
Keysha juga tidak lupa memilih gaun untuk dirinya. Kimmy juga ikut membantu Keysha memilih baju Keysha. Tanpa mereka berdua sadari, mereka terlihat cukup akrab ketika bersama memilih baju untuk Prom Night nanti malam. Seperti sepasang sahabat. Namun, kita tidak dapat menilai buku dari luarnya saja, kan? Tidak disangka, mereka bukanlah sepasang sahabat namun sepasang sahabat. Yang satunya egois akan cinta dan tidak akan pernah melepaskan cinta itu ke tangan orang lain. Yang satunya lagi berbeda dari sifat yang lainnya. Ia lebih polos dan mudah percaya dengan orang lain.
Mereka memilih baju sampai malam. Setelah selesai memilih baju untuk Prom Night, mereka bersiap - siap menggunakan gaun yang telah dipilih dan berdandan.
"Bedak kamu gak ketipisan itu?" Tanya Keysha sambil melihat ke arah make up di wajah Kimmy.
"Aku gak mau ketebalan make upnya... Nanti takut jadi aneh! Mending yang natural natural aja lah!" Jelas Kimmy yang sedang sibuk merapikan gaunnya.
Setelah mereka selesai, mereka menuruni tangga menuju ke pintu utama gedung asrama perempuan. Steven dan Matthew ternyata telah menunggu mereka di depan gedung asrama perempuan.
"Kamu cantik banget hari ini!" Puji Matthew yang terkagum kagum melihat Kimmy mengenakan gaun merah muda yang cantik.
"Makasih! Ini semua berkat Keysha yang udah mau bantuin aku pilih gaunnya dan mau pinjemin gaun ini..." Jawab Kimmy sambil tersenyum menatap ke arah Keysha.
"Keysha?! Bantuin kamu?!" Kata Steven yang kaget karena Keysha mau membantu Kimmy.
"Wah! Kelihatannya kalian udah mulai akrab nih!" Kata Matthew sambil memeluk bahu Kimmy dari samping.
"Hahahah! Kita emang udah baikan kok dari dulu! Ya gak Kimmy?" Kata Keysha sambil tertawa kecil dan menatap ke arah Kimmy.
"Iya... Kalian aja yang gak sadar!" Jawab Kimmy.
Mereka berjalan menuju ke Sekolah Silwony. Mereka diminta menandatangi sebuah kertas sebelum masuk ke dalam. Bagi murid yang sudah menandatangani kertas itu, akan diberi pin bunga mawar yang harus di tempelkan di baju mereka masing - masing. Mereka masuk ke dalam aula dansa yang sudah dipenuhi banyak murid yang berdatangan.
"Baiklah, pesta dansa akan segera dimulai! Harap semua murid yang sudah datang, berdiri di lantai dansa. Kami akan memainkan lagu - lagu yang akan membuat suasana pesta dansa ini menjadi lebih romantis." Jelas panitia acara yang berbicara melalui microphone di atas panggung.
Para pemain musik mulai memainkan alunan - alunan musik. Semua murid mulai berdiri di lantai dansa dan mulai berdansa.
"Mau berdansa denganku?" Tanya Matthew sambil memberikan tangannya.
"Eh? Tapi aku tidak dapat berdansa..." Jawab Kimmy sambil memegang tangan Matthew.
"Tenang! Aku akan mengajarimu!" Kata Matthew.
Mereka mulai berdansa di lantai dansa.
"Kamu tinggal mengikuti gerakanku... Nanti badanmu akan mengikuti alunan musik yang dimainkan... Kamu tinggal menggerakkan kakimu seperti ini!" Jelas Matthew sambil memperagakan gerakan kaki yang tepat. Kimmy mulai mengikuti gerakan Matthew.
"Ah, maaf!" Kata Kimmy yang tidak sengaja menginjak kaki Matthew.
"Gak apa - apa! Kamu harus menenangkan dirimu dulu dan jangan kaku..." Jelas Matthew.
Perlahan lahan Kimmy mulai bisa berdansa dengan benar. Mereka berdansa di lantai dansa layaknya putri dan pangeran dalam cerita dongeng.
Tiba - tiba, Kimmy melihat Stevenlah yang sedang berdansa dengannya.
"Steven?" Tanya Kimmy yang kaget karena Steven tiba - tiba berdansa dengannya.
"Steven? Kamu salah liat, ya? Ini aku Matthew!" Jawab Matthew yang bingung karena Kimmy menyebutnya sebagai Steven.
