
Kutipan ini berasal dari midrash Yahudi, dimana Hannah berdoa meminta seorang anak di Shiloh,
“Penguasa Alam Semesta! Makhluk-makhluk surgawi tidak pernah mati, dan mereka tidak memperanakkan anajk-anak mereka. Makhluk-makhluk bumi mati, namun mereka bertambah-tambah dan berlipat ganda. Karena itu aku berdoa, ‘Jadikan aku abadi, atau berikan kepadaku seorang putra!'”
Malaikat Pengawas dalam Kitab Henokh
Kitab Henokh memberikan informasi paling detail mengenai kisah kejatuhan para Malaikat dari surga. Pasal 6 berbicara bagaimana para malaikat memandangi dan birahi kepada anak-anak perempuan manusia.
Malaikat Pengawas ini turun ke puncak Gunung Hermon pada hari-hari zaman Yared. Dalam terjemahan Yunani ada 19 pemimpin malaikat yang disebutkan dalam Kitab Henokh, yang juga disebut “kepala dari sepuluh.” Sesudah mereka turun ke bumi, mereka mengawini anak-anak perempuan manusia dan memperanakkan makhluk hybrid raksasa, Nephilim.
PASAL 6
Dan terjadilah, setelah anak-anak manusia bertambah banyak pada hari-hari itu, anak-anak perempuan yang cantik dan rupawan telah lahir bagi mereka.
Dan para malaikat, anak-anak surgawi, memandangi dan bernafsu kepada mereka, dan berkata satu sama lain, “Lihatlah, kita akan memilih bagi diri kita sendiri istri dari antara anak-anak manusia, dan akan melahirkan anak-anak bagi kita.”
Dan Semjâzâ, pemimpin mereka, berkata kepada mereka, “Aku takut bahwa mungkin kamu tidak bersedia melakukan perbuatan ini, dan aku sendiri akan menderita karena dosa besar ini.”
Kemudian semua menjawab dia dan berkata, “Kita semua akan bersumpah, dan mengikatkan diri bersama-sama dengan kutukan, bahwa kita tidak akan membatalkan rencana ini, tapi akan menjalankan rencana ini.”
Kemudian mereka semua bersumpah bersama-sama, dan mengikatkan diri satu sama lain dengan kutukan; mereka semuanya ada dua ratus malaikat.
Dan mereka turun di Ardîs, yaitu puncak Gunung Hermon ; dan mereka menyebutnya Gunung Hermon, karena mereka telah bersumpah di atasnya dan mengikatkan diri bersama-sama dengan kutukan.
Dan ini adalah nama-nama pemimpin mereka: Semjâzâ , yang adalah pemimpin mereka, Urâkibarâmêêl , Akibêêl, Tâmiêl , Râmuêl , Danel , Ezêqêêl , Sarâqujâl , Asâêl , Armers , Batraal , Anânî , Zaqêbê , Samsâvêêl , Sartaêl , Turêl , Jomjâêl , Arâzjâl .
Ini adalah pemimpin dua ratus malaikat, dan semua yang lainnya ada bersama mereka.
PASAL 7
Dan mereka mengambil bagi diri mereka sendiri istri, dan masing-masing memilih untuk dirinya sendiri seseorang, dan mereka mulai mendekati perempuan-perempuan itu, dan bersetubuh dengan mereka, dan mengajari mereka mantera dan ilmu sihir, dan memperkenalkan mereka cara pemotongan akar-akaran dan kayu-kayuan.
Dan mereka mengandung dan melahirkan raksasa besar yang tingginya tiga ribu ells .
Mereka ini melahap semua hasil jerih payah manusia sampai-sampai manusia tidak dapat bertahan lagi.
Kemudian para raksasa berbalik menyerang manusia untuk memakan mereka.
Dan mereka mulai berbuat dosa kepada burung-burung dan binatang-binatang, kepada binatang-binatang yang merayap, dan ikan-ikan, dan saling memakan daging mereka sendiri, dan meminum darahnya.
Dan bumi mengeluh karena kejahatan mereka.
Para Malaikat mengajar kaum perempuan ilmu pemikat, guna-guna, pengetahuan memotong akar-akaran, dan pengetahuan tumbuh-tumbuhan (ramuan). Mereka mengajarkan kaum laki-laki bagaimana membuat berbagai senjata dan perisai, dan juga seni dan ilmu pengetahuan (surgawi yang terlarang). Perbuatan-perbuatan ini membuat kefasikan dan kekerasan bertambah-tambah di bumi. Para raksasa kanibal ini menghabiskan hasil tanah manusia, dan akhirnya memburu, memakan dan meminum darah mereka. Jiwa-jiwa manusia yang mati berseru-seru kepada surga, dan empat penghulu malaikat (Michael, Uriel, Raphael, dan Gabriel) berseru-seru kepada Elohim. Sebagai jawaban, Elohim mengutus Uriel kepada Nuh untuk memperingatkan dia bahwa segera akan ada Air Bah yang akan memusnahkan seluruh kefasikan dari bumi.
