
Dari tulisan-tulisan Ibrani kuno, Torah, Kitab Henokh, dan Kitab Yobel, kita mendapatkan informasi yang detail mengenai peristiwa Pemberontakan Para Malaikat. Kemudian dari Kitab Para Raksasa, kita mendapatkan tambahan sumber informasi lainnya yang sinkron dengan tulisan-tulisan kuno tersebut. Berikut ini akan kita lihat sinkronisasi yang ada di antara kitab-kitab ini, untuk memberikan gambaran jelas tentang apa yang terjadi pada zaman Pra-Banjir Besar, dan dampak kehancurannya.
Kejadian 6:4-7 Pada hari-hari itu, para raksasa (Ibrani: Nephilim) telah ada di bumi, bahkan juga sesudahnya, ketika anak-anak Elohim (Ibrani: bene ha-Elohim; malaikat) menghampiri anak-anak perempuan manusia dan mereka telah melahirkan baginya; mereka adalah orang-orang perkasa yang ada sejak lama, orang-orang yang ternama.
Dan YAHWEH melihat bahwa kejahatan manusia demikian besar di bumi, dan setiap angan-angan pikiran hatinya semata-mata jahat sepanjang hari, dan YAHWEH menyesal bahwa Dia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu telah memilukan hati-Nya.
Dan YAHWEH berfirman, “Aku akan melenyapkan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, dari manusia sampai hewan, sampai yang merayap dan sampai burung-burung di langit, karena Aku menyesal bahwa Aku telah menjadikan mereka.” (ILT)
Kitab Henokh 6:1-8 Dan terjadilah, setelah anak-anak manusia bertambah banyak pada hari-hari itu, anak-anak perempuan yang cantik dan rupawan telah lahir bagi mereka.
Dan para malaikat, anak-anak surgawi, memandangi dan bernafsu kepada mereka, dan berkata satu sama lain, “Lihatlah, kita akan memilih bagi diri kita sendiri istri dari antara anak-anak manusia, dan akan melahirkan anak-anak bagi kita.”
Dan Semjâzâ, pemimpin mereka, berkata kepada mereka, “Aku takut bahwa mungkin kamu tidak bersedia melakukan perbuatan ini, dan aku sendiri akan menderita karena dosa besar ini.”
Kemudian semua menjawab dia dan berkata, “Kita semua akan bersumpah, dan mengikatkan diri bersama-sama dengan kutukan, bahwa kita tidak akan membatalkan rencana ini, tapi akan menjalankan rencana ini.”
Kemudian mereka semua bersumpah bersama-sama, dan mengikatkan diri satu sama lain dengan kutukan; mereka semuanya ada dua ratus malaikat.
Dan mereka turun di Ardîs, yaitu puncak Gunung Hermon; dan mereka menyebutnya Gunung Hermon, karena mereka telah bersumpah di atasnya dan mengikatkan diri bersama-sama dengan kutukan.
Dan ini adalah nama-nama pemimpin mereka: Semjâzâ, yang adalah pemimpin mereka, Urâkibarâmêêl, Akibêêl, Tâmiêl, Râmuêl, Danel, Ezêqêêl, Sarâqujâl, Asâêl, Armers, Batraal, Anânî, Zaqêbê, Samsâvêêl, Sartaêl, Turêl, Jomjâêl, Arâzjâl.
Ini adalah pemimpin dua ratus malaikat, dan semua yang lainnya ada bersama mereka.
Kitab Henokh 7:1-6 Dan mereka mengambil bagi diri mereka sendiri istri, dan masing-masing memilih untuk dirinya sendiri seseorang, dan mereka mulai mendekati perempuan-perempuan itu, dan bersetubuh dengan mereka, dan mengajari mereka mantera dan ilmu sihir, dan memperkenalkan mereka cara pemotongan akar-akaran dan kayu-kayuan (obat-obatan, racun, ramuan-ramuan sihir, psikotropika; Yunani: pharmakeia; asal-usul nama farmasi).
Dan mereka mengandung dan melahirkan raksasa besar yang tingginya tiga ribu ells (300 hasta ~ 135 meter).
Mereka ini melahap semua hasil jerih payah manusia sampai-sampai manusia tidak dapat bertahan lagi.
