The Strongest Villain

The Strongest Villain
Menuju Fugian Kingdom



Desperado dan para petualang berjalan di dalam hutan menuju ke Fugian Kingdom


Hutan yang dimasuki sangat rindang, udaranya sangat nyaman dan siulan burung yang merdu.


Wajah Desperado menunjukkan kalau dia sangat menikmati suasana yang dialaminya saat ini


"Hutan ini sangat nyaman benarkan? "


Para petualang itu berbalik sambil berwajah heran


" Mungkin hanya anda saja yang menganggap tempat ini nyaman tuan Desperado, nyatanya hutan ini terdapat monster berbahaya"


" Tidak perlu terlalu sopan, Desperado saja cukup "


" Baiklah, Desperado "


Lalu mereka lanjut berjalan


KRSK KRSK


Sebuah suara datang dari semak-semak di sebelah kiri mereka pertanda bahwa ada sesuatu disana


Para petualang bersiap untuk bertarung


" RAWRRR "


Seekor beruang hitam muncul dari balik semak-semak dan berlari ke tempat Desperado dan para petualang berada


" Hey itu beruang hitam"


"Sial kita bertemu dengannya lagi"


"Desperado tolong pinjamkan kekuatanmu"


Desperado mengangguk setuju


"Baiklah, kalau begitu menyingkirlah dari sana"


"Eh? Baiklah "


Para petualang itu mundur, lalu Desperado maju ke depan mereka. Beruang hitam itu masih berlari ke arahnya


" Heheh....matilah kau "



Sebuah tembakan ultimate ditembakkan langsung di depan beruang hitam tersebut. Daya hancurnya sungguh luar biasa, beruang hitam dan yang ada disekitarnya hancur


" Eeeeek, untunglah Carl menyuruhku berhenti saat aku ingin melawannya"


"Hahahah....jika dia menembakkan benda itu padamu jangankan kau bahkan kita semua akan langsung lenyap"


"Itu benar Frey, untunglah kita semua tidak mati karena dirimu"


"Hahah terimakasih kritik nya Luna"


"Hmph"


Desperado yang sudah selesai langsung menyimpan Handgunnya ke dalam inventori


"Sepertinya aku terlalu berlebihan"


"Itu sungguh luar biasa Desperado "


Carl memandang Desperado dengan mata yang bersinar-sinar


" Yah.. Itu tidak seberapa, hanya seekor beruang kecil "


Tak terasa hari pun sudah gelap, mereka semua memutuskan untuk berhenti dan beristirahat


Mereka menghidupkan api unggun untuk menghangatkan serta memberi mereka penerangan


" Karena kita sudah pergi bersama-sama maka aku akan membuatkan kalian makanan"


"Hoo... Kalau begitu terimakasih "


" Apa kau butuh bantuan Desperado? "


" Tidak perlu, kalian tunggu saja"


Desperado membuka inventorinya lalu mengeluarkan bangkai beruang hitam yang dibunuhnya sebelum sampai ke desa goblin


Para petualang itu langsung melompat karena terkejut dan mengambil senjata mereka


"Hei tenanglah dia sudah mati, tidak perlu takut"


"Sudah mati? "


" Itu sangat mengejutkan Desperado, beruang hitam tiba-tiba muncul di depan kami tentu saja kami sangat terkejut"


"Haha.. "


" Ngomong-ngomong bagaimana kau melakukan hal itu? Senjata anehmu itu juga sepertinya muncul dan hilang tiba-tiba"


Ehh? Sepertinya mereka tidak tau tentang inventori, bagaimana aku akan menjelaskannya


Desperado mendapat ide untuk mengelabui mereka dengan menunjukkan cincin yang sedang dipakainya di jari tengah tangan kanannya


"Lihat ini"


Para petualang itu berkumpul di sekeliling Desperado lalu memperhatikan cincin itu dengan seksama


"Memangnya ada apa dengan cincin ini Desperado? "


" Cincin ini disebut cincin penyimpanan, aku bisa menyimpan sesuatu disini "


" Jadi begitu"


Para petualang yang mendengarkan mengangguk-angguk pertanda mereka paham


"Jadi berapa batas penyimpanan cincin itu Desperado? "


"Soal itu aku juga tidak tau, aku tidak pernah membuat benda ini sampai penuh sebelumnya"


"Begitu ya"


Sip pengalihan sukses, sekarang mereka tidak akan curiga jika aku memasukkan atau mengeluarkan sesuatu dari inventori. Terimakasih komik dan novel hua xia, berkat kalian sku dapat ide tentang cincin penyimpanan


"Tapi bagaimana jika cincin itu dicuri? Bukankah semua barangmu akan hilang"


