The Strongest Villain

The Strongest Villain
Guild Petualang



Akhirnya Desperado sampai di depan gerbang ibukota Fugian Kingdom


Desperado pun berjalan masuk dengan santai


Di Novel yang kubaca biasanya para penjaga gerbang akan meminta diperlihatkan kartu identitas orang yang ingin masuk, tapi sepertinya disini tidak begitu


Desperado melihat sekelilingnya, namun dia merasa bahwa tempat ini tidak asing. Dia merasa kalau dia pernah berada di tempat ini sebelumnya


Bukankah ini kota Safyl? Walaupun sedikit berbeda aku sangat yakin kalau ini adalah kota Safyl


Kebetulan ada seorang pak tua yang lewat, lalu Desperado memanggilnya


"Ada apa anak muda? "


" Pak bisa beritahu aku nama kota ini"


"Karena kau tidak tau, jadi kau bukan orang sini?"


"Ya begitulah "


" Nama kota ini adalah kota Lapis, ibukota dari kerajaan Fugian Kingdom "


Jadi namanya berbeda ya


" Jadi begitu"


"Ngomong-ngomong anak muda, melihat dari pakaianmu sepertinya kau adalah petualang"


"Bisa dibilang begitu"


"Karena kau petualang pasti kau akan pergi ke guild petualang, dan karena kau baru disini akan kutunjukkan guild Petualang berada"


Pak tua itu tanpa persetujuan langsung berjalan dan meminta Desperado untuk mengikutinya


Desperado mengikutinya sambil melihat-melihat sekitar. Dia melihat bangunan-bangunan yang sama seperti di dalam game


Aku nanti akan pergi untuk melihat toko-toko itu, barangkali ada seseorang yang ku kenal


".... Da? "


" Anak muda? "


Desperado langsung tersadar dari lamunannya


" Ini adalah guild Petualang, bangunan terbesar di kota ini"


Desperado memandang takjub bangunan yang sangat besar di hadapannya


"Terimakasih atas bantuanmu pak, sampai repot-repot mengantarku"


"Itu tidak masalah.. Sampai jumpa"


Pak tua itu lalu berbalik dan pergi


Padahal dia tinggal bilang saja kalau guild itu adalah bangunan yang paling besar di ibukota


Desperado masuk ke dalam bangunan guild


Dia berjalan ke arah resepsionis guild


"Ada yang bisa kubantu tuan?


"Aku ingin mendaftar menjadi petualang"


"Baiklah silahkan isi formulir ini"


Resepsionis ini mengambil sebuah kertas formulir lalu menyerahkan nya pada Desperado


Desperado mulai mengisi formulir itu


Nama : Desperado


Umur : 18 Tahun


Job : Assasin


Aku cukup menulis seperti ini saja. Selama aku menjadi petualang aku akan menggunakan daggerku saja karena Handgunku dianggap aneh disini


Desperado mengembalikan formulir pendaftaran pads resepsionis guild


"Baiklah akan kami proses pendaftarannya"


Resepsionis itu pergi


"Hey apa ini, pria kurus ini ingin menjadi petualang? "


Seorang pria berbadan cukup besar dan tampaknya sedang mabuk itu bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Desperado


" Apa urusannya denganmu? "


" Hah!? Berani-beraninya seorang pemula membalas perkataanku"


Pria itu marah dan menekan bahu Desperado


"Hey singkirkan tangan kotormu ini"


Desperado menatap pria itu


"Memang kenapa? Apa kau kesakitan hah!? Makanya berhentilah jadi petualang dasar lemah"


Pria itu menekan bahu Desperado semakin kuat


Desperado sangat marah dengan tindakan pria besar di depannya


"Sudah kubilang singkirkan brengsek! "


BUMP!


Desperado menyikut perut pria besar itu dan membuat pria itu terpental dan mematahkan 1 meja yang ada disana


Pria besar itu bangkit dan tampak sangat marah


" Beraninya kroco ini memukulku"


Pria besar itu berlari ke arah Desperado sambil menyiapkan ancang-ancang untuk memukul


Desperado dengan cepat maju ke depan, menjatuhkan pria itu lalu mengarahkan dagger miliknya ke leher pria itu


"KYAAA! "


Resepsionis yang baru kembali teriak histeris dan langsung berlari ke tempat perkelahian


" Tolong jangan bertarung di dalam guild tuan Barbaros "


Desperado kembali menyimpan Daggernya. Kali ini dia tidak menyimpan di dalam inventori, melainkan di dalam sarung yang dipasang di pinggangnya


" Cih.. "


Pria yang disebut Barbaros itu kembali berdiri lalu pergi keluar guild dengan kesakitan


