The Secret

The Secret
Chap 10.diburu



happy reading all🥰🥰🥰


Arthur hanya meliriknya sinis dan dengan angkuhnya berlalu pergi meninggalkan Ryan


"cihhhh.sombong sekali bajingan ini."batin Ryan dalam hati mengeram kesal.


"Ryan, kenapa lama sekali?"


degggggg.


Arthur menghentikan langkahnya. ia seperti mendengar suara yang tidak asing ditelinga ya. untuk menghilangkan rasa penasarannya Arthur membalik badannya.


"sweety..." batinnya


ia berjalan menuju Ryan dan Valencia. menarik Valencia ke dalam dekapannya.


"auuuuchhhh..." Valencia kaget dengan pelukan mendadak Arthur. dengan sekuat tenaga ia mencoba lepas dari dekapan Arthur namun tenaga Arthur jauh lebih besar dari tenaganya.


Ryan yang melihat itu hanya tersenyum sinis, ia mencoba menarik paksa Valencia dari arthur.


"wah. selain buta tuan Bernando ini juga tidak punya sopan santun ya." ucap Ryan bersikap santai.


melihat dari cara bicara dan pandangan Ryan yang seolah memprovokasinya membuat Arthur berpikir meninggalkan Ryan dan menggendong Valencia ala bridal style.


"shitt." Ryan mengumpat dan menendang kursi yang ada di hadapannya lalu bergegas meninggalkan restoran tersebut.


----------------


di dalam mobil Valencia yang sedari tadi diam dan sibuk mencerna rentetan kejadian yang baru saja terjadi akhirnya melayangkan protesnya pada Arthur.


sepanjang perjalanan ia menggerutu dan mengumpat tidak jelas sedangkan Arthur hanya diam mendengarkan ocehan wanita pujaannya yang sama dengan kicauan burung Kolibri yang tak ada habisnya.


Valencia heran saat Arthur membawa nya kearah yang berlawanan arah dengan vila nya juga vila Arthur. Valencia mendengar suara deburan ombak dan menolehkan kepalanya ke sisi kanannya terlihat jelas olehnya laut biru. seketika rasa kesalnya tadi pada arthur terlupakan dengan pemandangan air laut biru yang menenangkan jiwa.


Arthur mengentikan mobilnya di pinggir pantai, dan menarik tangan Valencia.


kedua terdiam cukup lama memandangi air laut biru.


"adakah yang bisa kau jelaskan?"


"emmm. itu...itu."Valencia tergagap.kemudian tersadar


"ini,mengapa jadi kau yang marah, bukankah seharusnya aku yang marah karena kau bertindak sesukamu" Valencia menatap marah pada arthur.


"aku peringatkan padamu untuk jauhi Arthur, dia itu pria yang licik."


"terserah padamu, tapi kau harus jaga batasanmu karena aku sangat yakin tindakanmu ini akan segera sampai ditelinga orangtuaku. dan kau tau apa yang terjadi mungkin kau tidak akan selamat." Valencia berbicara sarkas dan menatap remeh Arthur.


Arthur hanya mengedikkan bahunya acuh, satu hal yang tidak diketahui dunia bahwa keluarga Smith dan keluarga Bernando sedari dulu memang teman baik namun ada satu hal besar yang harus mereka lindungi yaitu tali persahabatan kedua keluarga tersebut. dan untuk menutupi itu mereka menunjukkan pada dunia seolah-olah Merekam adalah musuh besar yang bersaing dalam segala hal.


"tuan Arthur yang terhormat kembalilah pulang nanti aku akan menyuruh Jack menjemput ku percuma ada kau disini tapi kau seperti patung hidup yang......"


grep.


Arthur memeluk Valencia dan tubuh keduanya terjatuh ke pasir pantai.


"sweetie, untuk saat ini menurutlah jika ingin selamat,. perintah Arthur dingin.


tampak di atas tebing ada beberapa pria berbaju hitam yang memiliki lambang basilisk menembakkan sebuah anak panah ke arah mereka dan sasaran utama mereka adalah Valencia.


