The Strongest Villain

The Strongest Villain
Revive



Desperado menyuruh Albert untuk memanggil petualang berarmor merah yang diampuninya itu ke ruang tahta.


Albert pun menerima perintah itu, dan segera keluar dari ruangan.


Tak lama kemudian Albert kembali ke ruang tahta bersama dengan petualang itu. Dengan segera mereka menghadap ke Desperado


"Hm"


Menyadari kesalahannya, Albert langsung memegang dan menekan bahu petualang itu sampai berlutut


"Kau seharusnya berlutut dihadapan raja iblis"


Albert juga ikut berlutut


"Maafkan kesalahanku, tuan"


"Tidak masalah. Sekarang manusia, sebutkanlah namamu"


"Nama saya adalah Hawk"


"Hawk ya. Baiklah Hawk, aku akan membicarakan kesepakatan kita tadi"


"Baiklah. Saya juga berharap seperti itu"


"Kalau begitu, apakah mayat orang tuamu masih ada? Jika tidak ada maka mereka tidak bisa dibangkitkan"


"Itu, saya pikir itu masih ada. Karena mereka dikuburkan di dekat rumah saya"


Kuburan dekat rumah?


"Ho... Apa rakyat Empire diperbolehkan membuat kuburan di dekat rumah mereka masing-masing?"


"Tidak, itu tentu saja tidak boleh. Saya sendiri tidak tinggal di dalam Empire namun saya tinggal di dekat hutan yang tidak jauh dari Empire"


Jadi begitu ya, pantas saja. Ngomong-ngomong karena dia bisa menggunakan busur itu, apa levelnya tinggi ya? Biar kulihat dulu


"Aku mengerti kalau begitu"


Desperado menggunakan Appraisalnya kepada Hawk


Desperado sepertinya sedikit terkejut dengan status petualang itu


Hahahah, Level maksimumnya ada di angka 150?


Setelah melihat lebih detail, barulah rasa terkejutnya perlahan hilang


Ternyata dia adalah Half-Elf pantas saja batasan levelnya bisa tinggi. Aku kira dia manusia. Walaupun begitu, levelnya masih berada di angka 43,sangat jauh dari batasan yang ia punya. Seharusnya kau berikan saja batasanmu pada Margareth haha"


Namun, setelah melihat lebih banyak lagi, Desperado kembali terkejut, sekarang dia lebih terkejut daripada yang pertama.


D-Dia seorang perempuan!? Aku yakin tadi suaranya seperti suara laki-laki. Terlebih lagi namanya adalah Elisa, kenapa dia berbohong tentang namanya?


Albert tampaknya menjadi bingung melihat tuannya yang menjadi diam saja.


"Tuan.. Tuan... Tuan."


Desperado tersadar dari lamunannya tadi


"Oh, ada apa Albert?"


"Ah, tidak apa-apa, hanya saja tuan menjadi diam secara tiba-tiba"


"Jangan pikirkan itu. Hmm... Hawk berdirilah, lalu lepaskan helmet mu itu"


"Baiklah"


Hawk yang telah diperintahkan kemudian berdiri, setelah itu dia membuka helmet merahnya itu.


Terlihatlah wajahnya yang putih dan tampak halus, rambut pendek seperti pria berwarna coklat, dan mata yang berwarna biru. Namun, telinganya tidak seperti elf, telinganya adalah telinga manusia normal.


Pantas saja, dengan penampilan seperti itu, kemungkinan dia hanya akan dikira sebagai cowok cantik


"Hm.. Apa kau ini perempuan?"


Hawk tampaknya terkejut


"Eh? Anda sangat luar biasa langsung bisa mengetahui saya adalah perempuan dalam sekali lihat. Biasanya orang-orang akan mengira saya laki-laki"


Kalau suaramu seperti itu tentu saja orang akan mengira kau laki-laki. Dan lagi, jika semua orang punya skill appraisal sepertiku pasti orang manapun akan tau.


"Mendengar suaramu yang seperti itu, tidak heran kau akan dikira laki-laki. Apa itu suara aslimu?"


"Ah, tidak. Tunggu sebentar.. Ehem.. Ehem.. Aaaa.... Bagaimana sekarang tuan raja iblis?"


Suara yang terdengar seperti pria itu seketika berubah menjadi suara perempuan yang lemah lembut


"He.. Suaramu bagus juga sebagai perempuan. Apalagi yang kau palsukan? Dari namamu yang sedikit aneh itu, sepertinya itu nama palsu."


