
TOK! TOK!
"Masuklah"
Pintu terbuka, Albert masuk ke ruang tahta bersama seorang pria berambut hitam
Mereka berdua berlutut sebagaimana kebiasaan mereka sehari-hari
"Salam, Yang Mulia/tuan"
"Umu... Silahkan berdiri"
Kedua orang itu berdiri
"Baiklah Oliver, sekarang aku akan memerintahkanmu untuk melakukan sesuatu"
Oliver adalah seorang werewolf yang memilki keahlian dalam mengurus pemerintahan, jadi dialah yang paling cocok untuk pekerjaan yang akan diberikan Desperado
Ngomong-ngomong, walaupun ini kastil iblis... Kenapa ras mereka berbeda-beda? Mungkin Asura telah membuat beberapa ras menjadi bawahannya saat dia masih hidup. Tapi loyalitas mereka selama aku menjadi raja iblis sangat luar biasa, mereka tetap mematuhi perkataan Asura dan sekarang mereka juga mematuhi perkataanku
"Silahkan, Yang Mulia sebutkan"
"Kau pergilah untuk menjadi pemimpin dari orc dan lizardman yang telah aku tundukkan"
"Baiklah, Yang Mulia "
" Ingat, kau tidak boleh menguasai mereka dengan ketakutan"
"Dimengerti, Yang Mulia"
"Ah.. Satu lagi, kalau memang benar-benar diperlukan, kau boleh menggunakan kekutanmu untuk menakuti mereka. Tapi gunakanlah seminimal mungkin"
"Baik, akan kulaksanakan, Yang Mulia "
" Umu... Aku percayakan itu padamu Oliver "
" Kalau begitu saya permisi"
Setelah itu Oliver meninggalkan ruangan dan menutup pintunya kembali
Desperado bangkit dari duduknya
"Baiklah Albert, aku akan segera pergi lagi. Selama aku tidak ada, kaulah yang akan mengurus kastil ini. Kalau ada apa-apa segaralah hubungi aku"
"Dimengerti, tuan"
Desperado berjalan mendekati pintu, lalu Albert membukakannya
"Kalau begitu, aku pergi dulu "
" Selamat jalan, tuan"
Desperado segera meninggalkan kastilnya, lalu kembali berjalan ke kota Lapis
Kali ini Desperado tidak membawa Seth, dia hanya pergi seorang diri
Setelah sampai di ibukota, Desperado membeli sedikit jajanan untuk dimakannya sambil jalan
Kemudian dia berjalan ke arah bangunan terbesar di ibukota, apalagi kalau bukan guild
Pintu guild terbuka, semua mata menatap ke arah orang yang masuk lewat pintu itu
"Oi.. Dia kan, yang berhasil naik ke rank-A dalam satu bulan"
"Iya benar, dia berhasil mengalahkan ratusan undead sendirian dalam semalam"
"Dan juga dia berhasil menaklukkan raja hutan kematian"
"Hebat sekali... Padahal dia masih begitu muda"
"Itu benar,dengan kemampuannya, aku yakin dia pasti akan mencapai rank-S secepatnya"
"Omong-omong siapa namanya?"
"Dasar bodoh.. Namanya adalah Desperado"
"Aku penasaran apa dia mau menerimaku sebagai muridnya"
"Teruslah kau bermimpi... Hahahah"
Perkataan para petualang itu membuat Desperado merasa bangga dan sedikit malu
Hey kalian jangan berbicara begitu keras, memalukan sekali untukku ditatap oleh banyak orang seperti ini
Desperado terus berjalan ke meja resepsionis
"Halo mbak resepsionis"
Desperado tersenyum sambil menahan rasa malu
Desperado serasa ingin menutup mukanya, tapi itu akan membuatnya tampak memalukan di depan orang-orang
"Ah.. Halo tuan Desperado. Apa hari ini kau ingin mengambil misi?"
"Itu benar, tolong carikan aku misi yang bagus"
"Kalau begitu.... "
Resepsionis itu melihat-lihat daftar misi, lalu mengambil satu dan ditunjukkan pada Desperado
" Bagaimana kalau yang ini, tuan Desperado?"
Desperado mengambil kertas misi itu
"Oh.. Membunuh seekor kraken?"
"Itu benar tuan Desperado, seseorang dari perusahaan bahan baku mengajukan misi ini"
"Kalau begitu aku ambil misi ini"
"Baiklah kalau begitu, anda bisa menemui tuan Morgan untuk melakukan misinya"
Desperado meninggalkan guild dan berjalan menuju ke perusahaan bahan baku tersebut
Sesampainya di depan perusahaan, Desperado melihat seseorang di depan perusahaan itu. Lalu Desperado mendekatinya
"Selamat datang, tuan. Apa anda ingin membeli sesuatu?"
"Bukan begitu, aku kesini untuk bertemu dengan seseorang bernama tuan Morgan disini"
"Ah.. Jadi anda ingin bertemu dengan ketua ya?"