"Hmph... Dialah yang memprovokasiku terlebih dulu "


" Maafkan atas kelalaian kami tuan Desperado, Ini adalah kartu guild mu"


Resepsionis itu menyerahkan kartu guild kepada Desperado


Desperado mengulurkan tangannya dan mengambil kartu itu


"Kalau begitu saya akan menjelaskan sedikit tentang petualang "


"Petualang terbagi menjadi 6 peringkat, yang teratas adalah rank-S dan yang terbawah adalah rank-E, rank-S hanya ada 2 di ibukota. Rank anda saat ini adalah rank-E yang artinya adalah peringkat terbawah"


Desperado mengangguk paham


" Jadi bagaimana agar bisa menaikkan peringkat ku dengan cepat? "


" Jika anda melakukan banyak misi atau melakukan kontribusi besar maka peringkat anda akan naik dengan cepat "


" Jadi begitu "


" Dan yang terakhir anda hanya bisa mengambil misi sesuai rank anda atau satu tingkat di atas rank anda saat ini"


" Kalau begitu baiklah aku akan memulainya besok. Untuk saat ini bisakah kau memberitahu dimana letak penginapan? "


" Tidak jauh dari sini ada penginapan yang bernama penginapan Loreal"


"Kalau begitu terimakasih "


Desperado berbalik dan pergi meninggalkan guild


Desperado mulai berjalan mencari penginapan, dia melihat-lihat sekelilingnya mencari tanda nama penginapan Loreal


Desperado terhenti di depan gang sempit , lalu dia pun pergi kesana


" Hahaha kita bertemu lagi bocah"


Barbaros ternyata ada di ujung gang sempit itu, dan dia menunggu Desperado untuk keluar dari gang itu


"Haih.. Kenapa aku harus bertemu orang bodoh ini lagi"


Desperado langsung berlari ke arah Barbaros dan menendangnya


Barbaros langsung terpental dan mengenai tembok dengan keras


"Uakh"


Barbaros memuntahkan darah karena punggungnya terhempas


"Kau masih berani memprovokasiku "


Desperado berjalan ke arah Barbaros yang sedang tumbang


Barbaros menunjukkan eksperi ketakutan karena Desperado mengeluarkan niat membunuhnya


" T-tunggu tolong jangan bunuh aku.. Aku minta maaf"


Desperado berhenti


Barbaros menyeringai


Barbaros mencoba menyerang Desperado


"Arghh "


Tanpa disadari kepala Barbaros sudah putus dari kepalanya akibat serangan dagger Desperado


" Mana mungkin aku akan memaafkanmu"


Setelah membunuh Barbaros, Desperado membakar mayatnya dengan sihir api untuk menghilangkan tanda-tanda adanya pembunuhan disini


Setelah itu Desperado kembali berkeliling untuk mencari penginapan


Katanya dekat tapi sudah kucari-cari tidak ketemu


Setelah sekian lama berkeliling akhirnya Desperado menemukan sebuah bangunan bertanda "Loreal"


Desperado senang karena dia telah menemukan penginapan tapi bangunan yang ada di seberangnya membuat Desperado mengamuk dalam hatinya


Sialan sudah lama aku berkeliling ternyata penginapan ini ada di belakang guild, seharusnya dia bilang saja kalau penginapan ini ada di belakang guild tidak perlu bilang dekat. Mana bisa penginapan ini terlihat kalau di depannya ada bangunan sebesar ini


Setelah selesai marah-marah Desperado masuk ke dalam penginapan


CLANG! CLANG!


Suara lonceng di pintu masuk berbunyi


"Selamat datang pelanggan"


Disana ada pria tua yang tadi memberitahu jalan menuju guild


"Oh.. Ternyata kau berasal dari penginapan ini pak tua"


"Ya itu benar haha.. Ini adalah penginapanku. Lalu apa kau kesini untuk menginap? "


" Benar, berapa biayanya"


"1 malam 3 koin perak, jika ditambah makanan maka ada tambahan 5 koin tembaga"


"Kalau begitu aku akan tinggal disini untuk 10 hari"


"Baiklah totalnya menjadi 35 koin perak"


"Ini dia"


Desperado menyerahkan 35 koin perak kepada pak tua pemilik penginapan


"Ruanganmu adalah yang paling ujung "


" Baiklah"


Desperado pergi menaiki tangga menuju kamarnya


Di dalam kamarnya terdapat sebuah kasur dan di sebelahnya ada meja yang diatasnya ada lampu dari lilin


Desperado menjatuhkan diri ke kasur itu lalu berbaring


"Aku akan naik peringkat secepatnya agar aku bisa leluasa dalam mencari informasi "


Setelah memikirkan beberapa hal Desperado pun tertidur