannya tiba - tiba terluka karena tergores pisau yang sedang dipakainya.
Seketika, Matthew dan Steven bersama - sama mendatangi Kimmy karena khawatir.
"Kamu gak apa - apa?" Tanya Matthew yang khawatir.
"Gak apa - apa gimana? Jelas - jelas jari dia luka gitu!" Jawab Steven dengan dingin.
"Kalian kayak anak kecil aja! Aku gak apa - apa kok!" Jawab Kimmy yang kesal karena Matthew dan Steven bertengkat terus.
Keysha yang daritadi memperhatikan Kimmy, mulai menjadi sangat marah dan cemburu.
Beberapa saat kemudian...
"Ini dia! Mashed Potatoes With Blackpepper Beef! Dan minumannya ada jus buah! Semoga kalian menyukainya!" Kata Kimmy sambil menghidangkan makanan dan minuman yang telah dibuatnya dengan bantuan Steven.
"Wah! Kelihatannya ini sangat lezat!" Kata Matthew sambil mulai mencicipi makanan itu.
Mereka semua mulai memakan makanan buatan Kimmy.
"Wah! Ini enak sekali!" Kata Matthew.
"Tentu saja! Berbeda jauh dari masakanmu tadi!" Kata Steven dengan nada kesal.
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!" Kata Keysha yang berpura - pura batuk.
"Kamu kenapa?" Tanya Steven yang khawatir.
"Aku rasa makanan ini ada racunnya!" Kata Keysha yang masih berpura - pura batuk.
"Gak mungkin!" Kata Kimmy yang kaget karena tuduhan Keysha akan masakannya.
"Masa sih? Coba aku cicipin makanan punya kamu!" Kata Steven sambil hendak mencoba makanan Keysha.
"Jangan!" Teriak Keysha sambil mencegah Steven agar tidak mencoba makanan itu.
"Kenapa?" Tanya Steven yang heran.
"Nanti kamu juga akan terkena racunnya! Ugh! Aku gak bisa bernafas! Apa kamu tadi menambahkan oregano?" Kata Keysha yang berpura pura tidak dapat bernafas.
"Iya... Emangnya kenapa?" Tanya Kimmy yang bingung.
"Aku alergi dengan itu! Apa kamu dendam padaku karena aku dapat dekat dengan Steven melebihi kamu?" Kata Keysha yang berpura pura merasa sedih.
"Apa kamu sudah kehilangan akal? Aku tidak pernah cemburu dengan hubunganmu dan Steven! Aku juga tidak tau kalau kamu punya alergi!" Jelas Kimmy yang kesal karena Keysha yang terus menuduhnya.
"Kita harus panggil dokter segera!" Kata Steven yang terlihat sangat khawatir akan keadaan Keysha.
"Gak perlu! Aku udah punya obatnya sendiri agar alerginya gak tambah parah di kamar asramaku! Aku harus pergi ke kamar asramaku sekarang!" Kata Keysha yang kemudian berjalan keluar dari kamar asrama Matthew dan Steven.
"Tunggu dulu! Biarkan Kimmy membantu mengantarkanmu kesana!" Kata Steven yang kemudian menatap ke arah Kimmy.
"Baiklah! Aku sekarang yang jadi orang jahatnya, kan?" Kata Kimmy yang kemudian keluar dari kamar asrama Matthew dan Steven.
Kimmy kemudian membantu Keysha berjalan ke kamar asramanya.
"Akting yang bagus bukan?" Bisik Keysha di telinga Kimmy.
"Aku udah menduganya... Tapi aku benar - benar tidak peduli apa hubunganmu dengan Steven, mengerti?" Jelas Kimmy sambil kembali membisikkan itu ke telinga Keysha dan berhenti membantu Keysha berjalan karena ia tau bahwa itu hanya pura - pura.