
Li Wei berjalan cepat meninggalkan Arthur dengan segala pemikirannya. waktu bergulir begitu cepat banyak rasa sakit yang tidak bisa diungkapkan ke semua orang namun dipendam dalam hati. Sama seperti hubungan Li Wei dengan Lian (Ryan). dapat dikatakan dulu mereka menjalin suatu hubungan tanpa ada status. hingga sampai dititik dimana dia dan Lian nya berpisah.
malam hari nya di bawah sinar rembulan malam, dengan gorden yang sedikit dibuka membuat sedikit sinar rembulan masuk menambah kesyahduan malam. Valencia tertidur gelisah bergerak kesana-kemari, keringat membanjiri pelipisnya.
"tidakkkkkk!" suara jeritan Valencia terdengar histeris. dengan segera ia mengatur deru napasnya. berjalan menuju meja rias dan mengambil buku kuno "misteri cinta". tiba-tiba angin malam berhembus membuka lembaran kedua dari buku tersebut.
di dalam buku tersebut terdapat gambar bunga bleeding heart tumbuh disebuah taman dikelilingi oleh 5 ekor lebah madu. dan seorang gadis yang menangis memegang bunga tersebut.
"ini tidak mungkin" ucap Valencia dalam hati. iya memerhatikan lembar kedua buku tersebut dengan cermat, dan tanpa ia sadari air matanya jatuh dengan sendirinya.
"wuuuussssssh" angin kencang berhembus kembali menutup buku yang Valencia buka.
"tok...tok..tok..."
Valencia berjalan membuka pintu kamar nya. tampak Arthur dengan raut wajah panik datang menghampiri nya. ia menarik tangan Valencia menghapus sinar rembulan seketika liontin yang dipakai Arthur mengeluarkan cahayanya. cahaya tersebut terpantul ke buku yang Valencia buka seketika buku tersebut dapat terbuka dengan sendirinya. namun begitu Arthur membalikkan badannya membelakangi sinar rembulan buku tersebut tertutup kembali.
"apa kau merasakannya juga, sweetie?" tanya Arthur panik
Valencia mengangguk mengiyakan. tak bisa dipungkiri memang menurut ramalan mereka akan menjalani kisah masa lalu dari prince Aaron dan princess Lyodra.
"bukannya di cerita yang disampaikan oleh orang tua ku princess Lyodra mati terbunuh, lalu kenapa di gambar tadi tampak seorang gadis menangis memegang bunga bleeding heart?" tanya Valencia.
"apapun itu, kita memang harus menjalani kisah cinta yang rumit ini, jika dimasa lalu princess Lyodra yang tergila-gila dengan prince Aaron. maka di masa sekarang aku yang akan terus mengejar cinta mu". ucap Arthur penuh keyakinan.
Valencia hanya memalingkannya mukanya ke arah lain. takdir yang sudah ditentukan oleh tuhan tidak ada yang tahu, mau tidak mau, suka tidak suka setiap Umat nya hanya bisa mengikuti alur yang sudah ditetapkan oleh sang pencipta. tak dapat dipungkiri nama Arthur mulai memasuki relung hati Valencia walau hanya sedikit namun pikiran nya tak bisa berhenti untuk memikirkan Ryan.
"apapun akhir dari kisah ini aku harap bukakan sedikit ruang di hatimu untuk kuisi. kita ciptakan sendiri kisah kita, kita ubah sendiri kisah kelam di buku ini menjadi kisah yang manis." Arthur menatap Valencia dengan tatapan sendu.
Valencia hanya diam tidak menanggapi. "sudahlah sebaiknya kau lanjut lah beristirahat, tadi aku hanya ingin memastikan keadaan mu saja." Arthur menuntun Valencia ke tempat tidur dan menyelimuti nya.
"good night sweetie, semoga mimpi indah" ucap Arthur seraya mengusap kepala Valencia. dan berjalan keluar menuju kamar nya.
Valencia hanya memberi respon dengan mengangguk kan kepalanya.
di pagi hari yang cerah. namun tidak secerah wajah-wajah semua orang yang duduk didalam mobil, saat ini rombongan mobil Arthur dan para pengawalnya sedang menuju ke kota khinsasa dimana mereka menghadiri perjamuan makan yang diadakan oleh perdana menteri di negara K sebagai bentuk ucapan terimakasih karena telah membantu masyarakat dalam mengahadapi wabah.
Valencia, Arthur dan Li Wei sama-sama termenung dengan pemikiran nya masing-masing. Jack yang mengemudikan mobil pun hanya bisa diam melihat tingkah aneh dari pada tuan dan nona-nona mudanya. sedangkan Dave sudah lebih dulu ke bandara mengatur persiapan penerbangan mereka nantinya.
sampai di perjamuan mereka dilayani dengan baik oleh perdana menteri negara K. selama makan ada seorang putri dari perdana menteri memandangi Arthur dengan tatapan memuja, Valencia yang melihat itu berusaha tetap biasa saja. namun saat tangan perempuan itu ingin melap keringat yang ada di dahi Arthur, Valencia langsung merebut nya.
"uuupppssss, maaf nona, biar aku saja karena tuan Arthur Bernando adalah kekasih ku" ucap Valencia sarkas.
Arthur menahan tawanya melihat muka Valencia yang kesal. sampai selesai makan pun Valencia tampak tidak bersahabat dengan putri perdana menteri tersebut.
"natondi Yo"(terimakasih).
"yes, your are welcome sir" ucap Arthur ramah membungkuk kan kepalanya. tak lupa ia juga bersalaman dengan putri perdana menteri tersebut, diikuti oleh Li Wei dan Valencia. walau tidak suka dengan putri perdana menteri tersebut demi menghormati orang tertinggi di negara K. Valencia terpaksa menjabat tangannya.
kemudian mereka masuk kedalam mobil. didalam mobil tidak ada pembicaraan sama sekali sampai di bandara segala persiapan sudah diatur oleh Dave.
"kalian berjalan lah lebih dulu, aku ingin ke toilet dulu sebentar" ucap Li Wei dengan tergesa-gesa seperti menahan sesuatu.
"Jack, kau ikuti dia!" perintah Arthur
selesai buang air, tiba-tiba ada yang menarik tangan Li Wei dengan erat.
"bian!" ucap Li Wei dengan ekspresi terkejut.
#like
#komen
#vote