Kemudian para raksasa berbalik menyerang manusia untuk memakan mereka (kanibalisme, pengorbanan manusia).
Dan mereka mulai berbuat dosa kepada burung-burung dan binatang-binatang, kepada binatang-binatang yang merayap, dan ikan-ikan, dan saling memakan daging mereka sendiri, dan meminum darahnya (merusak genetika? kanibalisme, pengorbanan manusia).
Dan bumi mengeluh karena kejahatan mereka.
Dari Kitab Yobel kita mendapatkan informasi yang sama:
Kitab Yobel 5:1-2 Dan terjadilah ketika anak-anak manusia mulai bertambah banyak di muka bumi dan anak-anak perempuan lahir bagi mereka, anak-anak Allah memandang mereka pada suatu tahun dalam Yobel ini, bahwa mereka itu cantik-cantik untuk dipandang, dan mereka semuanya mengambil bagi diri mereka sendiri istri-istri sesuai pilihan mereka, dan mereka melahirkan bagi mereka anak-anak lelaki dan mereka itu raksasa-raksasa.
Perbuatan kefasikan semakin bertambah di bumi dan semua makhluk rusak jalannya, baik manusia maupun ternak dan binatang-binatang dan burung-burung dan segala sesuatu yang berjalan di atas bumi semuanya rusak jalannya dan tatanannya, dan mereka mulai melahap satu sama lain, dan perbuatan melanggar hukum semakin bertambah di bumi dan setiap imajinasi dan pikiran semua manusia hanyalah kejahatan senantiasa.
Kitab Yobel 7:21-25 Karena tiga hal inilah datang air bah di atas bumi, yaitu, karena percabulan dimana para Malaikat Pengawas bertentangan dengan ketetapan bagi mereka pergi melacurkan diri dengan anak-anak perempuan manusia, dan mengambil bagi mereka istri-istri dari semua yang mereka pilih, dan mereka mengawali permulaan kenajisan.
Mereka melahirkan anak-anak lelaki, Naphidim, dan mereka semuanya tidak sama, dan mereka saling melahap satu sama lain: para raksasa membunuh Naphil, dan Naphil membunuh Eljo, dan Eljo [membunuh] manusia, dan manusia [membunuh] seorang akan yang lain.
Dan setiap orang menjual dirinya untuk melakukan kejahatan dan untuk menumpahkan banyak darah, dan bumi penuh dengan kejahatan.
Dan setelah itu mereka berdosa terhadap binatang-binatang dan burung-burung, dan segala yang bergerak dan berjalan di atas bumi: banyak darah ditumpahkan ke bumi, dan setiap imajinasi dan keinginan manusia memikirkan hal-hal yang sia-sia dan jahat senantiasa.
Dan Tuhan menghancurkan segala sesuatu dari atas muka bumi; karena kejahatan perbuatan-perbuatan mereka, dan karena darah yang mereka tumpahkan di bumi, Dia menghancurkan segala sesuatunya.
Kitab Henokh memberitahukan kepada kita bahwa para malaikat yang jatuh ini mengajarkan “pengetahuan Surgawi yang terlarang” dan menyebabkan banyak terjadinya dosa dan kerusakan di Bumi:
Kitab Henokh 8:1-4 Dan Azâzêl mengajari manusia membuat pedang dan pisau dan perisai dan baju zirah, dan memperkenalkan logam-logam di bumi dan mengajari mereka seni melakukan pekerjaan logam: gelang dan ornamen, cara menggunakan antimoni (logam berwarna putih perak yang digunakan sebagai kosmetik), dan cara mempercantik alis mata, dan segala jenis batu-batu berharga dan semua zat pewarna. (Azazel mengajar kaum laki-laki untuk berperang, dan mengajar kaum perempuan untuk menggunakan kosmetik dan berbagai jenis perhiasan-perhiasan untuk memikat kaum laki-laki.)
Dan ada kejahatan yang besar dan banyak percabulan, dan mereka berdosa, dan semua jalan hidup mereka rusak.
