The Secret

The Secret
chap 31. gemulai



"akting yang cukup bagus" nyinyir Arktis tersebut dengan gaya angkuhnya.


Valencia hanya diam dan dengan gerakan yang anggun dan langkah yang pasti ia mendekati pemilik butik tersebut. pemilik butik tersebut menelan Saliva nya susah. karena dia sedang berhadapan dengan orang penting di negara A, sedangkan wanita yang sedang dikelilingi oleh bawahan Valencia juga seorang Arktis terkenal.


"waktumu hanya 1 menit untuk mengusir wanita angkuh ini." ucap Valencia sambil melirik ke arah arloji mahalnya Graff Diamonds Hallucination yang dinobatkan sebagai jam tangan termahal di dunia. Untuk mendapatkan jam tangan yang terbuat dari berlian 110 karat ini, seseorang perlu mengeluarkan uang US$55 juta atau Rp817,09 miliar (kurs Rp14.856/US$). bagi Valencia mendapatkan bara mewah seperti itu bukanlah hal yang sulit. aktris sombong yang berebut pakaian Dengan Valencia tadi membelalakkan matanya tak percaya melihat arloji mahal Valencia. dibandingkan dirinya dengan Valencia dia bukanlah apa-apa.


Valencia memang sengaja menampakkan arloji mahalnya untuk membungkam mulut Elisa Sato mantan pacar atasannya dulu. mungkin karena penampilan culun Valencia dulu oleh sebab itu Elisa tidak dapat mengenali dirinya.


"baik...baik...aku pergi ke toko lain saja" ucap Elisa dengan menghentakkan kakinya meninggalkan butik tersebut.


Valencia yang melihat itu tersenyum mengejek dan melanjutkan kegiatannya untuk memanjakan dirinya di spa dan belanja untuk keperluan dirinya sendiri rasanya sudah lama ia tidak pernah memanjakan dirinya sendiri. meskipun banyak pelayan di rumah nya tapi rasanya berbeda jika ia turun tangan langsung.


sementara itu di sebuah apartemen tampak asisten Ryan sedang menahan tawanya saat melihat penampilan bos nya memakai pakaian layaknya perempuan dan bertingkah seperti perempuan. Ryan yang melihat para bawahan nya sedang berusaha menahan tawa merasa kesal sendiri dan langsung melempar Hells yang dipakainya ke sembarang arah.


"prangggggggg"


para bawahannya langsung menunduk ketakutan "ayo lanjutkan, kalian tertawalah" ucap Ryan dingin dan langsung pergi ke kamarnya untuk berbersih diri.


"ini tidak bisa dibiarkan, Runtuh sudah harga diriku dimana ketampanan ku selama ini? mau tidak mau Li Wei harus menjadikan aku sebagai asisten nya" geram Ryan kesal dalam hati.


Ryan sudah bersiap ingin menelepon Li Wei namun ia kembali terngiang kata Li Wei terakhir kali jika ini satu-satu jalan agar dia diterima sebagai asisten pribadi nya Li Wei si nona manja keturunan tuan Wei.


"silahkan ditandatangani nona" ucap Ryan mencontohkan dengan suara lembut layaknya seorang wanita. dengan menambah kan sedikit gerakan gesit lembut-lembut manja. sangat menggambarkan seorang pria yang gemulai. ditambah gaya jalan yang sangat eksotis.


"prok...prok...prok..." semua orang yang di ruang tamu bertepuk tangan akhirnya Ryan dapat menyelesaikan latihannya dalam waktu 9 jam. dan langsung diawasi oleh para bawahannya. mereka dilarang untuk berpindah tempat apalagi duduk sebelum ia menyelesaikan latihannya. dikarenakan jengkel atas tindakan para bawahannya yang sedari tadi menahan tawa melihat dirinya. membuat Ryan menghukum seluruh bawahannya.


"ya, tidak apa dihukum karena baru kali ini tuan menghukum kami dengan manusiawi" ucap salah satu asisten nya dan dijawab dengan anggukan dari bawahannya yang lain.


"apa mau ditambah hukumannya" ucap Ryan dingin


"maaf tuan, saya tadi salah bicara" ucap asisten nya cepat.


Ryan mengibaskan tangannya dan berlalu meninggalkan para bawahannya.


#jangan lupa like


#komen


#vote🥺