
Di hadapan Desperado ada Albert, para petinggi serta para komandan pasukan yang sudah berlutut padanya
"Angkatlah kepala kalian"
Albert dan para iblis yang lain mengangkat kepalanya
Awalnya aku selalu menyuruh mereka berdiri, aku baru ingat jika mereka berlutut itu harusnya mereka disuruh mengangkat kepala terlebih dahulu setelah berlutut. Aku memang masih awam untuk hal seperti ini.
"Baiklah semuanya, terima kasih sudah datang kesini"
"Tuan tidak perlu berterima kasih, ini memang kewajiban kami untuk menghadap ketika anda memanggil"
"Umu.. Baiklah, kalau begitu langsung saja. Hari yang kita rencanakan sudah dekat, karena itulah aku mengumpulkan kalian"
"Ini, berarti kita akan segera menunjukkan diri kita, benar Yang Mulia?"
"Itu benar Kaijin, seperti yang aku bilang sebelumnya"
Para iblis itu tersenyum lebar
"Tapi.. Akan ada sedikit perubahan rencana"
Seketika senyum para iblis itu menghilang lalu mereka kembali berwajah serius
"Apa yang diubah Yang Mulia? Apakah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan?"
"Bukan begitu. Awalnya aku mengatakan kita akan mengambil alih ibukota, tapi sekarang tujuannya kuubah menjadi mengambil alih Fugian Kingdom"
Semua yang ada disana memasang wajah terkejut. Tapi mereka juga merasa senang
"Apakah ada alasan khusus Yang Mulia ingin langsung menguasai 1 kerajaan?"
"Tidak ada, aku hanya mengingat bahwa dulu kalian juga mengusai banyak wilayah. Awalnya aku ingin mengusai perlahan-lahan,aku berpikir untuk mengusai 1 kota terlebih dahulu untuk kalian atur. Namun mengingat dulu kalian sudah pernah mengatur suatu wilayah juga sebelumnya, jadi aku berpikir untuk langsung mengusai 1 kerajaan lalu menyebarkan kalian untuk mengatur wilayah masing-masing"
"Jadi begitu, Saya mengerti Yang Mulia"
"Umu... Aku akan menyerahkan wilayah-wilayah itu untuk kalian atur. Aku percaya pada kinerja kalian"
Sekali lagi senyum lebar terlihat di masing-masing wajah para iblis itu
"Terima kasih atas kepercayaan anda Yang Mulia"
Para iblis itu berbicara serentak
"Aku sudah memberitahu pada Albert sebelumnya, jadi aku biarkan Albert yang menjelaskan hal ini kepada kalian"
"Dimengerti, Tuan"
Albert maju dan berbalik ke arah para iblis yang lainnya sedang berlutut.
Albert menjelaskan apa saja yang akan mereka lakukan nanti di Fugian Kingdom, dimana mereka akan menyerang, apa saja yang tidak boleh diserang, lalu siapa saja kunci rencana ini agar berjalan lancar dan waktu melakukannya, yang terakhir adalah kemunculan Raja Iblis di ibukota
"Itulah yang akan kalian semua lakukan nanti di Fugian Kingdom, fokus utama kita berada di ibukota. Selain ibukota, kita boleh melakukan apapun asal tidak berlebihan"
Albert kembali berbalik ke arah Desperado dan membungkuk
"Saya sudah selesai Tuan"
"Umu.. Kembalilah"
"Baik Tuan"
Albert kembali ke tempatnya semula berlutut
Desperado bangkit dari duduknya
"Yang terakhir dariku adalah tidak perlu semuanya pergi, tinggalkan beberapa pasukan di wilayah ini untuk berjaga-jaga kalau kita diserang lagi. Jika Empire sialan itu berani menyerang lagi, aku akan meratakan tempat itu dengan tanah"
"Dimengerti Yang Mulia"
"Baiklah para iblis sekalian, ayo kita tunjukkan kekuatan kita pada mereka!!"
"OHHH!!"
Suara sorakan memenuhi ruang tahta
.
.
.
.
