The Holy Spirit Lord Adonai

The Holy Spirit Lord Adonai
bab 15



Disinilah hubungan antara Lembah Siddim dengan Iblis. Lembah Siddim ini akhirnya diubahkan menjadi tempat pembuangan garam, menjadi seperti lingkaran garam yang ditaburkan orang di sekeliling rumah untuk perlindungan dan menangkal roh-roh jahat, atau untuk melokalisasi lembah yang penuh berisi makhluk-makhluk Iblisi. Dan Lembah Para Iblis ini tepat berada di bawah Gunung Hermon, dimana Azazel dan kawan-kawannya turun ke Bumi.


Lembah Siddim ini diubahkan menjadi padang garam yang tidak bisa ditanami untuk mendukung kehidupan. Tetapi kutuk ini nampaknya mulai berbalik karena sekarang ini air tawar mulai naik dan menyebabkan tumbuh-tumbuhan, bebek dan ikan mulai hidup di sana, di Laut Mati. Pada akhirnya ketika Bait Suci Ketiga turun ke Bumi, tempat ini akan menjadi tempat yang paling subur di Bumi, seperti disebutkan dalam:


Yehezkiel 47:12 (ILT) Dan pada aliran sungai itu di tepi sebelah sini dan sananya akan tumbuh semua pohon makanan, daun-daunnya tidak akan layu, dan buah-buahnya tidak akan gagal; pohon itu akan menghasilkan buahnya pada musimnya, karena airnya keluar dari tempat kudus. Dan buahnya akan menjadi makanan dan daunnya menjadi obat.”


Setiap pohon menghasilkan makanan… kedengaran seperti taman Firdaus bukan? Seperti digambarkan di Kitab Kejadian… Taman YHWH.


Jadi Taman YHWH dijungkirbalikkan oleh Yang Jahat menjadi Lautan Garam atau Laut Asin atau Laut Mati, kemudian pada Akhir Zaman lembah itu akan diubahkan dan dikembalikan lagi kepada kondisinya semula yang subur dan mulia. Laut Mati, tempat yang dianggap paling terkutuk dan tanpa kehidupan di Bumi ini sesungguhnya ditakdirkan untuk menjadi Firdaus yang subur dengan segala jenis pepohonan tumbuh di tepiannya.


Israel sebagai negara yang sangat kecil memiliki segala sesuatunya, pantai, pegunungan bersalju, padang gurun, dengan iklim sub-tropis. Setiap menit seseorang berkendara di Israel, mereka akan menjumpai kolam air tempat mandi.


Israel yang ada di tengah-tengah antara Eropa, Afrika dan Asia dengan mudah dapat memberi makanan kepada setiap makhluk. Dan itu mungkin arti istilah Taman YHWH, sanggup memberi makanan kehidupan kepada segala makhluk.


Jadi, sesungguhnya Laut Mati mengandung di dalamnya nubuat berkat kehidupan paling subur yang suatu hari akan dimanifestasikan pada Akhir Zaman.


Peperangan Gelap dan Terang


Israel merupakan titik pertemuan ekstrem antara Baik dan Jahat; sebagai contoh misalnya Yerusalem, yang menjadi biji mata Elohim, namun dipenuhi dengan tindakan-tindakan kebencian yang tiada taranya, seperti serangan penikaman orang-orang Palestina terhadap warga Yahudi di Yerusalem.


Sedikit ke arah selatan Bukit Bait Suci terdapat Mulut Neraka, Gehenna, tepat di kaki Gunung Zion. Ya benar, lokasi geografis sesungguhnya, selain dari Gerbang Neraka yang berada di kaki Gunung Hermon (baca: Pintu Gerbang Neraka, Pan, dan Gereja Yesus).


Lembah Ben Hinnom, Lembah Anak-anak Hinnom atau “Gehinnom“, kata Ibrani untuk Neraka, pada zaman Alkitab ini merupakan tempat dimana pengurbanan anak-anak dilakukan untuk dipersembahkan kepada Molokh, menjadikan ini tempat yang terkutuk, sebagai tempat akhir bagi orang-orang fasik.


Yeremia 32:35 (ILT) Dan mereka membangun tempat-tempat pemujaan bagi Baal, yang ada di Lembah Ben-Hinom, untuk membuat anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka lewat melalui api bagi Molokh, yang tidak Aku perintahkan kepada mereka, dan juga tidak timbul di dalam hati-Ku, bahwa mereka akan melakukan kekejian, untuk menjadikan Yehuda berdosa.”


Israel juga menjadi tempat asal dan kediaman para nabi-nabi yang suci, namun Gunung Hermon yang di Israel menjadi tempat turunnya Azazel, yang dari padanya berasal segala dosa, menurut Kitab Henokh.