"Ah, ternyata hanya halusinasiku aja!" Pikir Kimmy sambil menghela napasnya.
"Enggak kok... Tadi aku hanya salah sebut aja..." Jelas Kimmy sambil tersenyum ke Matthew.
"Steven ayo kita berdansa juga! Aku sudah mulai iri dengan mereka!" Ajak Keysha sambil memeluk tangan Steven.
"Ah, iya... Ayo..." Jawab Steven yang daritadi memperhatikan Kimmy dan Matthew berdansa bersama di lantai dansa.
"Eh? Siapa yang perhatiin mereka!" Jawab Steven sambil kembali berdansa dengan Keysha.
"Aku mau ke toilet dulu, ya!" Kata Keysha sambil melambaikan tangannya.
"Iya!" Jawab Steven.
Steven berjalan ke arah Matthew dan Kimmy yang sedang berdansa.
"Boleh aku berdansa dengannya sebentar?" Tanya Steven pada Matthew.
"Eh? Boleh sih... Tapi jangan lama - lama, ya!" Jawab Matthew.
"Eh? Kenapa kamu gak dansa sama Keysha?" Tanya Kimmy.
"Dia lagi ke toilet..." Jawab Steven.
"Kamu mau kan berdansa sama aku?" Tanya Steven yang penuh harapan sambil memberikan tangannya
"Eh? Tentu saja..." Jawab Kimmy sambil memegang tangan Steven.
Mereka berdansa dengan romantis dan membuat banyak perempuan iri melihat hal ini.
Deg Deg Deg...
"Jantungku berdebar lagi... Kenapa rasanya selalu hangat setiap aku dekat dengannya? Padahal dia ini orang yang sikapnya sangat dingin!" Pikir Kimmy dalam hatinya.
"Kamu ternyata bisa berdansa dengan indah dan benar, ya!" Kata Steven sambil tersenyum ke Kimmy.
"Kamu terlalu ngeremehin aku! Ini semua berkat Matthew yang mau mengajariku..." Jelas Kimmy yang kemudian menatap ke arah Matthew.
"Matthew, ya?" Tanya Steven dengan wajah sedihnya.
"Baiklah semuanya berkumpul di tengah ruangan karena kita akan mengumumkan Prom Queen dan Prom Kingnya!" Jelas pemimpin acara menggunakan microphone di panggung.
Semua murid berkumpul ditengah ruangan dengan penuh harapan untuk menang.
"Yang akan menjadi Prom Queen dan Prom King pada hari ini adalah...." Kata pemimpin acara.
Semua murid menjadi sangat gugup.
"Kimmy dari kelas 11C dan Steven dari kelas 11A!!!" Kata pemimpin acara.
"Apa?! Mereka bahkan bukan pasangan! Pasangan Kimmy kan Matthew?! Kenapa bisa Kimmy dan Steven yang menang?" Tanya murid - murid disitu.
"Hmmm.... Saya dengar kalau mereka berdua bukanlah pasangan dansa... Tapi, tadi saya melihat mereka berdansa bersama dengan romantisnya! Hmm... Kalau begitu tidak masalah mau pasangan atau tidak! Yang terpenting adalah kita sudah mendapat pemenang kita!!! Silakan kalian berdua maju dan naik ke atas panggung! Kami persilakan panitia acara untuk memakaikan mereka mahkota dan penghargaannya..." Jelas pemimpin acara.
"Apa?! Ini gak mungkin, kan? Ini pasti mimpi!" Pikir Kimmy dalam hatinya.
Kemudian, mereka berdua maju dan naik ke atas panggung. Panitia acara naik ke atas panggung dan memakaikan mereka mahkota Prom dan penghargaan dari Sekolah Silwony.
Keysha yang baru saja selesai dari toilet melihat hal itu dan merasa sangat cemburu karena Kimmy dan Stevenlah yang berada di atas panggung dan bukan dirinya.
"Baru ditinggal sebentar aja udah ngambil pacar orang! Padahal aku udah bantuin dia pilih baju! Apa dia gak merasa gak enak gitu? Dan lagi kenapa mereka bisa berdansa berdua?! Apa karena Matthew yang bolehin? Cowok bodoh! Kenapa malah lepasin gitu aja sih? Sekarang kamu juga kan yang cemburu? Huft! Menyebalkan!" Pikir Keysha dalam hatinya.
~To Be Continue~