The Holy Spirit Lord Adonai

The Holy Spirit Lord Adonai
malaikat jatuh 2



4Q531 Frag. 2 [ . . . ] mereka mencemarkan [ . . . ] 2[ . . . mereka memperanakkan] raksasa-raksasa dan monster-monster [ . . . ] 3[ . . . ] mereka memperanakkan, dan, lihatlah, seluruh [bumi menjadi rusak . . . ] 4[ . . . ] dengan darahnya dan oleh tangan para [ . . . ] 5[raksasa] yang tidak mencukupi bagi mereka dan [ . . . ] 6[ . . . ] dan mereka berusaha untuk memangsa banyak [ . . . ] 7[ . . . ] 8[ . . . ] monster-monster menyerangnya.


4Q532 Kol. 2 Frags. 1 – 6 2[ . . . ] daging [ . . . ] 3semu[a . . . ] monster-monster [ . . . ] akan [ . . . ] 4[ . . . ] mereka akan bangkit [ . . . ] kekurangan pengertian yang sesungguhnya [ . . . ] karena [ . . . ] 5[ . . . ] bumi [menjadi rusak . . . ] sangat hebat [ . . . ] 6[ . . . ] mereka mempertimbangkan [ . . . ] 7[ . . . ] dari malaikat-malaikat atas [ . . . ] 8[ . . . ] pada akhirnya itu akan binasa dan mati [ . . . ] 9[ . . . ] mereka menyebabkan kerusakan hebat di [bumi . . . ] [ . . . ini tidak] mencukupi bagi [ . . . ] “mereka akan [ . . . ]


Kitab Henokh 7:1,2 Dan mereka mulai berbuat dosa kepada burung-burung dan binatang-binatang, kepada binatang-binatang yang merayap, dan ikan-ikan, dan saling memakan daging mereka sendiri, dan meminum darahnya.


Dan bumi mengeluh karena kejahatan mereka.


Kitab Yobel 7:24  Dan setelah itu mereka berdosa terhadap binatang-binatang dan burung-burung, dan segala yang bergerak dan berjalan di atas bumi: banyak darah ditumpahkan ke bumi, dan setiap imajinasi dan keinginan manusia memikirkan hal-hal yang sia-sia dan jahat senantiasa.


Kitab Yashar 4:18. Dan para hakim dan penguasa mereka pergi kepada anak-anak perempuan manusia dan mengambil istri-istri mereka dengan kekerasan dari suami mereka sesuai pilihan mereka. Anak-anak manusia pada waktu itu mengambil kawanan ternak di bumi, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan mengajarkanmencampur hewan antara satu jenis dengan jenis lainnya, dengan maksud untuk memancing murka Yahweh. Elohim melihat seluruh bumi dan semuanya rusak, karena semua makhluk telah rusak jalan hidupnya di bumi, semua manusia maupun semua hewan.


Nephilim adalah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan, yang ada di dalam berbagai mitologi dewa-dewa yang turun dari langit dan mengawini anak-anak perempuan manusia, mitologi yang ada di seluruh peradaban dunia kuno, dan menjadi alasan mengapa Elohim harus menghancurkan dunia beserta seluruh makhluk hidup yang ada di dalamnya dalam Banjir Besar.


Henokh 106:13-19 Dan aku, Henokh, menjawab, dan berkata kepadanya [Metusalah], “Tuhan akan membuat hal-hal yang baru di bumi, dan ini aku ketahui, dan telah aku lihat dalam suatu penglihatan, dan aku ungkapkan kepadamu bahwa di dalam generasi ayahku Yared, beberapa malaikat dari tempat tinggi di surga meninggalkan firman Tuhan.


Dan lihatlah, mereka berbuat dosa, dan meninggalkan hukum, dan menyatukan diri mereka dengan perempuan, dan melakukan dosa dengan mereka, dan mengawini beberapa diantara mereka, dan memperanakkan anak-anak dari mereka.


Dan kehancuran besar akan ada atas seluruh bumi, dan akan ada air banjir besar, dan kehancuran besar akan terjadi selama satu tahun.


Anak yang lahir bagimu ini [Nuh] akan ditinggalkan di bumi, dan tiga orang anak-anaknya akan diselamatkan bersamanya; ketika semua orang yang ada di bumi akan mati, dia dan anak-anaknya akan diselamatkan.


Mereka melahirkan para raksasa di bumi, tidak dengan roh, tapi menurut daging, dan akan ada hukuman yang besar di bumi, dan bumi akan dibasuh dari semua kenajisannya.


Dan sekarang beritahukanlah kepada anakmu Lamekh, bahwa yang lahir baginya adalah benar-benar anaknya, berilah dia nama Nuh, karena dia akan menjadi yang tersisa darimu; dan dia dan anak-anaknya akan diselamatkan dari kehancuran yang akan datang atas bumi karena semua dosa dan semua ketidakadilan yang akan genap dalam hari-harinya di bumi.


Henokh 106:19 Dan setelah waktu itu, ketidakadilan akan melampaui yang pertama kali terjadi di bumi; karena aku tahu rahasia orang-orang kudus, karena Dia, Tuhan, telah menunjukkannya kepadaku, dan telah memerintahkan aku, dan aku telah membaca lembaran-lembaran kitab di surga.