Amêzârâk mengajarkan semua ilmu sihir dan cara memotong akar-akaran, Armârôs cara melepaskan mantera sihir, Baraq’âl astrologi, Kôkâbêl pengetahuan akan tanda-tanda, dan Temêl mengajarkan cara melihat bintang-bintang, dan Asrâdêl mengajarkan lintasan bulan serta tipu muslihat manusia.
Kitab Henokh 9:6-9 Lihat apa yang telah dilakukan Azâzêl, bagaimana dia telah mengajarkan segala hal yang jahat di bumi dan telah menyingkapkan rahasia kekal yang tersimpan di surga.
Dan Semjâzâ yang kepadanya telah Engkau berikan kuasa untuk menjadi kepala rekan-rekannya telah memperkenalkan ilmu sihir.
Dan mereka telah pergi bersama-sama kepada anak-anak perempuan manusia dan telah tidur dengan mereka, dengan wanita-wanita itu, dan telah mencemarkan diri mereka, dan telah menyingkapkan kepada mereka segala jenis dosa. Dan wanita-wanita itu telah melahirkan raksasa, dan dengan demikian seluruh bumi telah penuh dengan darah dan kejahatan.
Dan sekarang, lihatlah, jiwa-jiwa yang telah mati, menangis dan meratap ke pintu gerbang surga, dan suara erangan mereka naik, dan mereka tidak dapat melarikan diri dari kejahatan yang dilakukan di bumi.
Kitab Henokh 10:4-8 Dan lagi Tuhan berfirman kepada Rufael (atau Rafael), “Ikat tangan dan kaki Azâzêl, lemparkan dia ke dalam kegelapan; belahlah gurun pasir yang di Dudâêl, dan campakkan dia di sana.
Dan timbunilah dia dengan batu-batu kasar dan tajam, dan selubungi dirinya dengan kegelapan supaya dia tetap ada di sana selamanya, dan selubungi wajahnya sehingga dia tidak dapat melihat cahaya!
Dan pada hari besar penghakiman dia akan dilemparkan ke dalam api.
Dan pulihkanlah bumi yang telah dicemarkan para malaikat, dan umumkanlah pemulihan atas bumi supaya Aku memulihkannya, agar tidak semua anak-anak manusia akan dihancurkan melalui segala hal rahasia yang telah diperkenalkan oleh para malaikat pengawas dan telah diajarkan kepada anak-anak mereka.
Dan seluruh bumi telah dicemarkan melalui contoh perbuatan dan ajaran Azâzêl; dari padanya berasal segala dosa.”
Secara khusus Kitab Henokh menyebut satu malaikat yang bernama Azâzêl. Bandingkan dengan:
Imamat 16:10 Tetapi kambing jantan yang kena undi bagi Azazel haruslah ditempatkan hidup-hidup di hadapan TUHAN untuk mengadakan pendamaian, lalu dilepaskan bagi Azazel ke padang gurun. (TB)
Kitab Henokh 10:11 Dan Allah berkata kepada Michael, “Umumkan kepada Semjâzâ dan yang ada bersamanya, yang telah mengikatkan diri dengan perempuan, akan dihancurkan bersama mereka dalam semua kecemaran mereka.
Setelah semua anak-anak mereka [Nephilim] saling membunuh satu sama lain, dan mereka melihat kehancuran orang-orang yang dikasihinya, ikat mereka di bawah bukit bumi untuk tujuh puluh generasi, sampai hari penghakiman mereka dan akhir kesudahan mereka, sampai penghakiman yang terakhir telah dilaksanakan untuk selama-lamanya.(Peperangan antar Nephilim inilah yang mungkin dicatat oleh mitologi-mitologi kuno di seluruh dunia, seperti epik Mahabharata, peperangan antara Titan (raksasa; Clash of the Titan) di Yunani, kisah mitologi Sumeria-Mesopotamia. Bukti-bukti arkeologi adanya perang nuklir purbakala ditemukan di berbagai tempat di dunia, antara lain di India dan padang gurun Sahara. Baca: Jejak Kaki Raksasa Yang Ditemukan di Seluruh Dunia).
Dan pada hari-hari itu mereka akan dibawa ke dalam jurang api, dalam siksaan dan penjara, mereka akan terkunci selama-lamanya.