"Bukan begitu, Hawk itu adalah nama saya saat menjadi petualang, nama asli saya adalah Elisa"


"Umu.. Baiklah, kembali ke topik, kita akan menghidupkan kembali orang tuamu setelah itu kau akan menyerahkan busur ini padaku kan?"


"Itu benar"


"Kalau begitu, bersiaplah untuk mengantarku ke kuburan mereka"


"Sekarang pun saya bisa langsung berangkat"


Kali ini Albert angkat bicara


"Apakah orang tuamu itu sudah lama mati?"


"Berdirilah terlebih dahulu Albert"


"Baik tuan"


Sesuai perintah tuannya, Albert pun berdiri dari posisi berlututnya


"Iya, tapi tidak terlalu lama, itu 2 tahun yang lalu "


"Hahahah aku juga tidak bisa melakukannya"


"Apa!? Bukankah anda bilang akan menghidupkan orang tuaku kembali?"


"Jika aku hanya sendiri saja"


"Eh?"


"Jika hanya aku seorang yang melakukan ressurection, tentu tidak bisa. Namun, jika ditambah seorang lagi yang menggunakan ressurection maka aku bisa menggunakan skill ku untuk menggabungkan 2 ressurection menjadi 1 skill baru yang bisa menghidupkan orang mati tak peduli berapa lama pun orang itu telah mati. Tetap saja mayatnya harus ada"


"Jadi begitu ya, anda memang luar biasa tuan"


"Karena itu Albert, panggil Olivia kesini"


"Baik tuan"


Albert segera meninggalkan ruangan, dan meninggalkan Desperado dan Elisa di dalam ruangan itu


Elisa tampak sedikit tegang ditinggal berdua dengan sosok raja iblis yang ada di depannya


"Tidak perlu tegang begitu, aku tidak akan memakanmu"


"Um... Baiklah"


Tercipta suasana yang sangat hening karena tak ada yang memulai percakapan


Suara pintu membuat Elisa sedikit terkejut


Orang yang muncul dari balik pintu adalah Albert dan Olivia


"Selamat siang, Yang Mulia~"


Olivia mengangkat satu tangannya untuk menyapa Desperado


"Hm.. Selamat siang"


"Olivia, berapa kali aku katakan padamu, kalau kau memberi salam pada tuan itu harus sopan"


"Yang Mulia saja tidak mempermasalahkannya, kenapa kau yang marah? Kau saja yang terlalu kaku. Benarkan, Yang Mulia~?"


"Hahah, ya aku tidak menyalahkan hal itu. Dan Olivia, jangan mengejek Albert, itu adalah kepribadiannya. Kau tidak boleh melakukan hal itu"


"Baik, Yang Mulia~"


"Umu... Kalau begitu, ayo kita berangkat sekarang"


Elisa memimpin jalan di depan


Setelah meninggalkan gerbang, Desperado memberi untuk semuanya. Seharusnya dia tidak memberi Albert karena Albert bisa menggunakan sayapnya sendiri, tapi berdasarkan kepribadian Albert, Desperado tidak mau Albert menjadi sakit hati karena dia sendiri yang tidak diberi.


Setelah itu, mereka segera terbang menuju rumah Elisa, atau lebih tepatnya ke kuburan orang tuanya


Mereka terbang ke arah Arsene Empire, namun mereka hanya lewat saja. Rumah Elisa berada di dekat hutan yang ada di luar Empire


Setelah sampai, mereka pun turun


Mereka berempat telah sampai di depan rumah kayu


"Kesini, ke sebelah sini"


Elisa membawa Desperado dan yang lainnya ke sebelah rumahnya.


Ada 2 kuburan yang terletak berdekatan disana


Mereka berhenti di depan kuburan itu


"Pasti ini. Kau galilah kuburan itu, Albert bantu dia"


"Baik tuan"


Albert dan Elisa menggali kuburan itu masing-masing 1 kuburan


Setelah selesai menggali, Desperado melihat tulang-belulang yang ada di dalam kuburan itu


"Kalau begitu kita mulai saja Olivia"


"Baiiik~"




Desperado mengeluarkan skill nya bersama-sama dan mengarahkannya ke tengah-tengah mayat itu berada


Kegelapan dari keduanya bergabung


Desperado memperhatikan layar status miliknya


... Persyaratan Sudah Terpenuhi ...


" Baiklah sekarang"



Penggabungan kegelapan itu membuat kegelapannya makin membesar sampai menembus awan


Kegelapan itu menelan mayat keduanya


Di dalam sana, tubuh ayah dan ibu Elisa dibentuk kembali seperti semula


Setelah beberapa saat, kegelapan itu mulai menghilang


Terlihat seorang pria manusia dan seorang elf perempuan


"Akhirnya selesai"