
Dungeon Gate Online atau disingkat DGO adalah game VRMMORPG yang sudah populer selama 10 tahun dari awal perilisannya.
Satoru Jun, seorang player DGO yang berada pada peringkat 1 dengan karakter level 200 yang bernama "Desperado". Dia dikenal sebagai Player Killer yang mengerikan dan kejam, tetapi ini alasan dia menjadi seperti ini karena dia mengambil multi job dimana seorang player bisa melakukan job apapun. Meskipun bisa melakukan semua job tetapi ini adalah job yang tidak populer, hal ini karena player harus membagi stats nya secara merata,tidak seperti job lain yang hanya perlu memfokuskan stats sesuai job mereka.Hal ini menyebabkan multi job sangat diremehkan, begitu pula halnya yang dialami Satoru Jun, terkadang orang-orang datang untuk membunuhnya agar bisa mengambil item yang dimiliki Desperado. Pada akhirnya mereka lah yang dikalahkan oleh Desperado yang dengan pintar memanfaatkan multi job nya tersebut. Hal ini terus dialaminya sampai tak ada lagi yang mau menantangnya dan dia menjadi orang yang sangat ditakuti.
Hari ini adalah hari terakhir sebelum DGO tutup server
"Hahh.. Tidak terasa sudah 10 tahun aku memainkan game ini dan hari ini adalah hari terakhir aku bermain game ini"
Satoru Jun memasang perangkat VR nya
"Baiklah..mari bersenang-senang sampai akhir"
Kesadaran Satoru Jun mulai memasuki dunia game. Dia berada di kota utama game DGO, kota Safyl.
Jun mulai berkeliling di dalam kota, dia memasuki banyak toko, diantaranya cafe, toko senjata, toko pakaian, dan toko lainnya. Dia membeli barang dari semua toko yang dimasukinya, dia hanya ingin menikmati dan bersenang-senang di hari terakhir game ini, lagipula dia memiliki banyak uang di dalam game, jadi dia hanya mencoba menghabiskan uangnya dengan cepat namun uangnya terlalu banyak untuk dihabiskan.
Setelah puas berkeliling dan berbelanja Satoru Jun memutuskan untuk berjalan keluar kota, memasuki hutan dan membunuh monster-monster hanya untuk bersenang-senang. Setelah itu dia memutuskan untuk Logout. Dia masuk ke pengaturan dan mencari tombol Logout, sebelum dia menekan tombol Logout terbesit di pikirannya untuk melakukan hal lain. Tangan kanannya memegang dagu sambil berpikir Mungkin aku harus mencoba solo melawan last boss itu. Lalu dia pun mulai melangkahkan kakinya menuju tempat last boss berada.
Asura, boss level 200 dengan ras iblis. Perawakannya seperti rata-rata manusia biasa, badannya seperti terbakar, dan sihir apinya sangat kuat. Dia adalah Last boss dalam quest DGO. Satoru Jun pernah mengalahkannya sekali, tetapi waktu itu dia melakukannya bersama partynya. Satoru Jun adalah tipe player solo, saat itu dia masih level 150 jadi dia membutuhkan party, dan orang-orang itu juga perlu banyak orang untuk menyelesaikan quest terakhir ini.
"Wah wah kastil ini memang sangat luar biasa bagaimanapun kau memandangnya"
Satoru Jun mulai masuk ke dalam kastil yang sangat besar itu. Dia berjalan masuk sampai ke ruang tahta - tempat Asura berada - lalu memulai tantangan.
[Tantang Asura]
[Yes/No]
Tentu saja dia langsung memilih Yes tanpa banyak berpikir lagi. Tantangan pun dimulai
"Makhluk kotor mana yang berani-beraninya memasuki kastilku tanpa izin!? "
" Heheh kita bertemu lagi Asura "
Meskipun Satoru Jun mengatakan hal itu Asura sebagai program game hanya bisa berbicara sesuai pengaturan.
" Ternyata manusia, beraninya seorang manusia belaka memasuki kastilku yang agung ini, aku akan menghancurkanmu, meminum darahmu, dan memakan dagingmu hahahah "
Walaupun aku sudah mendengar kalimat ini sebelumnya tetap saja terasa menakutkan
Satoru Jun sebagai Desperado tersenyum dan langsung memulai serangan. Dia mengeluarkan dagger dan langsung bergerak cepat ke depan menggunakan skill milik assasin.
Asura melemparkan fireball miliknya tapi langsung dihindari, Desperado sudah sampai di depan Asura lalu melakukan tebasan beruntun. Asura kemudian memukul Desperado, dengan cepat Desperado menyilangkan tangannya untuk menangkis pukulan Asura, Desperado terpental karena menangkis serangan itu.