Dan dia akan terbakar dan dimusnahkan; mereka akan dibakar bersama-sama dari sekarang sampai akhir dari semua generasi.
Dan hancurkan semua roh-roh hawa nafsu dan anak-anak dari para malaikat penjaga, karena mereka telah menindas umat manusia.
Kitab Henokh 69:3-12 Dan ini adalah kepala para malaikat, nama-nama kepala seratus dan kepala lima puluh dan kepala sepuluh.
Nama yang pertama Jeqûn; dia adalah yang telah menyesatkan semua anak-anak malaikat kudus, dan yang memimpin mereka turun ke bumi, dan yang menyesatkan mereka melalui anak-anak perempuan manusia.
Dan yang kedua disebut Asbeêl; dia adalah yang telah mengajarkan anak-anak malaikat kudus rencana jahat, dan telah menyesatkan mereka dengan mencemarkan tubuh mereka melalui anak-anak perempuan manusia.
Dan yang ketiga disebut Gâdreêl; dia adalah yang mengajarkan anak-anak manusia semua pukulan yang mematikan, dan yang menyesatkan Hawa, dan yang menunjukkan kepada anak-anak manusia senjata-senjata yang mematikan, baju zirah dan perisai dan pedang untuk berperang, dan semua senjata-senjata kematian kepada anak-anak manusia.
Dan dari tangannya, mereka telah pergi untuk melawan mereka yang diam di bumi, dari waktu itu dan untuk selamanya.
Dan yang keempat disebut Pênêmû; dia telah mengajarkan anak-anak manusia hal-hal yang pahit dan manis, dan mengajarkan mereka semua rahasia kebijaksanaan mereka.
Dia mengajarkan manusia menulis dengan tinta dan kertas, dan karenanya banyak terjadi dosa dari kekekalan sampai kekekalan dan sampai hari ini.
Dan yang kelima bernama Kasdejâ; dia telah mengajarkan anak-anak manusia semua pukulan jahat oleh roh dan setan-setan, pukulan terhadap janin di dalam rahim, sehingga keguguran (aborsi), dan pukulan untuk menyerang jiwa, gigitan ular, dan pukulan yang dilakukan pada siang hari, dan anak ular yang namanya Tabâ’t.
Menurut tradisi mitologi, Nephilim memiliki kemampuan-kemampuan fisik yang luar biasa. Mereka dapat melakukan levitasi (melayang), kendali pikiran, dan penglihatan jarak jauh. Mereka punya kuasa untuk mengucapkan dan menyingkirkan kutuk dan sakit-penyakit, dan mempunyai cara-cara untuk mengetahui dan meramalkan masa depan. Mereka amat sangat cerdas, menguasai ilmu pengetahuan langit dan bumi, arsitektur, matematika, geometri, navigasi, dan teknik. Mereka menggabungkan keahlian-keahlian ini dengan kekuatan pikiran mereka untuk membangun piramida-piramida dan bangunan-bangunan megalitik monumental lainnya di seluruh dunia. Merekalah yang menciptakan pengorbanan darah manusia, minum darah, kanibalisme, dan aborsi (Henokh 69:12).
Dari isi teks Kitab Para Raksasa, kita mengetahui bahwa Nephilim ini merusakkan/mencemarkan genetika binatang maupun manusia. Kitab Henokh, Kitab Yobel dan Kitab Yashar juga mencatat hal yang sama. Sangat mungkin semuanya ini bertujuan untuk menghalangi penebusan (oleh Yeshua haMashiach) melalui garis darah keturunan manusia.
Dua ratus malaikat ini memilih binatang-binatang untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual yang tidak normal, termasuk, kemungkinan juga para manusia.
1Q23 Frag. 1 + 6 [ . . . dua ratus] 2keledai-keledai, dua ratus bagal-bagal, dua ratus . . . domba-domba jantan dari] 3kawanan domba, dua ratus kambing-kambing, dua ratus [ . . . binatang di] 4padang dari setiap binatang, dari setiap jenis [burung . . . ] 5[ . . . ] untuk perkawinan campuran [ . . . ]
Hasil akhir dari perusakan dan pencemaran ini adalah kekejaman, penyimpangan seksual, dan kawanan makhluk-makhluk monster raksasa mengerikan.