"Orang waras mana yang mau mencuri dari seseorang seperti dia Carl"


"Hahahah tenang saja, meskipun benda ini bisa dicuri tapi hanya aku yang bisa membukanya"


"Cincin ini sungguh benda yang berharga, mungkin sudah selevel harta nasional"


Mereka pun tertawa bersama


"Baik kalau begitu aku akan memasak dengan menggunakan bahan-bahan yang ada dalam penyimpananku"


"Baiklah Desperado "


Desperado pun pergi menghidupkan api satu lagi. Dia mengeluarkan frying pan, minyak goreng dan bahan lainnya. Sementara itu, Desperado memotong daging beruang hitam menjadi beberapa bagian. Lalu mulai memasak


Masakan sudah selesai, aroma makanan yang membuat lapar dan membangkitkan selera makan itu membuat para petualang bersemangat


"Benar-benar aroma masakan yang lezat"


"Aku tidak sabar mencicipi nya"


Desperado membawa piring yang ada steak di atasnya, lalu menghidanhkannya satu per satu kepada para petualang


"Terimakasih "


Desperado mengangguk


" Baiklah ayo segera kita santap"


"Selamat makan"


Mereka mulai menyantap makanannya.


Mereka kelihatan menikmati hidangan yang dibuat oleh Desperado


Mereka sudah selesai makan, wajah mereka sangat puas dengan makanan yang mereka makan


"Hidangan ini sangat enak, daging monster level tinggi benar-benar luar biasa"


"Terimakasih makanannya Desperado, ngomong-ngomong kenapa kau punya banyak piring dan bahan untuk memasak? "


" Yah ini karena ada alasan tertentu"


"Hmm.. "


Tidak mungkin aku akan mengatakan kalau aku membeli benda ini secara acak saat hari terakhir game DGO


" Lalu bagaimana kita akan membersihkan piring ini? Disini tidak ada sungai"


"Tidak apa-apa aku akan menyimpan nya kembali"


"Oh.. Baiklah"


Para petualang menyerahkan piringnyaa kembali pada Desperado sambil mengucapkan terimakasih


"Kalau begitu ini waktunya tidur"


"Baiklah, selamat malam"


Mereka semua pergi tidur di tempat yang menurut mereka nyaman, ada yang bersandar di pohon, ada yang diatas pohon, dan ada yang tidur di tanah tanpa alas. Desperado tidur dengan bersandar ke pohon


Pagi pun tiba.. Desperado dan para petualang mulai membuka matanya. Beberapa orang melakukan sedikit pemanasan termasuk Desperado


"Saatnya kita pergi ke Fugian Kingdom, Desperado "


" Ya baiklah, silahkan pimpin jalannya"


Para petualang itu sekali lagi berjalan di depan Desperado untuk mengantarnya ke Fugian Kingdom


Sialnya, lagi-lagi mereka bertemu seekor monster, kali ini bukanlah beruabg hitam tapi seekor salamander api yang berukuran besar. Salamander api adalah monster rank-B, satu tingkat diatas beruang hitam yang adalah monster rank-C


Para petualang bersiap untuk bertarung begitu pula dengan Desperado, sayangnya sebelum sempat para petualang itu menyerang salamander api, monster itu sudah mati tertembak oleh tembakan bertubi-tubi dan cepat dari Desperado


Kali ini dia tidak menggunakan karena itu akan melenyapkan monster itu sepenuhnya


"Berilah kami kesempatan untuk bertarung"


"Aku hanya ingin sampai ke Kingdom secepatnya, sebagai gantinya silahkan ambil monster itu"


"Kau serius? "


" Ya tentu saja silahkan ambil"


"Kalau begitu kami tidak akan sungkan"


Setelah selesai para petualang mengurus bangkai salamander api mereka pun melanjutkan perjalanan


Setelah menyusuri hutan sekian lama, akhirnya mereka keluar dari hutan


"Itu adalah Fugian Kingdom "


Terlihat sebuah tembok besar


" Jadi disana? Kalau begitu terimakasih "


" Itu tidak masalah Desperado, kalau begitu sampai jumpa "


Para petualang itu pergi ke arah kiri, tidak menuju ke arah tembok besar itu


" Hei kalian tidak pergi kesana? "


" Kami memang dari Fugian Kingdom tapi kami berasal dari kota Vivian, sedangkan yang di depan itu adalah ibukota "


" Jadi begitu, kalau begitu sampai jumpa"


Para petualang itu melambaikan tangannya dan melanjutkan perjalanan mereka


Desperado pun pergi menuju ibukota Fugian Kingdom


Aku datang Kingdom