The Strongest Villain

The Strongest Villain
Raja Hutan Kematian



Di sebuah tempat yang tidak diketahui, disana terdapat seekor naga merah yang sangat besar yang tampaknya sedang tertidur


"Yang Mulia, Yang Mulia"


Sebuah suara memanggil naga merah itu


Naga merah itu bangun lalu mengangkat kepalanya


"Ada apa? "


Yang memanggil naga merah ternyata adalah seekor naga berwarna biru yang ukurannya lebih kecil dari naga merah


" Aku mendapat laporan cahaya besar dan menyilaukan 100 tahun lalu telah muncul sekali lagi beberapa waktu lalu"


Naga merah menatap ke langit-langit


"100 tahun lalu cahaya itu muncul kemudian muncul kabar Asura terbunuh dan raja iblis yang baru menghilang, lalu manusia pun menguasai banyak wilayah. Kali ini mungkin keseimbangan dunia akan berubah sekali lagi"


.


.


.


.


Desperado perlahan membuka matanya, dia melihat ke jendela yang terbuka. Hari sudah terang. Desperado pun bangkit dari tempat tidurnya.


Desperado meregangkan bagian tubuhnya, lalu setelah itu dia memakai setelannya seperti biasa


Desperado keluar dari kamarnya, menuju lantai bawah untuk sarapan


Setelah selesai sarapan Desperado pun meninggalkan penginapan


Berjalan ke bagian depan bangunan yang ada di seberang penginapannya


Desperado masuk ke dalam bangunan guild


Dia melihat papan misi, mencari misi yang akan dikerjakannya


"Hm?"


Desperado mengambil satu kertas misi


"Mencari herbal di hutan kematian?"


Setelah berpikir beberapa saat Desperado pun menuju ke resepsionis guild


"Aku akan mengambil misi ini"


"Baiklah, ngomong-ngomong berhati-hatilah di hutan kematian, jangan sampai anda memprovokasi raja hutan kematian "


Desperado merasa tertarik mendengar ucapan resepsionis tersebut


" Apa itu raja hutan kematian?"


"Eh anda tidak mengetahuinya?"


Kalau aku tau aku tidak akan bertanya padamu


"Kalau begitu akan saya ceritakan "


" Di kedalaman hutan kematian ada seekor monster yang sangat mengerikan berbadan seekor macan berekor ular dan memiliki sayap"


Karakteristik ini seperti Chimera di game DGO


"Jadi begitu, kalau begitu aku akan berhati-hati"


Desperado pergi meninggalkan guild setelah dia bertanya lokasi hutan kematian


Dari luar gerbang dia menuju ke barat


Di perjalanannya, Desperado melewati sebuah desa dan berhenti disana


"Berjalan kaki sungguh melelahkan"


Desperado mencari tempat menjual minuman di desa itu. Setelah membeli minuman dia mencari tempat duduk


"Ahh...sangat menyegarkan"


Desperado meneguk minumannya dengan cepat


Disaat Desperado sedang menikmati minumannya, terdengar suara teriakan


"Aaaahh.. "


Seorang pemuda sedang berlari dengan muka cemas


" Hey ada apa? "


" Beruang hitam menyerang, cepat selamatkan diri kalian "


" Apa?! Beruang hitam?! "


Para penduduk desa itu panik mendengar perkataan pemuda itu


Desperado yang mendengar percakapan itu bangkit dari tempat dia duduk dan berjalan ke arah pemuda itu


" Dimana kau melihat beruang itu? "


" Disana di luar desa sebelah barat"


Pemuda itu menunjuk ke sebelah kiri


Desperado langsung pergi ke tempat beruang hitam itu berada


Setelah sampai di tempat yang dikatakan pemuda tadi, Desperado melihat seekor beruang hitam sedang merusak ladang yang sepertinya milik orang yang ada di desa


"Yaampun, berapa kali aku harus bertemu makhluk ini"


Desperado langsung mempercepat langkahnya dan menyerang kaki beruang hitam itu dengan daggernya


Beruang hitam itu jatuh ke tanah kemudian beruang itu menyerang balik Desperado


Desperado menghindari serangan beruang hitam ke arah samping lalu memotong salah satu beruang itu


Seolah-olah tidak mau menyerah, beruang hitam itu masih menyerang Desperado dengan satu tangannya


Desperado menghindarinya lagi dengan melompat ke atas


Setelah itu Desperado menusuk kepala beruang itu yang menyebabkan beruang itu langsung mati


Para penduduk desa yang melihat hal itu mulai bersorak ria


Desperado tidak memperdulikan hal itu dan langsung pergi melanjutkan misinya


Setelah sekian lama berjalan akhirnya Desperado berhasil mencapai hutan kematian


Desperado mulai mencari tanaman yang ada di dalam misinya


Dia terus mencari namun hanya sedikit yang ketemu, karena tanaman yang dicarinya mirip dengan tanaman biasa


"Andai saja aku punya cara untuk membedakan tanaman-tanaman ini"


Desperado yang sedang mengeluh itu tiba-tiba mengingat sesuatu


Tunggu.. Kalau tidak salah aku punya skill yang cocok untuk misi ini


"Ketemu"


Skill yang dicari oleh Desperado bernama skill. Skill ini bisa mengidentifikasi benda sampai tahap tertentu


