
"Hah? Apa?" tanya Luhan gugup.
"Lo kenal gue?" tatap Zahira mengintimidasi.
"Ya.. Iya kenal Lah.., Elo kan Anak Fisika" jawab Luhan terbata-bata.
"Kok lo tau jurusan gue Fisika. Gue kan belum pernah ngomong?" selidik Zahira.
"Gue tau dari Azura, dia ngomong. lagian lo tanya apa introgasi sih!" decak Luhan berlalu pergi meninggalkan Zahira.
"Meski gue belum tau lo siapa, pasti ada alasannya kenapa dari awal lo deketin gue terus!" gumam Zahira dalam hati.
**
Zahira membuka pintu gerbang rumahnya, saat baru melangkah akan memasuki teras rumah ia dikejutkan oleh Guru privat yang sudah menunggunya dikursi teras rumah dengan dagu yang ditopang tangan kanan, ia memperhatikan gerak-gerik Zahira yang baru pulang sedangkan gadis itu mendelik menatap Guru lesnya sinis.
“Ngapain sih lo disini lagi?” ketusnya.
“Saya kan guru lesmu” jawab Ragil kemudian berdiri.
Zahira menghela nafas kasar menatap Ragil “Penting banget gitu, gue harus bimbel. Lagian nih ya gue tuh udah KU-LI-AH” tekan Zahira pada kalimat terakhir.
“Saya tau, terus masalahnya buat saya apa?" Ragil menarik nafas sebentar.
"Mana catatan kegiatan mu, biar saya gak nunggu lama disini. biar kita bisa lebih efisien nanti pembelajarannya"
“Kita? Gak deh,,, Mending lo cabut sekarang, gue capek mau rebahan dan yang perlu lo ingat gue gak butuh guru privat. Gue udah bisa semua sendiri” jelas Zahira lalu pergi menutup pintu rumahnya keras-keras, berharap pria itu mengerti maksutnya.
Ragil mendengus kesal ia mulai berteriak keras diteras luar rumah megah tersebut
“Zahira jangan salahin saya kalau uang yang udah mama mu bayar ke saya itu semua gak bisa dibalikin. Entah kamu gak mau saya privat tetep aja uangnya gak bakal saya balikin, intinya disini saya udah bujuk kamu buat mau saya ajarin tapi kamunya saja yang nolak. Jangan merasa sia-sia dengan uang yang telah dikeluarkan mama mu, tapi menyesal lah karena kamu yang sia-sia membiarkan saya pergi. Saya beri kamu waktu pikirkan!” tutur Ragil panjang lebar dengan suara yang dinaikan.
“Masa’ bodoh gua” gumam Zahira mendengar teriakan pria itu. Hingga sebuah bunyi notifikasi di ponselnya mengalihkan pemikirannya sekejap.
lIa merogoh sakunya dan melihat sebuah pesan yang dikirim melalui We Chat.
BAPAK FISIKA
Besok semua tugas yang saya berikan kumpulkan
Segera. saya sudah dapatkan asdos untuk ngajar kalian
Dia akan ke univ. Untuk menyetor nilai tugas pertama kalian ke saya
Jadi pastikan nilai kalian semua bagus.
18:44 PM Read
^^^Zahira.nadavine_put^^^
^^^Besok pak?^^^
^^^Kok mendadak banget kasih taunya^^^
^^^20:33 PM Read^^^
BAPAK FISIKA
Kenapa tugasnya belum selesai?
20:34 PM Read
^^^Zahira.nadavine_put^^^
^^^Enggak kok pak kaget aja gitu^^^
^^^20:34 PM Read^^^
Secara spontan Zahira yang masih berdiri dibalik pintu, mendelik hampir saja ia akan menjatuhkan ponselnya. untungnya alasan yang tepat telah ia dapatkan agar bisa menghindar dari pertanyaan menjebak dosennya itu
“Gila nih orang udah dapat asdos aja, padahal tugas masih gue anggurin semuanya pun masih belom kelar. Gila gimana nih?” Zahira mengigit bibir bawahnya ia nampak cemas dengan pesan yang akan dosen fisikanya balas.
BAPAK FISIKA
Ya udah, kamu beritahu ke teman-temanmu
Biar mereka selesai kan tugasnya!
20:36 PM Read
^^^Zahira.nadavine_put^^^
^^^Iya pak terima kasih infonya^^^
^^^20:36 PM Read^^^
Zahira tak mampu mengetik pesan lagi, tak mungkin ia akan mengelak dari perintah dosennya itu. Jika ia melakukan hal seperti itu si bapak fisika akan curiga kesan itu lah yang akan membuat anak fisika dipandang jelek dimata semua dosen. Zahira menjambak rambutnya gusar,belum lagi dengan protes dari teman-temannya yang akan membuat muatan pikiran didalam otaknya meledak bisa-bisa mobal nanti.
...**FISIKA CREW**...
aalan.d
ANYA DIEM-DIEM KENCAN SAMA ORANG!!
Kui_kiky
Lah kencan gak sama orang
Emang sama demit
Felicia
BERISIK!!!!!!!!!!!!!!!!!
Nat.ajah
2
lie.Anya
Suka-suka gue lah @aalan.d
It’s True @Kui_kiky
3 @Nat.ajah
^^^Zahira.nadavine_put^^^
^^^Perintah dari bapak fisika^^^
^^^Besok semua tugas dikumpulin^^^
^^^Jurusan fisika udah dapet asdos baru^^^
^^^Besok asdos datang^^^
^^^Buat setor nilai tugas kita^^^
^^^Jadi meet mengerjakan kawan-kawan ku!^^^
Key.kesya02
Nangung ngerjainnya ngantuk
aaland.d
berasa ngegas gitu ngetiknya
@Zahira.nadavine_put
Key.kesya02
Besok gue nyontek lo aja @Zahira.nadavine_put
Dicky gans__
2
Kui_kiky
@aalan.d otaknya lagi sengklek, obatnya kehabisan
Dari tadi bahasnya gak jelas mulu
Nat.ajah
2
Lie.Anya
3 @Dicky gans__
...**Felicia keluar dari obrolan**...
^^^Zahira.nadavine_put^^^
^^^Tuhkan si Feli keluar^^^
^^^Kalian si berisik banget^^^
^^^@Key.kesya @Dicky gans@lie.Anya^^^
^^^gue belum ngerjain tuh tugas Mending kalian semua kerjain sekarang^^^
^^^daripada gak dapet nilai besok Kalau selesai gue contekin^^^
^^^Kalau Kak selesai lilahitallah^^^
aalan.d
merasa adem gitu, bu perwakilan dosen killer nyebut
...Zahira.nadavine_put mengeluarkan aalan.d dari obrolan...
... Zahira.nadavine_put keluar dari obrolan...
Zahira menyimpan ponselnya pada tas ia mengambil nafas berat lalu memijat pelipisnya yang terasa lelah seraya memutar mata jengah kemudian berpikir nanar
“Ragil, tuh orang kan bisa bantu gue” gumamnya seraya mengesek ibu jari dan telunjuknya hingga menghasilkan bunyi entah ide apa yang terlintas dipikirannya kala itu.
Buru-buru ia membuka pintu yang tadinya ia buat sandaran, manik-manik matanya menyapu teras rumahnya. Ia melengos ketika orang yang ia cari tak lagi ada disitu. Sepertinya Ragil telah benar-benar serius dengan perkataannya. Ragil memutuskan berhenti menjadi guru privatnya sepertinya pria itu telah jengah membujuknya.