PASAL 8
Dan Azâzêl mengajari manusia membuat pedang dan pisau dan perisai dan baju zirah, dan memperkenalkan logam-logam di bumi dan mengajari mereka seni melakukan pekerjaan logam: gelang dan ornamen, cara menggunakan antimoni , dan cara mempercantik alis mata, dan segala jenis batu-batu berharga dan semua zat pewarna.
Dan ada kejahatan yang besar dan banyak percabulan, dan mereka berdosa, dan semua jalan hidup mereka rusak.
Amêzârâk mengajarkan semua ilmu sihir dan cara memotong akar-akaran, Armârôs cara melepaskan mantera sihir, Baraq’âl astrologi, Kôkâbêl pengetahuan akan tanda-tanda, dan Temêl mengajarkan cara melihat bintang-bintang, dan Asrâdêl mengajarkan lintasan bulan serta tipu muslihat manusia.
Dan dalam penghancuran umat manusia, mereka berteriak keras, dan suara mereka mencapai surga.
Raphael diperintahkan mengikat tangan dan kaki Azazel, dan mencampakkan dia ke dalam jurang di padang gurun Duda’el. Raphael menimbuninya dengan batu-batu kasar dan tajam dan menutupi wajah Azazel sehingga dia tidak dapat melihat cahaya. Michael diperintahkan mengikat Semyaza dan kawan-kawannya di bawah bukit-bukit bumi. Mereka akan tetap ada di sana sampai Hari Penghakiman Besar, ketika mereka akan dicampakkan ke dalam api kekal.
PASAL 9
Lalu Michael dan Gabriel dan Surjân dan Urjân memandang dari surga, lalu melihat banyak darah yang telah tertumpah di bumi, dan semua kejahatan yang telah dilakukan di atas bumi.
Dan mereka berkata satu sama lain, “Bumi yang telah menjadi kosong menggemakan kembali suara manusia yang menangis hingga ke pintu gerbang surga.
Dan sekarang bagimu, hai para kudus di surga, telah menangis jiwa-jiwa manusia, mereka berseru, “Bawalah perkara kami kepada Yang Maha Tinggi.”
Engkau telah menciptakan segala sesuatu dan segala kuasa ada pada-Mu, segala sesuatu terbuka di hadapan-Mu dan tidak ada yang tersembunyi, dan Engkau melihat segala sesuatu dan tidak ada yang dapat menyembunyikan dirinya dari pada-Mu.
Lihat apa yang telah dilakukan Azâzêl, bagaimana dia telah mengajarkan segala hal yang jahat di bumi dan telah menyingkapkan rahasia kekal yang tersimpan di surga.
Dan Semjâzâ yang kepadanya telah Engkau berikan kuasa untuk menjadi kepala rekan-rekannya telah memperkenalkan ilmu sihir.
Dan mereka telah pergi bersama-sama kepada anak-anak perempuan manusia dan telah tidur dengan mereka, dengan wanita-wanita itu, dan telah mencemarkan diri mereka, dan telah menyingkapkan kepada mereka segala jenis dosa.
Dan wanita-wanita itu telah melahirkan raksasa, dan dengan demikian seluruh bumi telah penuh dengan darah dan kejahatan.
Dan sekarang, lihatlah, jiwa-jiwa yang telah mati, menangis dan meratap ke pintu gerbang surga, dan suara erangan mereka naik, dan mereka tidak dapat melarikan diri dari kejahatan yang dilakukan di bumi.
Dan Engkau tahu segala sesuatu sebelum semuanya itu terjadi, dan Engkau tahu hal ini dan keadaan mereka, namun Engkau tidak berbicara kepada kami. Apa yang harus kami lakukan mengenai hal ini? “
PASAL 10
Kemudian Yang Maha Tinggi, Yang Agung dan Kudus, berfirman dan mengirim Arsjalâljûr kepada anak Lamekh , dan berkata kepadanya,
“Katakan kepadanya dalam nama-Ku, “Sembunyikan dirimu!” dan ungkapkanlah kepadanya akhir yang akan datang. Karena seluruh bumi akan dihancurkan, dan banjir yang besar akan datang atas seluruh bumi, dan apa yang ada di atasnya akan dihancurkan .
Dan sekarang perintahkan kepadanya supaya dia dapat menyelamatkan diri dan benih keturunannya tetap ada di seluruh bumi.”
Dan lagi Tuhan berfirman kepada Rufael , “Ikat tangan dan kaki Azâzêl, lemparkan dia ke dalam kegelapan; belahlah gurun pasir yang di Dudâêl , dan campakkan dia di sana.
