The Strongest Villain

The Strongest Villain
Item Lagi?



Albert yang sudah mendapat perintah dari tuan nya saat ini sedang berjalan di kastil dan memberitahu para iblis lain tentang informasi yang berkaitan tentang serangan manusia dan juga perintah tuannya.


Yang pertama diberitahu adalah para petinggi, Kaijin dan yang lainnya langsung pergi menuju tembok pertahanan kastil untuk mengatur para iblis yang berada di dekat sana.


Setelah itu, Albert juga segera memberitahu pasukan yang ada di dekat kastil untuk menuju ke gerbang depan.


Sekarang semuanya sudah diberitahu, Albert juga bergegas pergi menuju ke tembok pertahanan bersama petinggi yang lain


Di atas tembok itu, Albert dan yang lainnya bisa melihat sekelompok besar pasukan yang terdiri dari manusia.


Albert segera melompat ke atas gerbang dan menunggu mereka datang. Setelah para manusia itu sampai di depan gerbang, Albert pun mengeluarkan suaranya


"Selamat datang, para manusia bodoh"


Para petualang itu terkejut lalu melihat ke samping kiri dan kanannya. Terakhir baru mereka melihat ke atas.


Para petualang itu melihat ke arah Albert yang membentangkan sayap hitamnya. Albert mulai turun perlahan-lahan ke depan para petualang itu


"Entah kepercayaan diri atau kebodohan, berani sekali kalian langsung menyerang dari depan"


"Keh... Kenapa juga kami perlu menyusun taktik untuk melawan iblis, kalian itu sangat lemah. Buktinya kalian hanya punya wilayah ini, kalau kalian kuat buat apa juga hanya mendiami 1 tempat. Raja iblis kalian itu sudah menghilang 100 tahun lalu, pasti karena dia itu pengecut dan lari ketakutan.. Hahahaha!"


Suara tawa bergemuruh di antara para petualang itu. Para iblis yang mendengar hal itu merasa sangat marah saat ini, terutama Albert yang tepat berada di depan mereka.


Kemarahan Albert memuncak, dia langsung meledakkan kepala orang yang dengan lancangnya menghina tuannya


"Berani-beraninya manusia lemah sepertimu menghina tuan kami yang kekuatannya tak terbayangkan. Sesalilah hal itu di neraka"


Para petualang itu langsung menutup mulutnya dan terdiam. Suasananya menjadi hening. Para petualang itu langsung menyiapkan senjata mereka.


Para iblis pun juga sudah sangat siap untuk menyerang. Mereka hanya tinggal menunggu Albert memberi komando


"Semuanya, SERAAANG!!! "


" OHHH! "


Gerbang kastil terbuka, pasukan yang menunggu di dalam langsung berbondong-bondong keluar, para iblis yang sejak tadi berada di atas tembok juga mulai menyerang.


.


.


.


.


Sementara yang lain sedang perang, Desperado menunggu di dalam ruangannya. Dia menggunakan mirror of view untuk melihat jalannya pertempuran. Bahkan dari awal, ketika petualang mengejeknya. Desperado hanya tertawa melihat mereka mengejeknya, namun dia ikut terkejut saat Albert langsung menghancurkan kepala petualang itu


Ternyata Albert yang selalu bermuka datar itu sangat mengerikan ketika marah


"Hmm... Sepertinya mereka sudah memulai pertempurannya"


Terlihat di dalam cermin itu para iblis dan para petualang sedang bertempur. Ledakan sihir terjadi dimana-mana, potongan mayat manusia berhamburan kemana-mana. Para iblis melakukan hal ini dengan baik, ketika barisan depan terluka, barisan kedua langsung maju. Barisan yang terluka akan diobati lalu kembali ke barisan dari yang terbelakang. Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Kerja sama yang bagus dari para iblis membuat Desperado bangga.


"Bagus bagus, seperti inilah yang aku harapkan. Tidak ada korban satu pun dari pihak kita, tapi pasukan musuh harus dihancurkan berkeping-keping."


