The Strongest Villain

The Strongest Villain
Desa Goblin



Seorang Makhluk berkulit hijau, bertubuh seperti manusia, dan bertelinga panjang sedang berjalan di desa yang dipenuhi oleh makhluk yang sama dengannya. Ya, itu adalah sebuah desa goblin.


Goblin itu memasuki sebuah bangunan yang tampaknya adalah sebuah rumah. Dia melihat-lihat ruangan itu lalu akhirnya pandangannya berfokus pada sebuah kotak yang ada di sudut ruangan, dia perlahan mendekati kotak tersebut. Goblin itu membuka kotak itu, dia membuka bagian atas kotak. Di dalam kotak terdapat sebuah longsword keperakan yang amat berkilau.


" Pedang milik manusia ini sungguh luar biasa "


Pedang keperakan itu adalah pedang seorang manusia yang pernah mencoba menyerang kaum mereka namun gagal dan terbunuh. Satu-satunya hal yang bagus darinya adalah pedang berkilau miliknya. Pedang yang panjang dan sangat tajam.


" Pedang ini bisa kugunakan untuk melindungi kaum kami "


DRAP! DRAP! DRAP!


Terdengar suara seseorang berlari dan langsung menerobos pintu masuk ruangan goblin tadi berada.


Napasnya terengah-engah dan wajahnya ketakutanseperti sedang dikejar oleh sesuatu yang mengerikan.


" Kepala desa, kita diserang desa kita diserang "


" APA!? "


Goblin yang dipanggil kepala desa itu langsung bergegas pergi sambil membawa pedangnya bersama dengan goblin yang memanggil nya tadi


" Dimana mereka menyerang? "


" Mereka ada di gerbang desa "


" Siapa yang menyerang dan ada berapa orang? "


" Mereka manusia dan mereka ada 11 orang, dan mereka dilengkapi armor besi "


Sambil menuju ke tempat terjadinya serangan, kepala desa goblin terus bertanya tentang kondisi penyerangan kepada goblin yang bersamanya


.


.


.


.


Pasukan yang terdiri dari 11 orang, 10 diantara mereka adalah knight yang mengenakan armor full plate dan 1 orang terakhir adalah seorang penyihir yang mengenakan jubah ungu


" Ayo cepat selesaikan ini, habisi mereka semua "


" Siap, pak "


Para knight itu terus membunuh para goblin dengan kejamnya menggunakan pedang mereka


" Ahhh "


" Kuhh "


Jeritan terdengar dimana-mana, goblin yang mencoba melawan dihabisi satu per satu, beberapa wanita dan anak-anak mencoba kabur namun banyak diantaranya yang ikut terbunuh.


Salah satu anak yang belari terjatuh, ibunya langsung berbalik dan mencoba mengangkat anaknya. Sayangnya salah satu knight yang mengejar mereka sudah sangat dekat. Knight itu mengangkat pedangnya untuk menebas ibu dan anak itu, ibu goblin itu mencoba melindungi anaknya dengan memeluknya


"Hahaha matilah!! "


Ibu dan anak goblin tadi menutup matanya.


Tiba-tiba terdengar suara besi beradu, ternyata kepala desa sampai tepat waktu untuk menyelamatkan ibu dan anak tadi.


" Apa? "


Kepala desa goblin menangkis tebasan knight tadi dan membuatnya kesal. Mereka berdua bertarung. Suara besi beradu terus terdengar sampai kepala desa membuat knight tadi kewalahan. Kepala desa mengambil kesempatan itu dengan menambah kecepatan dan kekuatannya untuk membunuh knight yang sedang berhadapan dengannya.


"Arghh"


Kepala desa dengan cepat memotong kepala knight yang dilawannya. Kepals desa merasa lelah, namun masih ada beberapa orang lagi yang harus dilawannya. Kepala desa pun pergi untuk mengalahkan mereka satu per satu karena mereka sedang berpencar


.


.


.


.


Di kedalaman hutan ada seorang pria mengenakan topi dan setelan merah hitam, berjalan dengan santai di hutan yang di penuhi monster, monster yang menyerangnya dikalahkan dalam 1 tembakan, dialah Raja Iblis Desperado.


Desperado keluar dari kastil untuk berjalan-jalan dan melakukan sedikit penyelidikan tentang dunia ini karena dunia ini sedikit berbeda dengan yang dia tau dari dalam game. Desperado memilih jalan hanya mengandalkan perasaannya karena dia lupa meminta peta pada Albert.