Dan timbunilah dia dengan batu-batu kasar dan tajam, dan selubungi dirinya dengan kegelapan supaya dia tetap ada di sana selamanya, dan selubungi wajahnya sehingga dia tidak dapat melihat cahaya!
Dan pada hari besar penghakiman dia akan dilemparkan ke dalam api.
Dan pulihkanlah bumi yang telah dicemarkan para malaikat, dan umumkanlah pemulihan atas bumi supaya Aku memulihkannya, agar tidak semua anak-anak manusia akan dihancurkan melalui segala hal rahasia yang telah diperkenalkan oleh para malaikat pengawas dan telah diajarkan kepada anak-anak mereka.
Dan seluruh bumi telah dicemarkan melalui contoh perbuatan dan ajaran Azâzêl ; dari padanya berasal segala dosa.”
Dan Elohim berfirman kepada Gabriel, “Pergilah kepada anak-anak haram dan kepada anak-anak terkutuk dan kepada anak-anak perzinahan, dan hancurkan anak-anak perzinahan dan anak-anak para malaikat pengawas dari antara manusia; kirimkan mereka keluar, dan biarkan mereka saling menghancurkan dan saling membunuh; karena hari-hari mereka tidak akan lama.
Dan mereka semua akan memohon kepadamu, tetapi ayah mereka tidak akan mendapat apa-apa bagi mereka, meskipun mereka mengharapkan hidup yang kekal, tetapi masing-masing dari mereka akan hidup lima ratus tahun.”
Dan Elohim berkata kepada Michael, “Umumkan kepada Semjâzâ dan yang ada bersamanya, yang telah mengikatkan diri dengan perempuan, akan dihancurkan bersama mereka dalam semua kecemaran mereka.
Setelah semua anak-anak mereka saling membunuh satu sama lain, dan mereka melihat kehancuran orang-orang yang dikasihinya, ikat mereka di bawah bukit bumi untuk tujuh puluh generasi, sampai hari penghakiman mereka dan akhir kesudahan mereka, sampai penghakiman yang terakhir telah dilaksanakan untuk selama-lamanya.
Dan pada hari-hari itu mereka akan dibawa ke dalam jurang api, dalam siksaan dan penjara, mereka akan terkunci selama-lamanya .
Dan dia akan terbakar dan dimusnahkan; mereka akan dibakar bersama-sama dari sekarang sampai akhir dari semua generasi.
Dan hancurkan semua roh-roh hawa nafsu dan anak-anak dari para malaikat penjaga , karena mereka telah menindas umat manusia.
Hancurkan semua penindasan dari muka bumi, dan semua perbuatan fasik akan berhenti, tanaman keadilan dan kebenaran akan muncul, dan perbuatan baik akan menjadi berkat: keadilan dan kebenaran akan ditanam dalam sukacita selamanya.
Kemudian semua orang benar akan terluput, dan mereka akan tetap hidup sampai mereka melahirkan ribuan keturunan, dan mereka akan menggenapkan semua hari-hari masa muda mereka dan hari-hari Sabat mereka dalam damai sejahtera.
Dan pada hari-hari itu seluruh bumi akan dibajak dalam keadilan, dan akan ditanami pohon-pohon, dan akan penuh dengan berkat.
Dan semua pohon yang diinginkan akan ditanam di atasnya, dan pohon anggur akan ditanam di atasnya; anggur yang ditanam di atasnya akan berbuah melimpah. Dan dari semua benih yang ditaburkan di atasnya, dari satu ukuran akan menghasilkan sepuluh ribu, dan dari satu ukuran buah zaitun akan menghasilkan sepuluh ukuran minyak.
Dan bersihkanlah bumi dari semua penindasan dan ketidakadilan dan semua dosa dan semua kejahatan dan semua kenajisan yang dilakukan di bumi: musnahkan mereka dari bumi.
Dan semua anak-anak manusia akan menjadi benar, dan semua bangsa akan menyembah Aku sebagai Tuhan, dan memberkati dan semua akan menyembah-Ku.
Dan bumi akan dibersihkan dari semua kerusakan dan semua dosa dan semua penghukuman dan semua siksaan, dan Aku tidak akan pernah lagi mengirimkan banjir di atasnya , dari generasi ke generasi, sampai kepada kekekalan.”
Roh para raksasa yang diperanakkan dari perkawinan campuran ini akhirnya menjadi roh-roh jahat di bumi. Roh-roh jahat itu sendiri merupakan roh-roh para raksasa yang keluar dari tubuh mereka yang sudah mati. Mereka tidak memiliki tubuh dan memiliki kebutuhan jasmani, namun mereka akan menyiksa umat manusia karena mereka berasal daripada mereka. Kitab Henokh mencatat, roh-roh ini belum akan dihukum sampai Hari Penghakiman Terakhir, berbeda dengan para ayah mereka, Malaikat Pengawas, yang sudah dihukum sebelumnya dan pada Hari Penghakiman Terakhir.