The Strongest Villain

The Strongest Villain
Bertemu Petualang



" Hm.. Ada apa dengan kalian? "


" Anda adalah penyelamat desa kami, jadi sudah sewajarnya kami berterima kasih "


" Ya aku tau kalian seharusnya berterima kasih tapi kenapa kalian bersujud? "


" Anda tadi mengatakan bahwa anda adalah Raja Iblis, Raja Iblis adalah sosok yang kami hormati jadi kami bersujud kepada anda "


Asura itu dihormati oleh para goblin ini, seriusan nih?


" Begitu. Baik kuterima sujud kalian, berdirilah"


Para goblin itu bangkit dari sikap bersujudnya.


Desperado menggerakkan tangannya menyuruh goblin yang ada dihadapannya


" Apa yang bisa saya lakukan Yang Mulia? "


" Siapa pemimpin desa ini? "


" Saya sendiri, Yang Mulia "


" Jadi begitu "


" Kalau begitu aku akan bertanya kepada kepala desa, apa ada alasan khusus para manusia tadi menyerang kalian? "


" Tidak ada Yang Mulia, mereka sudah dari dulu melakukan ini untuk memperluas wilayah mereka "


Kepala desa goblin itu terlihat sangat kelelahan namun tetap menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Desperado. Desperado pun menyadari hal itu


" Kau duduklah, kau pasti lelah karena berjuang melawan para Knight tadi "


" Terima kasih Yang Mulia "


Kepala desa goblin itu duduk, lalu Desperado kembali berbincang dengannya


" Jadi sudah berapa lama hal ini terjadi "


" Sejak 100 tahun lalu, ketika Raja Iblis yang baru telah menghilang para manusia memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerang para iblis dan juga membasmi kami yang non manusia. Desa kami yang besar hanya tinggal sekecil ini "


Desperado mengepal tangannya dengan keras


Padahal aku juga melakukan hal seperti ini dulu untuk naik level tapi entah kenapa aku merasa sangat marah kali ini


" Jadi begitu.. Baiklah aku juga akan memperkenalkan diri. Aku adalah Desperado Raja Iblis yang 100 tahun lalu menghilang seperti yang kau bicarakan tadi"


"Dan terakhir ras ku adalah manusia"


Para goblin yang mendengar hal itu sangat terkejut, terlihat dari wajah mereka


"Tapi tenang saja, aku adalah Raja Iblis aku sudah bersumpah akan membalas manusia-manusia yang sudah menindas ras iblis "


Mumpung suasananya bagus akan kumanfaatkan kesempatan ini


" Bagaimana kepala desa? Maukah kalian para goblin menjadi bawahan ku dan bersama-sama membalas semua perbuatan para manusia itu? "


Para goblin tampak ragu-ragu untuk menjadi bawahan Desperado


Tidak berhasil ya? Yasudah mau bagaimana lagi


" Ahem.. Kalau kalian ragu ti- "


Para goblin itu kemudian bersujud sekali lagi kepada Desperado


" Kami bersedia menjadi bawahan anda Yang Mulia "


"Kami bersedia"


Semua goblin yang bersujud disana, sudah bersedia menjadi bawahan Desperado


" Berdirilah kalian semua. Aku akan segera memberitau pelayanku - Albert - tentang kalian yang sudah menjadi bawahanku dan menjadi rakyat kaum iblis kami "


Desperado yang sudah mengatakan mulai membuka sistem karakternya


Kalau tidak salah aku bisa berkomunikasi dengan telepati, tapi apa di dunia ini masih bisa digunakan? Selain itu Albert adalah seorang NPC


Desperado yang sedang mencari-cari akhirnya menemukan cara untuk mengirim pesan pada Albert, yaitu Voice Message. Disana ada nama Albert dan nama yang lain


Desperado menekan nama Albert


"Ada yang bisa saya bantu tuan? "


Sip pesannya masuk


" Aku ingin memberitahumu kalau aku menerima para goblin yang ada di sekitar hutan di dekat wilayah kastil kita sebagai bawahanku. Jadi sekarang mereka adalah rakyat kita, aku serahkan sisanya padamu"


"Siap tuan"


Baiklah 1 urusan sudah selesai


"Baiklah aku sudah memberitahu pelayanku tentang kalian, nanti dia yang akan mengurusnya"


"Terimakasih Yang Mulia "


Dari dalam hutan muncul 5 orang yang mengenakan armor kulit dan membawa senjata


Siapa mereka ini? Bala bantuan orang-orang tadi?


" Ayo kepala desa "


Desperado mengajak kepala desa bersamanya untuk menemui orang-orang itu


Desperado yang datang bersama dengan goblin membuat orang-orang itu terkejut dan langsung melakukan kuda-kuda bertarung


Desperado langsung menembak pedang salah satu orang


DORRR!!!


