The Secret

The Secret
Chap 26.memikul seperti beras



"akhir-akhir ini aku jarang melihat Li Wei, dia ada di mana"? tanya Arthur. Valencia yang ditanya seperti itu seketika menjadi masam hatinya ia merasa tidak suka jika Arthur memikirkan wanita lain mungkin saja Valencia sudah menaruh hati pada arthur.


"aku tidak tahu" ucap Valencia ketus seraya turun dari mobil dan membanting pintu dengan keras. Arthur yang melihat itu hanya tersenyum geli..


baru beberapa langkah Valencia berjalan Arthur sudah menarik tangannya.


"cup" Arthur mengecup kening Valencia lembut.


mendapat kecupan mendadak dari Arthur ditempat umum membuat pipi Valencia memerah bak buah tomat matang.


"pria ini benar-benar" rutuk Valencia dalam hati. meskipun ia kesal dan malu namun jauh didalam lubuk hati nya ia merasa senang diperlakukan manis didepan umum oleh Arthur.


"baiklah sweetie, nanti aku akan menjemputmu" ucap Arthur seraya mengacak-acak rambut Valencia dan berjalan kembali menuju mobilnya.


"jalankan mobilnya, ke lokasi Li Wei saat ini" perintah Arthur. kepada Jack sang asisten handalnya.


"menurut informasi dari beberapa bawahan kita, nona muda Wei belakangan ini sedang dibuntuti oleh ketua organisasi Odessa." ucap Jack menerangkan kepada Arthur saat ia mendapati Arthur sedang menatapinya lewat spion yang ada di dalam mobil.


spion dalam digunakan untuk melihat objek dibagian belakang mobil.Spion ini letaknya di bagian dalam mobil alias interior. Biasanya spion dalam menempel pada plafon mobil bagian depan dekat kaca depan. Ada pula sebagian produsen mobil yang meletakkan spion dalam menempel jadi satu dengan kaca depan.


Spion ini untuk membantu pengemudi melihat apakah ada objek yang berada bersisi di belakang mobil. Biasanya spion dalam dipakai ketika parkir mundur atau mengatur jarak dengan kendaraan di belakang. Spion dalam diatur dengan cara manual.


mobil yang membawa Arthur akhirnya berhenti didepan Texas state capital. sebuah gedung bersejarah di negara A.


"kalian susuri semua lokasi, ingat bergeraklah seperti bunglon"


perintah Arthur, ia berjalan mengikuti titik lokasi dimana Li Wei berada. bukan hal yang susah untuk melacak Li Wei karena di anting Li Wei Arthur memasang GPS dalam bentuk chip kecil. anting itu khusus diciptakan untuk orang-orang yang terdekat dengan dirinya.


"awawwwwwwwwwchhhhhh"


ringis Li Wei kesakitan. "hei___". ucapan Li Wei terhenti ketika melihat sosok didepannya. bukannya minta maaf. Li Wei malah memukul dada kekar Arthur menumpahkan segala kekesalannya dengan Ryan.


tidak ingin berdebat panjang dengan Li Wei, Arthur menyuruh Jack untuk mengamankan Li Wei agar berhenti mengoceh.


Jack yang mendapat perintah dari tuannya segera memikul Li Wei bak karung beras dan memasukkan ke dalam mobil lalu menguncinya.


Jack mengacungkan jempolnya kepada Arthur. Arthur kembali berjalan seraya memperhatikan gerak-gerik mencurigakan diantara patung-patung yang ada di bangunan tua tersebut.


Arthur melipat ibu jari ke depan telapak tangan. Lalu menyelipkan ibu jari nya di antara telapak tangan nya, simbol jari ini adalah pertanda bahaya dan waspada. bawahan Arthur yang mendapat isyarat dari tuannya semakin meningkat kan kewaspadaan Mereka.


sementara itu dibalik bangunan yang lain Ryan sedang menghubungi Para anggota nya. setelah memastikan kondisi sudah dibawah kendali nya. Ryan menyuruh para bawahannya agar mundur dan segera pergi meninggalkan lokasi bangunan tua tersebut.


"tuan 1 menit lagi gedung ini akan hancur" teriak salah satu bawahan nya.


"shiiiiiittttt...Ryan sialan!!! umpat Arthur berlari kencang meninggal lokasi bangunan tua tersebut.


"duuuuuarrrrrrrrr"


#***like


#komen


#vote**