
Seorang warga desa pergi ke hutan untuk mengambil kayu dan mengambil tanaman yang bisa dijadikan bumbu masakan
Hal-hal seperti ini sudah menjadi keseharian penduduk Desa Kute. Mereka terkadang juga berburu rusa dan kelinci untuk dimakan. Di sisi lain, mereka menanam sayuran sendiri di desa mereka.
Penduduk desa yang sedang mengambil beberapa kayu itu mendengar sebuah suara yang tidak jauh dari tempat dia berada.
Merasa penasaran dengan suara itu, penduduk desa itu pergi ke arah suara itu datang.
Dia berjalan pelan-pelan agar tidak menimbulkan suara, lalu mengintip dari balik semak-semak.
Apa yang sedang dilihat oleh matanya itu ingin membuatnya berteriak, namun dia menahannya agar tidak ketahuan.
Yang dilihat olehnya adalah makhluk berbadan besar, berkulit coklat, dan tingginya berkali-kali lipat tinggi manusia.Makhluk berkulit coklat itu dinamakan sebagai ogre.
Ogre adalah monster yang sangat kuat, namun kecepatannya lambat dan juga memiliki kecerdasan yang rendah.
Penduduk desa itu melihat Ogre sedang memakan sesuatu, kemungkinan besar itu adalah seekor rusa.
Hal yang membuat penduduk desa itu sangat terkejut adalah fakta bahwa ada ogre di dekat desanya. Padahal ogre sama sekali belum pernah muncul untuk makan di dekat sini. Biasanya ogre ada di hutan yang lebih dalam lagi.
Penduduk desa itu pelan-pelan mundur
Merasa sudah cukup jauh dari ogre itu, penduduk desa itu langsung kembali ke desa dengan cepat untuk memberitahu penduduk desa yang lainnya.
.
.
.
.
Disinilah dia,seorang pria berpakaian merah sedang berjalan di kota Lapis. Siapa lagi kalau bukan Desperado. Kini semua orang di kota Lapis sudah tau dengannya, Desperado awalnya memang sudah terkenal namun karena dia menjadi rank-S, dia pun menjadi lebih terkenal lagi.
Selagi berjalan, Desperado menghela napas lega.
"Untunhlah aku bisa kabur dari tempat itu..."
Setelah dia di promosikan menjadi petualang rank-S, dia merayakannya bersama Petualang lainnya di penginapan Desperado lagi.
Para petualang itu minum seperti orang gila, beberapa kali Desperado diajak minum bersama mereka, namun setelah minum beberapa gelas,Desperado pergi keluar mencari udara segar. Meskipun Desperado yang mentraktir mereka semua, namun Desperado tidak suka minum terlalu banyak. Terlebih lagi,sekarang dia tidak bisa merasakan mabuk berkat skill yang baru-baru ini dia dapatkan saat naik level 300.
Skill itu bernama . Skill ini adalah skill pasif yang membuat Desperado bisa menetralkan debuff apapun. Seperti racun, serangan mental, maupun efek alkohol.
"Hari ini aku ingin pergi berjalan-jalan keluar kota saja, tidak usah ambil misi"
Desperado berjalan keluar gerbang kota, sebelum itu dia membeli jajanan terlebih dahulu untuk dimakannya sambil berjalan.
"Ngomong-ngomong aku mau pergi kemana ya?"
Desperado menutup matanya dan memikirkan sebuah tempat yang akan dikunjunginya
"Oh, aku pergi ke desa Kute saja. Mereka sudah menjanjikan makanan lezat padaku...hahaha"
Desperado mulai berjalan menuju desa Kute sambil memakan jajanannya
Makanan yang dibelinya bermacam-macam sehingga butuh waktu yang lama untuk menghabiskannya
"Ahh... Jajanan emang paling mantap"
Desperado sudah menghabiskan semua jajanannya. Dia juga sudah bisa melihat desa Kute.
Berbeda dengan yang dilihatnya terakhir kali, hari ini desa Kute sangat sepi seperti tidak ada orang disana
"Apa ada hal lain lagi yang terjadi?"
Desperado dengan cepat menuju desa itu
Setelah sampai, dia memanggil-manggil siapapun yang ada di dalam desa. Namun tidak ada satu pun jawaban yang terdengar.
Desperado melihat-lihat ke sekeliling desa
Tiba-tiba Desperado mendengar suara pintu terbuka
"Tuan penyelamat"
Seorang anak perempuan keluar dari sebuah rumah dan berlari ke arah Desperado
Bocah ini kan....