"Siapa kau ini? Kenapa manusia berada di pihak monster?"


"Kasar sekali, harusnya aku lah yang bertanya siapa kalian ini? Kenapa kalian menyerang kami tanpa alasan"


"Huh apa kami butuh alasan untuk menyerang monster? "


DORRR!!!


Kali ini Desperado menembakkan Handgunnya nyaris mengenai kepala orang yang berbicara dengannya


" Sial kau mencoba membunuhku, aku lah sekarang yang akan membu- "


" Tunggu dulu Frey "


" Kenapa kau menghalangiku Carl? Aku akan membunuh ******** ini, dia menggunakan benda aneh itu untuk membunuhku barusan"


Para manusia itu malah berdebat dengan sesama mereka


Hm? Benda aneh? Apa mereka tidak tau senjata api? Pantas saja armor para knight dan pedang orang ini sangat mudah ditembus Handgunku


" Tenangkan dirimu Frey, orang yang di depan kita ini sangat berbahaya, aku merasa dia bisa mengalahkan kita berlima dengan mudah"


"Apa!?.... Kalau kau sampai bilang begitu berarti dia sangat kuat"


Pria yang disebut Frey itu langsung menenangkan dirinya


Anak laki-laki yang menghentikan pertikaian tadi maju dan mulai berbicara dengan sopan


"Maafkan atas perbuatan kami tuan, kami adalah petualang dari Fugian Kingdom "


Anak kecil ini hebat juga, dia merasakan kekuatanku padahal baru saja bertemu


" Jadi kalian adalah petualang, apa yang kalian lakukan disini? "


" Ah tadi kami melarikan diri dari kejaran beruang hitam dan malah berakhir disini"


"Beruang hitam? "


Eh?mereka melarikan diri dari beruang lemah itu? Berarti mereka ini sangat lemah


" Ngomong-ngomong kami belum memperkenalkan diri"


"Namaku adalah Carl, lalu yang marah-marah tadi adalah Frey, yang dibelakang itu adalah Dayne, lalu yang di sebelah kiri adalah Luna, dan yang terakhir di sebelah kanan adalah Mai"


Anak laki-laki yang disebut Carl ini membawa tongkat sihir, Frey membawa pedang yang ditembak Desperado, lalu Dayne membawa tameng, Luna membawa tongkat juga, dan terakhir Mai membawa busur


"Begitu ya, sepertinya kalian kesulitan "


" Ngomong-ngomong tuan, siapa nama anda?"


"Namaku Desperado lalu yang disebelahku ini adalah kepala desa disini"


"Namaku Gobu"


Jadi namanya Gobu


"Ngomong-ngomong tuan Desperado, kenapa disini banyak mayat goblin? "


" Ah tadi ada knight yang menyerang desa ini, tapi sekarang mereka sudah kubunuh. Lihat disana"


Desperado menunjuk ke mayat-mayat knight yang sudah dia bunuh tadi


Para petualang pun melihat para knight itu


"Oi bukankah mereka ksatria kerajaan? Dan yang ini meskipun aku tidak tau siapa tapi dia mengenakan jubah ungu, berarti dia penyihir level 2"


"Tuan, apa anda yang membunuh mereka semua? "


" Saat aku datang satu knight sudah mati, lalu aku membunuh sisanya "


" Anda sangat kuat tuan Desperado, mereka adalah ksatria kerajaan yang terlatih, lalu ada penyihir level 2 dan anda berhasil membunuh semuanya tanpa terluka sedikitpun"


Mereka kuat? Hei mereka itu sangat lemah, mereka mati dengan satu serangan dariku


"Begitu ya, tadi itu aku sedang marah jadi tidak sengaja membunuh mereka semua"


"Tidak sengaja... "


Para petualang itu tampaknya mengeluarkan senyum tidak enak


" Karena kalian dari kingdom, bisakah aku meminta kalian mengantarkanku ke kingdom?


"Hah!? Kenapa kami ha-"


Carl langsung maju dan memotong perkataan Frey


"Ah baiklah, kami akan mengantar anda. Tapi kami takut bertemu dengan beruang hitam lagi kali ini"


"Tenang saja, bukankah kalian sudah melihat apa yang kulakukan ini? Beruang hitam itu sangat mudah"


Carl tersenyum lebar mendengar perkataan Desperado


"Baiklah silahkan ikuti kami"


Para petualang itu kembali menuju hutan tempat mereka datang


"Kalau begitu aku pergi dulu kepala desa"


"Selamat jalan Yang Mulia"


Gobu menundukkan kepalanya


Desperado pun mengikuti para petualang masuk ke dalam hutan