Di tengah ibukota Fugian Kingdom berjalan seseorang dengan rambut abu-abu dan mengenakan syal biru melingkar di lehernya sedang menuju ke arah guild dengan santainya
Orang itu membuka pintu guild
Semua mata memandang ke arahnya
Para petualang berbisik-bisik sejak orang itu mulai terlihat di pintu guild
"Lama tidak bertemu, Ellen"
Resepsionis itu langsung melihat ke arah orang yang memanggil namanya
"Wah, ternyata kau sudah kembali. Bagaimana perjalananmu?"
"Tidak ada yang spesial, aku kembali karena merasakan firasat buruk kali ini"
"Oya, oya, firasat apa yang bisa membuatmu merasa buruk tuan petualang rank-S?"
Seseorang tiba-tiba menyela pembicaraan orang itu dengan Resepsionis guild
Orang itu langsung menoleh ke arah suara itu datang
Terlihat seorang pria berambut merah dan memakai perlengkapan petualang yang terbilang mewah
"Tenyata kau juga disini, Hikaru"
"Hahah, aku kesini karena aku dengar ada seorang petualang rank-S baru di kota ini"
"Benarkah? Aku sama sekali tidak mengetahuinya"
"Kalau kau selalu pergi berjalan entah kemana tentu saja kau akan ketinggalan berita, Hayato"
"Aku hanya suka bertualang, itu saja"
"Heheh.. Begitu ya, kalau begitu firasat buruk apa yang kau rasakan?"
"Entahlah, aku hanya merasa seperti itu saja. Karena itu aku segera kembali kesini"
"Yah, semoga saja tidak terjadi hal yang buruk"
"Kalau begitu, aku sekarang yang bertanya, siapa petualang rank-S baru itu?"
"Aku juga baru sampai kesini, jadi aku tidak tau"
"Ellen, siapa petualang rank-S yang baru itu?"
"Ya, namanya adalah Desperado, dia berpakaian merah yang mencolok, dia memiliki senjata yang aneh namun itu sangat kuat. Oh, dia menjadi rank-S kurang dari 2 bulan sejak dia mendaftar"
"Apa!? 2 bulan katamu!? Bahkan pria rambut abu-abu tidak normal di depanku ini saja butuh 1 tahun untuk menjadi rank-S. Bagaimana orang itu bisa naik begitu cepat?"
"Apa maksudmu tidak normal, aku ini normal"
"Mana ada orang normal mencapai rank-S dalam setahun sialan. Ellen bisa kau beritahu alasannya?"
"Hm... Karena dia lebih tidak normal?"
Hikaru dan Hayato hanya bisa tercengang mendengar jawaban Resepsionis itu
"Kenapa nadamu malah seperti bertanya?"
"Mau bagaimana lagi kan? Dia itu tidak normal, maksudku kekutannya. Dia bahkan bisa mengalahkan 2 kraken dalam waktu singkat, bisa menghentikan invasi undead bahkan bisa mengalahkan vampir. Dia juga tampan terlebih lagi dia juga kaya, dia itu terlalu luar biasa"
Di saat itu, kedua petualang rank-S itu berpikir dalam hatinya
Apa-apaan dengan deskripsi karakter pria super sempurna itu!?
"Ah sudahlah, jadi dimana dia sekarang?"
"Aku juga tidak tau, sudah beberapa hari ini aku tidak melihatnya datang kesini"
"Hey hey apa mungkin dia ketularan dirimu Hayato? Dia pergi berkeliling kemana pun yang dia mau"
"Apanya yang ketularan? Memangnya ini sejenis penyakit?"
"Hahaha"
Setelah itu mereka mengobrol dengan santai di dalam guild.
Para petualang yang lain juga berkumpul di sekitar mereka.
Hayato menceritakan tentang apa saja yang terjadi dalam perjalanannya, Hikaru juga menceritakan tentang apa yang dia lakukan selama ini
Para petualang itu merasa sangat senang berkumpul disana, bagaimana tidak? Disana ada 2 petualang rank-S sekaligus
Tidak terasa malam pun telah tiba
Para petualang yang asik mengobrol tiba-tiba merasakan getaran yang sangat kuat yang berasal dari pusat kota
"Getaran ini tidak normal, ayo pergi melihat"
Komando Hayato diikuti semua orang termasuk Hikaru
Mereka semua bergegas keluat dari bangunan guild. Mereka semua melihat cahaya merah yang sangat terang dari pusat kota
" Apa yang sedang terjadi?"