Desperado masuk ke dalam hutan, tidak lama setelah dia memasuki hutan dia sudah bertemu dengan sekelompok serigala. Tampaknya para serigala itu ingin memburu Desperado, Desperado sedikit kaget dengan hal ini


"Kenapa monster lemah untuk pemula ada di dekat wilayah kastil? Bukankah harusnya disini ada monster level tinggi seperti troll? "


" Yasudahlah, sekalian aku ingin mencoba skill ku di dunia ini "



Sebuah cahaya biru keluar dari masing-masing Handgun nya dan membunuh serigala dalam sekejap


" Langsung mati semua? Kupikir mereka sudah menjadi kuat karena berada disini.. Sepertinya aku terlalu berharap "


" Rawrrr"


" Aku sangat ' beruntung ' sekali hari ini "


" Yah.. Sekarang ayo kita coba longswordku "


Dari inventori dia mengeluarkan sebuah pedang yang panjang berwarna perak dengan pegangan berwarna emas.


Desperado mengangkat pedangnya lalu menebas salah satu tangan beruang hitam, tebasannya dengan sukses memotong tangan beruang hitam yang ada di depannya.


"Raaawwrrr! "


Beruang hitam itu menyerang Desperado dengan tangannya yang tersisa, Desperado langsung melompat kebelakang


" Cukup main-mainnya, sekarang waktumu untuk mati "


Dengan cepat Desperado langsung menebas kepala beruang hitam itu. Beruang yang sudah mati itu dimasukkan ke dalam inventori miliknya


" Aku ingin mencoba daging beruang untuk nanti "


Desperado melanjutkan perjalanannya, jalan keluar dari hutan sudah kelihatan. Sebelum sampai di luar hutan Desperado mendengar suara jeritan dimana-mana, Desperado langsung berlari dan mencari asal suara tersebut hingga sampailah dia di luar hutan dan yang dilihatnya adalah mayat goblin berserakan, ada knight yang masih memburu para goblin, lalu ada goblin dengan pedang yang sedang bertarung dengan seorang knight.


Desperado mengernyitkan dahinya dan menggertakkan giginya


Manusia sialan jadi seperti ini mereka memperluas wilayah mereka. Pembantaian monster yang memiliki wilayah.


Desperado yang marah berjalan mendekati desa goblin


Goblin yang berhadapan dengan knight tampak sangat kelelahan, goblin itu mencoba menangkis serangan knight yang datang dari bawah namun dia tidak sanggup menahannya dan malah membuat pedang itu terlempar ke arah Desperado


Desperado yang menyadari ada pedang terbang ke arahnya langsung menangkap pedang itu dengan satu tangan


" Hey.. Hey apa ini? Aku baru saja lewat dan ada pedang terbang ke arahku. Kalian mau mati hah!? "


Desperado berbicara dengan nada dan raut wajah yang sangat marah


"Sial manusia ini masih memiliki bantuan lagi"


Goblin itu langsung pingsan setelah dia berbicara


" Hei siapa kau, kau mengganggu pekerjaan ksatria kerajaan. Pergilah dari sini sebelum kami membunuhmu juga"


" Kekeke beraninya kau mengancamku, matilah! "


DORRR!!


Desperado menembakkan salah satu Handgun nya tepat ke jantung knight yang mengancam nya tadi. Suasanya langsung hening. Para knight yang lain langsung mengalihkan pandangan mereka pada Desperado


" Hei siapa kau? Beraninya kau membunuh ksatria kerajaan, semuanya ayo kita bunuh orang ini terlebih dahulu"


"Siap, pak"


"Sudah kubilang, beraninya kalian mengancamku.. Sekarang kalian semua akan mati"


Desperado mengganti senjata menjadi dagger lalu dengan cepat menebas leher para knight yang tersisa



Sebuah sihir petir baru saja menyerang Desperado secara tiba-tiba


"Kekeke anak muda, kau mungkin bisa membunuh kroco itu tapi tak mungkin kau bisa lolos dariku "



Sebuah tali petir memanjang ke arah Desperado, dengan sigap dia langsung melompat ke atas untuk menghindar


" Lemah sekali, kukira kau sangat kuat pak tua"


"Beraninya kau meremehkanku, aku adalah penyihir level 2,akan kuberi kau kematian yang menyakitkan "


" Bukannya aku meremehkanmu pak tua, tapi kau memang benar-benar lemah"


Desperado menyimpan daggernya


" Kalau begitu lihatlah ini... "



Desperado yang masih berada di udara mengeluarkan sihir petir berbentuk naga yang besar


" Mustahil, Dragon Lightning adalah sihir level 5,siapa kau sebenarnya? "


" Kukuku dengarlah namaku ini pak tua, aku adalah Raja Iblis Desperado "


" Raja Ib-... Ahhhhh"


Penyihir itu langsung mati terkena serangan Desperado


"Padahal hanya sihir level 5 kenapa dia heboh sekali? "


Selagi dia berpikir, di belakangnya para goblin sudah bersujud kepadanya