Dalam ayat terakhir ini nampaknya Henokh melihat kepada Akhir Zaman, dimana ketidakadilan akan melampaui yang pertama kali terjadi di bumi (pada zaman Nuh). Tepat seperti yang telah dikatakan Yeshua bahwa:


Lukas 17:26 …sebagaimana yang terjadi pada zaman Nuh, demikian pula akan terjadi pada hari-hari Anak Manusia…


Seri artikel ini berhubungan dengan raksasa yang sudah ada sejak hari-hari zaman Nuh. Dalam Matius 24:37 Yeshua berkata, “Sama seperti yang terjadi pada zaman Nuh, begitu pula kedatangan Anak Manusia akan terjadi.” Satu hal yang membedakan antara hari-hari zaman Nuh dengan waktu-waktu yang lain dalam sejarah manusia adalah pencampuran benih malaikat dengan ras manusia. Menurut Kejadian 6, ini menghasilkan makhluk yang dikenal sebagai Nephilim.


Kejadian 6:4 (ILT) Pada hari-hari itu, para raksasa (Ibrani: Nephilim) telah ada di bumi, bahkan juga sesudahnya, ketika anak-anak Elohim menghampiri anak-anak perempuan manusia dan mereka telah melahirkan baginya; mereka adalah orang-orang perkasa yang ada sejak purbakala, orang-orang yang ternama.


Bab 1 – Pendahuluan


Kejadian 6:4 berbicara mengenai para raksasa (Nephilim) yang hidup di muka bumi, baik sebelum maupun sesudah Banjir Besar “pada zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.” Pernyataan itu nampaknya mengacu kepada banyak karakter dalam mitologi Yunani dan mitologi dari berbagai kebudayaan purba lainnya yang berbicara tentang ras manusia perkasa setengah dewa dan raksasa. Seri artikel ini akan berfokus kepada seseorang yang nampaknya merupakan tokoh paling terkenal di antara mereka semuanya.


Banyak sarjana Alkitab dan para peneliti yang sudah mengungkapkan hal ini sebelumnya. Banyak yang bisa dipelajari dari mereka. Sumber-sumber tulisan mereka juga akan disebutkan dalam artikel ini.


Artikel ini tidak mengklaim sebagai yang paling benar, jadi Anda bisa mengambil bagian yang menurut Anda penting, sekaligus mendorong Anda menjadi “orang Berea yang baik” dan mempelajari lagi hal ini lebih dalam. Berdoalah dan lihat apakah Roh Kudus meneguhkan hal ini.


Secara khusus kami menyatakan ini sebagai “pembelaan” sebelum mengatakan hal yang selanjutnya.


Kami percaya Kitab Suci diinspirasi oleh Elohim sendiri dan ditulis oleh manusia, namun kami tidak berpatokan bahwa hanya 66 kitab yang sekarang ini dimiliki oleh orang Kristen (Protestan) adalah satu-satunya yang diinspirasi secara Ilahi dari antara kitab-kitab kuno.


Ada banyak buku yang disebutkan di dalam Alkitab yang tidak dimasukkan di dalam apa yang sekarang ini kita sebut sebagai “kanon Alkitab.” Sepanjang sejarah, orang-orang telah memasukkan dan mengeluarkan kitab-kitab dari Alkitab kita. Sebagai contoh, versi King James yang asli dari Alkitab edisi tahun 1611, sebenarnya berisi 80 kitab, dan bukan 66 kitab seperti yang sekarang ini Anda pegang.


Sepanjang pengetahuan kami, Kitab Yashar dipandang sebagai “Kitab Suci” oleh orang Yahudi. JewishEncyclopedia.com mengatakan Kitab Yashar adalah “Salah satu karya terakhir dari midrash Haggadah.” Kata “Yashar” bukan nama orang, tapi judul yang mempunyai arti “betul, benar dan atau kisah yang benar.“


Dalam bukunya Fallen Angels, The Watchers and the Origin of Evil, Joseph Lumpkin mengatakan Kitab Yashar itu bisa berarti “kitab yang jujur” atau “catatan yang sebenarnya.” Seperti bagaimana kita memandang karya Flavius Josephus, sejarawan Yahudi abad pertama, sebagai “laporan yang benar” dari sejarah kuno yang ditulis pada abad pertama, orang-orang Yahudi tampaknya juga menganggap Kitab Yashar dengan penilaian yang sama. Bukan Kitab Suci, tetapi laporan yang benar dan akurat dari sejarah dari waktu Penciptaan sampai kepada kematian Yoshua. Nama Kitab Yashar disebutkan dua kali di dalam Kitab Suci: dalam Yosua 10:13 dan 2 Samuel 1:18. Dalam 2 peristiwa itu kita lihat Elohim secara Ilahi menginspirasi penulis Kitab Suci untuk mengambil referensi dari Kitab Yashar itu sebagai sumber yang kredibel.