Pukulannya kuat juga
Desperado menjaga jaraknys dengan Asura lalu mengganti senjatanya dengan dual handgun. Desperado menembak Asura sambil terus berlari mengelilinginya, Asura terus membalasnya dengan fireball namun berhasil dihindari.
Asura tiba-tiba mengubah serangannya
"Apa!?" mata Desperado terbelalak karena kaget dan membuatnya tidak sempat menghindari serangan tersebut
"Akhh"
Desperado merintih kesakitan, HP nya berkurang seperempat
HellFlame adalah sihir api serangan area, area nya meliputi seperempat arena pertarungan Desperado dan Asura. Sihir ini bisa saja dihindari jika di mengeluarkan skill tapi Desperado terlalu lengah hingga tidak sempat bereaksi.
Desperado kembali berdiri lalu mengganti senjatanya dengan longsword. Asura bergerak cepat ke arah Desperado, Desperado langsung mengangkat pedangnya untuk menyerang Asura yang mengarah padanya, Desperado menebas Asura tapi ditangkis dengan kedua tangannya. Lalu Asura menendang Desperado yang membuat nya mundur, memanfaatkan keadaan tersebut Desperado langsung dengan cepat menggunakan skill dan menusuk Asura dengan pedangnya. Pedangnya tertancap di perut Asura dan membuat Asura menerima damage terus menerus. Desperado langsung melompat mundur dan menembaknya dengan Handgun nya lagi, Asura yang dalam keadaan nya sekarang kesulitan bergerak sehingga Desperado menyerangnya dengan leluasa. Kemudian Bar pertama Asura sudah habis, mulai masuk ke Bar kedua atau mode marah.
Saat melawan boss biasanya akan ada 2 tahap yaitu mode biasa saat bar 1 masih ada, lalu mode marah saat bar 1 sudah habis. Biasanya boss akan mengeluarkan skill terkuatnya saat baru memasuki mode marah
Bola Api yang sangat besar muncul, saking besarnya itu menutup seluruh wilayah pertarungan
Skill ini memiliki efek spesial yang sangat mengerikan, skill ini akan mengurangi setengah dari max HP tidak berpengaruh dengan item resistensi api ataupun job tank,apapun job nya HP yang berkurang tetap setengah dari max HP mu, karena itu saat melawan Asura kau harus memiliki HP lebih dari setengah sebelum dia memasuki mode marah.
Bola api super besar itu dijatuhkan ke arena pertarungan
BOOM!!
"Hahaha kali ini kau pasti mati manusia rendahan"
"Uhuk uhuk.. Untung saja tadi HP ku masih lebih dari setengah"
Desperado lalu mengeluarkan potion HP untuk memulihkan HP nya
"Manusia ini sangat keras kepala"
"Heyahh HellFlame"
Asura mengeluarkan sihir nya sekali lagi, kali ini Desperado bisa menghindarinya.
Saat ini HP Asura tinggal setengahnya saja karena dia juga terkena dampak ledakan skillnya sendiri.
"Sekarang saatnya aku mengakhiri ini dengan cepat"
Setelah mengeluarkan skill, Desperado langsung menggunakan Handgun nya lalu mengeluarkan skill ultimate dari Handgun nya
Sinar biru keluar dari Handgun dan menembakkan sesuatu yang sangat besar
Duar!!
Daya ledaknya luar biasa, ini mengurangi HP nya hingga seperempat. Lalu Desperado segera mengganti senjatanya menjadi dagger kemudian bergerak lebih cepat mendekati Asura, Asura mencoba memukulnya dengan pukulannya yang dilapisi api. Desperado melompat menghindari serangan
Di udara dia mengeluarkan skill ultimate berupa tebasan beruntun yang sangat cepat. Asura mencoba menangkis serangan itu dengan tangannya tapi dia tetap menerima damage yang tidak sanggup ditahan olehnya.
HP Asura pun habis dan dia pun akan segera mati
"Tidak mungkin aku dikalahkan oleh manusia rendahan ini.. Ahhhh"
Setelah itu Asura pun mati dan terjatuh
DING
SELAMAT KEPADA PLAYER DESPERADO MENERIMA GELAR
Mendapat gelar pada saat server akan tutup ini rasanya kurang menyenangkan
"Sudah jam 23.59, sudah saatnya aku keluar dan tidur"
Satoru Jun masuk ke pengaturan dan pergi ke menu logout, tapi tiba-tiba mayat Asura mengeluarkan cahaya yang sangat terang dan sangat menyilaukan mata. Satoru Jun tidak sempat logout karena harus menutup matanya.
Saat ia membuka mata tiba-tiba terdengar suara dari arah belakang
"Salam, Tuan"