Taman YHWH berubah menjadi Lembah Para Iblis, dan kemudian menjadi padang garam, yang akan segera berubah kembali menjadi tempat yang paling subur di Bumi, taman YHWH atau Firdaus.


Potensi yang besar dapat dipakai baik untuk melakukan kejahatan, maupun untuk kebaikan, seperti halnya Pohon Pengetahuan. Pengetahuan itu menakjubkan, namun itu menyebabkan kematian, seperti semakin pintar manusia itu, semakin dekat manusia itu kepada menghancurkan dirinya sendiri. Seperti pengetahuan yang diajarkan oleh para Malaikat yang Jatuh, itu membawa manusia kepada kehancuran dirinya sendiri.


Sementara itu, pihak Kegelapan suka membuat Terang kelihatan buruk dan membingkainya dengan cara yang paling busuk; dan setiap kali seluruh dunia mempercayainya. Seandainya saja mereka tahu motif sesungguhnya di balik semuanya ini.


Bagaimana mungkin tempat yang paling kudus juga menjadi tempat dimana aktivitas Iblisi begitu kuat?


Terang yang Besar akan menimbulkan bayangan yang sangat gelap. Semakin gelap lingkungan sekeliling, terang itu akan kelihatan sangat besar. Rabbi mengatakan ini adalah dunia yang berjungkir balik, dimana orang-orang benar menderita dan orang-orang fasik berkuasa. Hal yang paling ironis adalah Kegelapan membuat segala sesuatu yang ada di sekelilingnya menjadi tampak lebih terang, sementara Terang membuat segala sesuatu yang ada di sekelilingnya menjadi tampak lebih gelap. Contohnya, seseorang yang hidup dalam kekudusan, akan membuat orang-orang lain di sekelilingnya nampak seperti orang berdosa; demikian juga seseorang yang hidup sangat fasik, akan membuat orang-orang lain di sekelilingnya nampak seperti orang benar.


Mungkin ini juga merupakan penjelasan akan Anti-Semitisme – kebencian terhadap Yahudi – dimana orang-orang Yahudi dipilih untuk dibenci seluruh dunia. Sama halnya dengan anak-anak Terang, yang dipilih untuk dibenci oleh anak-anak Kegelapan. Ingatlah bahwa Yeshua dibenci oleh seluruh dunia, demikian juga semua orang-orang yang mengikuti-Nya. Namun didalam dunia yang segala sesuatunya berjungkir balik, hal-hal seperti ini memang terjadi.


Yohanes 15:18 (TB) Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.


Lembah yang menghubungkan Bukit Bait Suci dengan Laut Mati adalah Lembah Kidron (Ibrani: qidron; gelap).


Kidron memiliki akar kata “Qadar” atau “Qedar“, yang juga adalah salah satu anak Ishmael, Kedar, yang memiliki arti gelap atau dihitamkan. Lembah Kidron juga bisa disebut Lembah Kegelapan. Nama ini menyimpan begitu banyak nubuatan, bahkan sampai hari ini benar-benar menjadi Lembah yang Gelap, karena dalam kurun waktu 30 tahun terakhir ini dialiri air kotoran dari Yerusalem Timur, yang berasal anak-anak Ishmael. Nama lain dari nama Qedar juga berarti meratap, atau menyebabkan ratapan. Keturunan Qedar menimbulkan banyak kesusahan bagi bangsa Yahudi, dan itu nampaknya akan terus terjadi sampai Akhir Zaman.


Galatia 4:29 (AYT) Pada saat itu, anak yang lahir menurut daging menganiaya anak yang lahir menurut Roh, seperti yang terjadi sekarang ini.


Inilah topografi Israel, yang merupakan simbol Peperangan Epik Besar Dualisme antara Baik dan Jahat yang sedang terjadi di dunia, dan peranan bangsa Yahudi maupun orang-orang percaya yang dipanggil menjadi Terang bagi bangsa-bangsa.


Peperangan antara Terang dan Gelap, Baik dan Jahat di tanah Israel ini sudah berlangsung sejak awal Penciptaan Dunia sampai kepada Akhir Zaman ini. Sekali lagi Israel akan menjadi medan peperangan ini, yang akan mencapai puncaknya pada Perang Gog dan Magog di Har-Meggido (Gunung Pembantaian), atau juga dikenal dengan nama Perang Harmageddon: peperangan antara keturunan Malaikat yang Jatuh – Anti-Kristus dan seluruh pasukannya – melawan Messias dan pasukan surgawi, di Tanah Israel (Yehezkiel 38-39; Wahyu 16:12-21).