Yosua 10:13 (ILT) Dan diamlah matahari, dan bulan pun diam, sampai bangsa itu selesai membalaskan dendamnya atas musuh-musuhnya. Bukankah hal itu tertulis di dalam Kitab Orang Jujur (Ibrani: Sepher haYashar)? Ya, matahari diam di tengah-tengah langit, dan tidak cepat-cepat terbenam untuk sehari penuh.


2Samuel 1:18 (ILT) dan dia memerintahkan untuk mengajarkan kepada keturunan Yehuda nyanyian ratapan ini; lihatlah, hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur (Ibrani: Sepher haYashar):


Dalam kisah tentang Yoshua memerintahkan matahari dan bulan berhenti bergerak, itu sepertinya Roh Kudus berkata kepada sang penulis, “Gunakan referensi Kitab Yashar untuk membuatmu dapat dipercaya!” Itu peristiwa yang sangat luar biasa sehingga penulis kitab Yoshua menuliskannya, dengan menambahkan, “Bukankah hal itu tertulis di dalam Kitab Orang Jujur (Ibrani: Sepher haYashar)?“ di dalam dialog itu, penulis membuktikan kejadian itu dengan menggunakan sumber lain – yang sepertinya Elohim sendiri mendukungnya. Kami percaya kitab ini seharusnya masuk perhatian kita juga.


Lebih lanjut kita lihat contoh lain dalam Kitab Suci yang sepertinya mendukung tulisan “di luar Alkitab.” Misalnya dalam 2Timotius 3:7-9, Rasul Paulus menulis kepada anaknya rohaninya, Timotius, mengenai dua tokoh yang berasal dari masa Eksodus/Keluaran. Dia menulis tentang Yannes dan Yambres sebagai dua orang yang menentang Musa. Mereka ini dipercayai sebagai dua kepala imam dari Firaun yang bersaing dengan Musa dan Harun ketika mereka melakukan beberapa “tanda dan keajaiban” di hadapan raja. Perhatikan bahwa dua nama itu dikenal baik oleh Paulus maupun pembaca suratnya (Timotius). Tapi dua nama itu tidak akan Anda temukan di manapun di dalam “kanon Kitab Suci” kita.


2Timotius 3:8 (ILT) Dan seperti cara Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian pula mereka ini menentang kebenaran, sebagai orang-orang yang telah dirusak pikirannya, yang tidak tahan uji berkenaan dengan iman.


Mereka ini tokoh-tokoh yang berasal dari midrash, Talmud dan Targum Yahudi. Dengan kata lain, mereka tidak ada di dalam Alkitab, tapi dapat ditemukan dalam tulisan lain seperti Kitab Yashar.


Kitab Yashar 79:27-28 Setelah mereka pergi Par’oh mengirim orang kepada Bileam tukang sihir dan kepada Yannes dan Yambres putranya, dan kepada seluruh tukang sihir dan ahli tenung dan para penasihat raja. Mereka semuanya datang dan duduk di hadapan raja. 28. Raja mengatakan kepada mereka semua perkataan yang Mosheh dan saudaranya Aharon ucapkan kepadanya. Para tukang sihir itu berkata kepada raja, “Tapi bagaimana orang-orang ini bisa datang kepadamu, walaupun ada singa-singa yang berjaga di pintu gerbang?”


Hal semacam ini sepertinya muncul cukup sering dalam Kitab Suci kanonik kita. Kami selalu tertarik dengan hal-hal seperti demikian, dan tidak habis berpikir, jika Paulus diperbolehkan mengambil referensi dari “tulisan-tulisan non-Alkitab”, kenapa kita (sepertinya) tidak boleh mengintip atau membacanya sendiri bagi diri kita?


Dengan mengatakan seperti demikian, kami tetap akan menggunakan apa yang disebut “kanon Kitab Suci” sebagai dasar yang dengannya kita bisa menilai kebenaran dari apa yang disebut “sumber di luar Alkitab” yang mungkin kami kutip di tempat lain. Dengan kata lain, sumber-sumber di luar Alkitab hanya bisa dipercayai selama tidak bertentangan dengan Kitab Suci yang ada. Jika tidak bertentangan, bahkan memperjelas atau menguraikan tulisan kanon yang sudah ada, maka akan kami kategorikan sebagai “informasi yang perlu diketahui” dan menunjukkannya di sini. Kami akan menganggapnya sebagai pengetahuan yang bernilai untuk mengokohkan kisah Alkitab.


Sedangkan untuk Kitab Henokh, meskipun orang-orang Yahudi memang memandangnya sebagai Kitab Suci, mereka tidak memasukkannya ke dalam kanon Tanakh (PL), karena isinya bersifat “di luar Hukum Musa” dan memberikan kesaksian yang sangat gamblang tentang Anak Manusia. Tuhan Yeshua, Petrus, Paulus, Yudas, semuanya mengambil referensi secara tidak langsung dari Kitab Henokh. Bahkan, di dalam Perjanjian Baru saja ada ratusan pernyataan penting yang merupakan kutipan dari apa yang ada tertulis di dalam Kitab Henokh, dan tidak ditemukan di dalam kitab yang lain.