"Yo Mary, apa kau sehat-sehat saja?"
"Uhm aku sehat, bagaimana anda bisa tau namaku?"
"Ah, waktu itu ibumu meneriakkan namamu begitu keras"
"Mary, apa yang kau lakukan disana?"
Seorang wanita muncul dari rumah yang sama dan menyusul Mary
"Ibu.. Tuan penyelamat ada disini"
"Ternyata ada tuan penyelamat, maafkan aku tidak langsung mengenal anda"
"Tidak apa-apa bu, ngomong-ngomong kemana penduduk desa yang lain?"
"Itu.. Karena ada ogre di dekat sini, jadi kami bersembunyi di rumah agar desa terlihat tidak berpenghuni sehingga ogre tidak menyerang desa"
"Jadi begitu... Itu hanyalah ogre, panggil semuanya kesini. Aku akan mengatasinya"
"Benarkah tuan?"
" Ya, tentu saja"
"Baik, saya akan segera melakukannya"
Wanita itu pergi untuk memanggil dan mengumpulkan para penduduk desa
Tidak butuh waktu yang lama, semua warga desa sudah berkumpul
"Apakah anda benar-benar akan menyelamatkan desa ini sekali lagi tuan?"
"Ya tentu saja. Jadi, siapa yang melihat ogre itu?"
Seorang pemuda mengangkat 1 tangannya
"Itu saya"
"Kalau begitu, ikutlah denganku. Tunjukkan dimana tempat kau melihat ogre"
"Baiklah saya akan segera memandu anda"
Desperado mengangguk
Pemuda itu berjalan di depan Desperado. Desperado pun mengikutinya
"Tuan, apa alasan anda sampai mau menyelamatkan kami?"
Mendengar ucapan dari kepala desa, Desperado pun berhenti
"Tujuanku masih sama dengan yang kukatakan pada kalian dulu. Ketika aku kembali, siapkanlah hidangan terbaik yang bisa kalian buat"
Para penduduk desa itu tersenyum lebar dan berwajah ceria
"Kalau begitu, kami akan segera menyiapkannya"
Desperado mengangguk lalu berbalik dan pergi
Desperado bersama dengan pemuda itu masuk ke dalam hutan
Pemuda itu berjalan dengan hati-hati ketika dia mengatakan tempatnya sudaj dekat.
Mereka berdua sampai di semak-semak dan mengintip di balik semak-semak itu
"Kenapa aku juga harus sembunyi?"
"Ssstt... Lihat itu tuan, seekor ogre ada disana. Dia tampaknya sedang memakan sesuatu"
Desperado juga bisa melihat ogre itu makan dengan lahap
Setelah melihat seekor ogre itu, Desperado pun menghela napasnya
"Ada apa tuan, apa terlalu berbahaya?"
"Bukan begitu, hanya saja.... "
"???"
"Dia itu hanya ada 1 saja? Kupikir mereka ada banyak! Hanya 1 saja aku bisa membunuhnya kapan saja, bahkan dari sini"
"Apakah itu benar tuan?"
Mata pemuda itu bersinar-sinar
"I-iya itu memang benar, kalau begitu akan kutunjukkan padamu"
Desperado mengeluarkan 1 handgunnya dan mempersiapkan dengan daya hancur yang kecil karena hanya 1 handgun.
Cahaya biru ditembakkan dari handgun Desperado dan tepat mengenai ogre itu. Ogre itu langsung lenyap tanpa sisa, dan daya rusak disekitarnya sangat kecil.
"Sudah selesai bukan, yah walaupun sangat aneh bagiku untuk menyerang diam-diam"
PROK! PROK! PROK!
"Itu sangat luar biasa tuan, anda langsung menembaknya dan dia lenyap begitu saja"
"Ayo kembali"
Pemuda itu mengangguk, dan matanya masih bersinar-sinar melihat Desperado
Ini agak mengganggu
Desperado dan pemuda itu keluar dari hutan dan kembali ke desa
Desperado disambut oleh semua orang di desa yang sedang mempersiapkan hidangan besar untuk semua orang di desa.
Pada akhirnya semua orang di desa merasa sangat senang dan berterimakasih kepada Desperado.
Desperado ikut menikmati makan besar itu dan menikmatinya bersama seluruh penduduk desa
Yah tidak buruk juga