
Sesampainya di negara K Valencia dan Arthur langsung menuju ke kota Lagos. salah satu kota terpadat dengan kemacetan yang parah serta populasi udara yang buruk. Valencia tampak beberapa kali mengibaskan tangannya menahan gerah tampak wajah putih nya memerah Arthur yang melihat itu mencoba membuka jendela namun saat tangannya ingin membuka jendela tangannya langsung ditepis oleh Valencia.
"apa kau tidak lihat udara. disini sangat buruk?" Valencia menatap tajam pada arthur.
"daripada kau harus menahan panas ada baiknya jendelanya dibuka lalu kau kenakan saja masker." jawab Arthur.
Li Wei yang melihat perdebatan mereka berdua menepuk dahinya "ini kenapa mereka berdua menjadi oon di waktu yang bersamaan." pikir Li Wei.
"kalian bisa diam tidak! jika panas bukankah tinggal menghidupkan AC saja?" teriak Li Wei.
Valencia dan Arthur terdiam. lalu Li Wei memerintahkan supir mereka menyalakan AC mobil karena kedatangan mendadak tuan dan nona mudanya membuat ia lupa menyalakan AC mobil.
Christo merupakan orang suruhan keluarga Smith yang kebetulan tinggal di negara K. kebetulan ia sedang ada urusan keluarga di negara K. mendapat tugas mendadak dari tuan besar Smith Christo langsung melajukan mobilnya menuju bandara.
setelah perjalanan panjang yang melelahkan mereka langsung beristirahat ke kamar mereka masing-masing, Arthur tidur bersebelahan dengan kamar Valencia.begitu juga dengan Li Wei.
mereka mengistirahatkan tubuh mereka. untuk mengumpulkan tenaga menghadapi hari besok yang mungkin akan sangat melelahkan.
ditambah tempat mereka saat ini adalah kota yang jauh dari kata bersih dari segala aspek membuat Li Wei yang memang notabene anak manja ingin segera kembali ke negara nya.
----------------
"ini tuan muda" ucap petrick pada atasannya seraya memberikan sebuah laporan kepada atasannya tersebut.
Ryan membaca laporan tersebut. matanya sangat tajam dan teliti terutama dalam memeriksa laporan.
dalam laporan tersebut ada statistik perkembangan virus gojiver sebuah virus yang digabungkan dari virus hewan langka. efek dari virus ini adalah muntah darah dan kehilangan tenaga diiringi dengan bertingkah layaknya hewan.
proses penyebaran virus ini bahkan sangat cepat bisa menyebar melalu air juga udara. mengingat di kota Lagos yang kebersihan nya sangat minim sangat memungkinkan untuk menyamarkan virus ini dengan kondisi di kota ini.
Ryan benar-benar sangat memperhitungkan langkahnya ini. belakangan ini perusahaan farmasi miliknya sudah tidak banyak memiliki investor itu dikarenakan adanya perusahan farmasi milik ibunya Valencia.
"hmmm. besok perbanyak penyebaran ke sarana dan prasarana umum juga ingat berbaur seperti rakyat biasa" perintah Arthur.
petrick menganggukkan kepalanya nya dan berucap "tuan mungkin kita akan mendapat sedikit kendala"
"apa maksudmu?" tanya Ryan menekan suaranya dengan mimik muka datarnya.
"semalam saya mendapat laporan kalau nona Valencia dan Arthur saat ini ada di negara ini. belum dapat dipastikan apa tujuan Mereka kesini. karena Mereka datang dijemput langsung oleh tuan Christo." jawab petrick.
brukhhhhh.
"jadi bagaimana dengan rencana kita yang lainnya?" tanya Ryan.
petrick tersenyum smirk memberikan laporan nya yang lain kepada tuannya.
"hmmmm.putri dari tuan Li yang di negara C ini boleh juga" tunjuk Ryan pada foto seorang gadis cantik memakai hanfu Terlihat sangat imut dan elegan.
"diketahui tuan Li hanya memiliki satu orang putri dan putri nya ini sangat dijaga ketat oleh tuan Li" imbuh petrick menambahkan.
"itu bukan Masalah kecil" jawab Ryan enteng.
"jadi bagaimana dengan kelemahan dari pemimpin dari negara-negara lainnya?tanya Ryan
"saat ini anggota kita sedang bergerak tuan"
"hmmmm.tuangkan anggurnya!" perintah Ryan pada asisten nya. untuk merilekskan pikiran nya Ryan terbiasa meminum wine dengan kualitas terbaik dunia.
----------------
pagi-pagi sekali Valencia harus bangun karena mendengar suara pintunya yang diketuk dengan kuat.
ia menatap jengkel kearah pintu itu dengan muka bantalnya ia turun dari tempat tidur
"hisshhhh...siapa yang berani menggangu waktu tidur ku!." teriak Valencia kesal.
"apa kalian tidak____ucapan Valencia terhenti ketika melihat didepan pintu kamarnya ada begitu banyak orang. Lalu matanya beralih menatap Arthur dan asistennya yang tampak menahan tawanya.
rasanya ia ingin bersembunyi kedalam lubang dimana keanggunan yang selama ini ia tunjukkan ditambah ia melihat ada wajah-wajah baru yang melihatnya tadi dengan tatapan tidak percaya.
ia ingin berlari tapi langsung dicekal oleh Arthur.
"kau harus ikut aku sweetie. dan kalian bisa menunggu kami didepan kami akan menyusul" ucap Arthur.
lalu membawa Valencia kembali ke kamar mandi.
"kau basuhlah dulu wajahmu" Valencia memanyunkan bibirnya tapi tetap melakukan sesuai perintah Arthur.
selesai membasuh wajahnya Arthur membawa Valencia ke teras depan villa mereka tampak begitu banyak orang berpakaian jas putih dengan stetoskop di lehernya. ia masih bingung dan menatap Arthur untuk meminta penjelasan tapi yang ditatap justru menatap ke arah lain ia mengikuti arah tatapan arthur. seketika membuat mood nya hancur.