"Ya, begitulah"
Ternyata ketuanya yang meminta
"Kalau begitu, boleh saya tau kenapa anda ingin bertemu ketua? "
Desperado menunjukkan kertas misi miliknya kepada orang itu
"Jadi anda menerima misi ini, kalau begitu silahkan ikuti saya"
"Umu"
Wajah orang itu tampak senang melihat Desperado yang mengatakan akan melakukan misi untuk membunuh kraken
Orang itu memandu Desperado ke dalam perusahaan dan membawanya ke sebuah ruangan
TOK! TOK!
"Ketua , ada seseorang yang menerima misi yang anda berikan pada guild"
"Ohhh.. Benarkah? Silahkan bawa orang itu masuk"
Orang yang didalam ruangan itu suaranya terdengar sangat senang dan bersemangat
Orang yang membawa Desperado membuka pintu lalu mempersilahkan Desperado masuk
Orang yang ada di dalam ruangan itu adalah orang berkacamata dengan badan sedikit gemuk
"Silahkan duduk, tuan petualangan"
Desperado langsung duduk di kursi yang telah di sediakan
"Nick, tolong buatkan tuan ini minuman"
"Baiklah, akan segera kusiapkan"
Orang yang dipanggil Nick itu pergi setelah disuruh membuat minuman
"Baiklah,sebelumnya perkenalkan namaku adalah Morgan. Jadi anda yang akan melakukan misi ini?"
"Itu benar"
"Ngomong-ngomong apa peringkat anda?"
"Aku petualang rank-A"
"Jadi begitu, saya lega mendengarnya"
"Memangnya ada apa?"
"Ah.. Tidak, hanya saja terkadang petualang peringkat rendah ingin mengambil misi yang di luar kemampuan mereka demi bayaran tinggi. Tapi malah menyebabkan nyawa mereka melayang"
"Hm... Tapi dengan melewati situasi seperti itulah seseorang biasanya akan berkembang"
"Hahaha... Itu benar, itu benar. Walaupun hanya beberapa orang yang bisa melewatinya"
Lalu Nick kembali ke ruangan sambil membawakan teh untuk Morgan dan Desperado
"Nah, silahkan diminum"
Desperado mengangguk lalu mengambil cangkirnya
Desperado meminum teh itu sedikit lalu meletakkannya kembali"
"Ini enak, tuan Morgan"
"Hahaha.. Silahkan dinikmati"
Desperado meminumnya lagi
"Oh iya aku teringat sesuatu"
"Hmm?"
"Tuan, ngomong-ngomong pakaian merahmu ini... "
Eh? Ada apa dengan pakaianku?
Desperado yang gugup tanpa memperlihatkannya tetap meminum teh itu dengan hati-hati
" Benar juga, anda pasti adalah tuan Desperado yang terkenal itu kan?"
Ternyata itu ya
Desperado meletakkan cangkirnya kembali
"Ahem... Ya itu adalah aku"
Setelah mendengar itu, wajah Morgan tampak semakin bersemangat
"Begitu ya, seperti dugaanku. Anda adalah orang yang berhasil menaklukkan raja Hutan Kematian dan mencapai rank-A dalam waktu sebulan saja"
Seperti yang diharapkan dari seorang pedagang, jangkauan informasinya sangat luas
Desperado yang mendengar sanjungan itu merasa sedikit bangga
"Hahaha... Ya begitulah, bagaimana? Petualang yang datang padamu ini tidak mengecewakan bukan?"
"Hahaha... Kalau begitu saya semakin yakin kalau misi ini bisa diselesaikan"
"Daritadi kita hanya berbincang-bincang tanpa membicarakan tentang misinya. Kalau begitu silahkan jelaskan tuan Morgan"
"Baiklah,Jadi.. Anda pasti tau kalau kami adalah perusahaan bahan baku bukan?"
Desperado mengangguk
"Nah, belum lama ini, saat kami ingin mengambil bahan-bahan di laut.. Seekor kraken menghancurkan salah kapal milik perusahaan kami dan membuat orang didalamnya meninggal. Untunglah kapal yang ada di belakang belum terkena dampak, jadi mereka segera kembali dan melaporkannya padaku"
"Jadi begitu ya"
"Belum lagi jika kami di serang oleh bajak laut, mereka akan merampas barang-barang yang ada di kapal"
Desperado bangkit dari duduknya
"Baiklah, kalau begitu aku akan segera melakukan misi membunuh kraken ini. Kalau beruntung, para bajak laut itu juga akan sekalian ku selesaikan"
"Baiklah, terimakasih atas kesedianmu, tuan Desperado. Kapal akan berangkat dalam 2 hari, sementara itu anda bisa menginap di salah satu ruangan yang ada disini"
"Umu"
"Nick, silahkan pandu tuan Desperado "
" Silahkan lewat sini, tuan"
Desperado pergi meninggalkan ruangan Morgan bersama dengan Nick
Mereka menuju ke ruangan yang di sediakan untuk Desperado
Baiklah kraken, bersiaplah kau bertemu denganku