Arthur adalah pria yang peka dengan keadaan sekitarnya, setiap pergerakan disekitarnya dan suara suara yang ada disekitar nya ia bisa membedakan yang mana milik Hewan yang mana milik manusia.


Arthur menarik tangan Valencia untuk berlindung di bawah batu karang, Valencia yang berjalan tanpa menggunakan alas kaki merenggut kesal karena kaki-kaki mungilnya yang indah harus tergores oleh pecahan batu karang.


sedangkan para pria berbaju hitam yang memakai lambang basilisk itu mulai mengejar Arthur, mereka mendapat perintah dari bos besar mereka bahwa Arthur sedang berada di pantai.


tadi saat Ryan dan Arthur berjumpa di restoran, membuat Ryan memutuskan untuk membuntuti Arthur tapi siapa sangka Arthur malah pergi membawa Valencia. tidak ingin membuang waktu Ryan memerintahkan anggotanya yang berada di sekitar pantai mulai melakukan misi cleaning the beach.


misi cleaning the beach adalah misi awalan klan Odessa untuk melakukan penyisiran target di sekitar wilayah pantai. di misi ini mereka hanya membuat target mereka merasa terintimidasi dan sudah melakukan pergerakan juga sekaligus mengunci pergerakan target tidak sampai membunuh hanya mengunci dan menghalangi pergerakan mereka saja.


sedangkan di negara A di ruangan kerja tuan Bernando menerima laporan bahwa putrinya saat ini dalam bahaya. mana bisa ia diam sedangkan putrinya sedang berjuang antara hidup dan mati.


ia dengan segera menghubungi seluruh anggota nya yang ada di negara X untuk membantu Arthur dan Valencia. Jack dan dave juga tak kalah paniknya dua keluarga besar itu tengah menekan mereka berdua agar dapat membawa kedua pewaris itu kembali dengan selamat. dengan segera Jack menyusul tuannya dengan membawa beberapa tim mereka yang dilengkapi dengan senjata tajam.


terdengar suara kaki yang berjalan mengendap mendekat ke arah mereka, Arthur mengajak Valencia untuk menyelam ke dalam air. Valencia hanya bisa menurut pada arthur walau kakinya terasa perih ia hanya bisa menahannya dengan menggigit kemeja milik Arthur.


"lapor, disini black melapor di bagian bawah batu karang lokasi di sini kosong, mereka tidak ada di sini" ucap pria hitam yang berjalan sambil memegang senapan.


saat dirasa pria itu sudah pergi cukup jauh Arthur keluar dari dalam air seraya menghembus kan nafasnya. tampak keadaan Valencia sama seperti dirinya. ia menepuk pipi Valencia pelan.


"hei sweetie apa kau masih kuat,"


"Arthur kakiku sakit."Valencia meringis kesakitan seraya mengangkat kakinya yang sudah pucat dipenuhi dengan luka goresan di kakinya. Arthur yang melihatnya ikut merasakan sakit, bagaimana tidak sakit saat melihat wanita pujaannya meringis kesakitan. bukan ini yang dia mau tadinya Arthur ingin membawa Valencia ke pantai hanya ingin menghabiskan waktu berdua juga seraya membahas buku kuno yang ada pada Valencia, tapi takdir berkata lain Arthur lalai dengan dipenuhi rasa cemburu ia membawa Valencia tanpa pengamanan para pengawalnya.


ia tidak tega melihatnya namun lokasi mereka saat ini sangat bahaya dengan tangan kosong mana bisa ia melawan anggota Odessa. ia melihat di depan mereka ada sebuah pulau cukup besar jika diukur melalui pengamatan nya jarak dirinya dengan pulau itu hanya 15 km dengan tenaganya ia yakin bisa menyeberangi nya. mungkin di sana ia akan melakukan pemulihan diri dan mengatur strategi.


Valencia mengikuti dimana arah tatapan Arthur,


"Arthur jangan katakan kau mau ke pulau itu dengan menyeberangi nya?" tanya Valencia menggelengkan kepalanya.


#***like


#komen


#vote***