Desperado sudah puas melihat kinerja rakyatnya. Kali ini dia memperhatikan para petualang. Petualang pertama yang membuatnya tertarik adalah petualang berarmor merah cerah yang sedang memegang busur


"Kenapa dia harus memakai armor yang mencolok seperti itu? Ah,tidak, aku juga memakai pakaian serba merah walaupun bukan armor."


Setelah itu, dia melihat sesuatu yang membuatnya terkejut. Itu adalah busur yang dibawa oleh petualang itu.


"Kenapa lagi-lagi item top player muncul dihadapanku? Kali ini milik Alice?"


Desperado mengehela napasnya


"Kenapa mereka bisa mendapatkan benda semacam ini dengan mudah?"


Desperado bangkit dari duduknya lalu memikirkan sesuatu


"Hm.. Karena sebentar lagi Raja Iblis akan debut di Fugian Kingdom, kurasa ini saat yanh tepat "


Desperado langsung memakainya dalam sekejap


" Aku rasa aku juga harus ikut, mengingat busur itu sangat kuat"


Alice adalah seorang top player ke 5 di dalam DGO, job nya adalah archer. Keahlian memanahnya ditambah busur Bow of the wind god miliknya dengan kemampuan spesial. Busurnya bisa menambah kekuatan angin secara otomatis pada setiap tembakan. Ditambah lagi busur ini tidak memerlukan anak panah sama sekali, busur ini otomatis menciptakan anak panahnya sendiri ketika busur itu ditarik. Selain itu, busur ini juga menambah kepekaan pengguna terhadap sekitar dan juga menajamkan penglihatan pengguna ketika digunakan.


"Baiklah semua sudah terpasang dengan benar, aku akan segera ke sana "


Desperado langsung menggunakan teleportasi untuk berpindah ke depan gerbang


Tidak disangka, ketika selesai berteleportasi, panah baru saja dilesatkan ke arahnya.


" Kebetulan yang tidak menyenangkan "



Sebuah lingkaran hitam langsung terbang ke arah anak panah yang melesat kencang itu. Seketika panah itu ditelan oleh cahaya itu san berhenti begitu saja


Petualang yang menembakkan panah itu terlihat sangat terkejut panahnya bisa dihentikan dengan mudah


Para iblis yang sedang bertempur itu langsung menoleh ke arah Desperado


"Ya-Yang Mulia? "


" Tuan?"


Para iblis itu tampaknya ingin menghentikan kegiatannya dan ingin berlutut, namun hal itu langsung dihentikan oleh Desperado


"Tidak perlu memberi hormat, kalian lanjutkan saja pertempurannya"


Desperado berbicara dengan suara yang sedikit berbeda. Suaranya menjadi serak tapi hanya sedikit. Dia mengubahnya dengan salah satu skill barunya yaitu . Skill ini bisa merubah suara pengguna sesukanya.


Para iblis yang mendengar suara berbeda datang dari raja mereka sedikit terkejut, namun mereka tetap tau kalau yang di depan mereka itu adalah raja mereka


"Baik, Yang Mulia/Tuan"


"Oi, mereka bilang Yang Mulia, bukankah itu berarti orang itu adalah Raja Iblis!?"


"Mana mungkin! Dia sudag hilang 100 tahun lalu, ini pasti hanya akal-akalan mereka"


"Ayo kembali bertarung"


"OHHH! "


Desperado hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kumpulan otak otot yang ada di depannya



Tubuh Desperado perlahan melayang ke udara, dan menjadi semakin tinggi


Skill-skill baru ini sangat hebat, aku bahkan bisa terbang. Harusnya dari dulu aku diberikan skill ini. Ini menyenangkan


"Tuan, anda juga bisa terbang?"


"Ya, tentu saja. Bukankah saat ini aku sedang terbang? "


" Itu luar biasa tuan, boleh saya tau kenapa tuan perlu merepotkan diri anda untuk ikut pertempuran ini?"


"Yah itu bukan apa-apa, hanya..... "


Desperado melihat ke arah petualang berarmor merah yang ada dibawahnya. Dia pun memanggil petualang itu


" Hey.. Bocah merah yang disana"


Petualang itu langsung melihat ke atasnya


"Serahkan busur milikmu, maka aku akan mengampuni nyawamu"


"Apa!?"