Desperado memegang kepalanya


Kenapa aku bisa sampai melupakan skill ini, ya mungkin wajar juga jika aku lupa, karena aku sangat jarang menggunakan skill ini dengan alasan aku tidak suka melihat profil orang-orang tanpa persetujuan


Desperado pun berdiri dan memulai pencarian tanaman herbal menggunakan skill miliknya


Dalam waktu singkat dia berhasil mengumpulkan 30 tanaman herbal yang diminta dalam misi


Setelah menyelesaikan misi, Desperado duduk untuk beristirahat lagi


Saat sedang duduk dia berpikir untuk bertemu dengan raja Hutan Kematian yang ditakuti


15 menit kemudian Desperado bangkit dari duduknya dan menuju ke dalam hutan


Desperado terus berjalan masuk sampai dia berhenti di daerah hutan yang terasa sangat sunyi


Tiba-tiba saja sebuah api menyembur ke arah Desperado


Untunglah serangan itu datang dari depan sehingga mudah dihindari


"Siapa yang berani masuk ke dalam wilayahku?! "


Sebuah suara yang terdengar sedikit seram datang dari balik pepohonan


Makhluk itu terasa semakin mendekat


"Yaampun, sungguh sambutan yang 'hangat' "


Makhluk berbadan macan berekor ular dan memilki sayap muncul dari balik pepohonan


Ini benar-benar Chimera, dia adalah miniboss level 100 di DGO. Pantas saja orang-orang dunia ini takut sampai-sampai menyebutnya raja hutan, karena mereka bahkan takut kepada seekor beruang hitam. Jadi makhluk ini akan menjadi petaka bagi orang dunia ini


"Kau boleh juga, bisa menghindari serangan yang aku berikan"


"Itu bukanlah masalah besar"


"Hahaha... Orang-orang yang datang kesini langsung mati terkena seranganku tadi "


" Merekanya saja yang terlalu lemah"


"Jadi kenapa kau datang ke wilayahku? "


Desperado menyeringai


" Bukankah sudah jelas? Tentu saja mengalahkan raja hutan kematian "


" Kau terlalu memandang tinggi dirimu"


"Siapa yang tau apa yang akan terjadi"


"Kalau begitu bersiaplah manusia.. Aku selalu serius menghadapi musuh-musuhku"


"Heheh kalau begitu aku akan berusaha untuk tidak terlalu serius"


Desperado menyimpan daggernya karena ingin bertarung dengan tangan kosong


"Kau terlalu meremehkanku, terima ini"


Chimera menggunakan ekor ularnya untuk menyerang Desperado


Desperado melompat ke kiri untuk menghindari serangan lalu langsung meningkatkan kecepatannya untuk memukul Chimera


Chimera terpukul mundur sedikit


Chimera itu mengeluarkan api dari mulutnya lalu mengarahkannya pada Desperado


Desperado mencoba untuk melihat besar damage yang diterimanya


Setelah terkena serangan itu dan melihat HP nya ternyata hanya berkurang sedikit saja


"Setelah menerima langsung seranganku dan kau masih baik-baik saja. Apa kau sungguh seorang manusia? "


"..."


Desperado kembali menyerang Chimera, kali ini dengan tendangan. Lalu Chimera membalas serangan itu


Serangan demi serangan dikerahkan. Desperado lebih unggul daripada Chimera


Chimera tiba-tiba melakukan satu hantaman keras yang mengenai Desperado dan membuatnya terpental


"Hahaha.. Setelah terkena seranganku kau pasti tidak bisa berdi- eh? "


Desperado hanya bangkit seolah-olah tidak terjadi apa-apa


" Sial aku lengah.. Sepertinya sudah saatnya mengakhiri ini"


Desperado melompat cukup tinggi


"Akan sia-sia kalau kau kubunuh, jadi aku akan menggunakan sihir"



Sebuah sihir hitam baru saja di arahkan pada Chimera. Efek sihir ini adalah membuat mereka yang terkena sihir akan merasa ketakutan pada orang yang menggunakan sihir padanya


Chimera yang terkena sihir tiba-tiba tubuhnya menggigil dan merasa ketakutan


"Ternyata mengalahkanmu tidak sulit"


Desperado bersandar pada Chimera yang dia sihir


Setelah melihat Chimera yang sepertinya sudah tidak berkeinginan melawan, Desperado membatalkan efek sihirnya


" Setelah kupikir-pikir apa kau mau tunduk padaku? "


" Apa? "


" Kenapa?! Kau tidak mau? "


Desperado menatap Chimera dengan tatapan membunuh


" T-Tentu saja aku tidak keberatan, silahkan buat kontrak denganku"


Desperado berdiri di depan Chimera


"Aku Desperado dengan ini akan menjadikanmu hewan kontrakku"


Sebuah lingkaran sihir muncul di bawah Chimera berdiri



"Kalau begitu silahkan beri aku nama"


"Hm... Kalau begitu aku akan memanggil mu Seth"


"Aku menerima nama itu, mulai sekarang aku adalah Seth"


Kontrak sudah dibuat, kini saatnya Desperado kembali ke ibukota untuk melaporkan misinya


"Baiklah Seth, pekerjaan pertama mu adalsh mengantarku kembali ke ibukota "


Desperado menaiki punggung Seth, lalu Seth pun mulai terbang menuju ibukota