The Day I Became A God

The Day I Became A God
Kesepakatan



“hem....maaf saja tapi aku tak ingin berurusan dengan orang lain dan kesepakatanku hanya pada anak itu” nampak king zahard tak suka dengan kedatangan tetua aslan.


Lalu juna yang mendengar obrolan dua orang monster itu makin panas akhirnya mencoba menenangkan situasi. Tapi sebelum juna sempat berbicara ia di hentikan oleh eva.


[ hentikan juna, saat ini tak ada yang bisa kau lakukan. Tolong percayalah pada zahard aku yakin dia tak akan bertindak bodoh di depan master kuat itu]


dan setelah mendengar nasehat eva juna hanya bisa diam dan sedikit pasrah karna atmosfir di sana sangat membuatnya tak nyaman.


“cukup orang tua bodoh.... aku tak ingin berbicara lebih lanjut denganmu dan aku akan memperingatkanmu jika kau berani macam macam pada anak ini maka bukan hanya kau, tapi seluruh orang di duniamu yang akan menerima akibatnya”


Saat mendengar ancaman dari king zahard, tetua aslan hanya tersenyum sambil memegang janggutnya.


“hhohohoh....sepertinya monster kecil ini tak tau sedang berbicara dengan siapa dan nampaknya di sudah lupa dengan keterbatasannya. "


Mendengar obrolan mereka yang main panas juna hanya bisa planga plongo sambil melihat perdebatan mereka. Juna sendiri sedikit kaget dengan sikap zahard yang berbubah drastis karna tak biasanya zahard menjadi tempramental seperti ini.


Lalu zahard yang melihat juna sedikit khawatir akhirnya dapat mengontrol kembali emosinya.


“baiklah kakek tua apa yang kau inginkan...”


“hohoho...akhirnya raja ini mau mendengarkan keinginanku.... baiklah aku akan langsung saja pada intinya.”


“saya ingin raja ini membantuku untuk menerobos ke tingkat mahadewa dan sebagai imbalannya saya akan menjaga dan membantu anak ini agar lebih cepat dalam berkultivasi lagi, dengan ini kita semua dapat di untungkan....bagai mana apakah kau setuju?.”


Mendengar permintaan tetua aslan, king zahard hanya bisa menahan amarahnya. Bisa bisanya seorang yang hanya berada di ranah dewa tahap tiga itu menyuruhnya. Dan zahard sendiri memang tak dapat keluar dari menara babel tapi bukan berarti dia tak dapat membunuh orang sekelas aslan. Tapi balik lagi demi keamanan juna ia hanya bisa menghela napas dan tetap pada rencana awal.


“baiklah... Aku mengerti, tapi sepertinya kau sudah salah paham dengan keadaanmu sendiri.”


“hhuumm..apa maksudmu... aku tau betul kau adalah master kuat yang sudah melebihi batasan di dunia ini dan aku yakin kau mengetahui rahasia yang ada di balik dunia ini dan dapat membantumu untuk menerobos tahap selanjutnya... apa aku telah salah menilaimu...?"


“bukan itu....kau salah jika mengajukan permintaanmu padaku....bukankah kau seharusnya meminta persetujuan master pemilik tempat ini” lalu zahard menatap ke arah juna. Dan juna yang mengerti arah pembicaraan selanjutnya akhrnya mengerti maksud dari perkataan king zahard.


“ terserah kau mau bilang apa juna... tapi yang pasti jika kau tak setuju dengan permintaan orang tua ini maka aku akan memastikan ia tak akan bisa keluar dari tempat ini”


Mendengar perkataan zahard juna di buat tercengang. Ia sebenranya tak terlalu tau apa sebenarnya maksud dan tujuan tetua aslan tapi ia tak ingin berurusan dengan orang yang menyandang gelar dewa di dunianya itu dan orang itu juga tetuanya dari akademi asgard jadi juna lagi lagi tak punya pilihan lain selain menerima permintaan tetuanya itu.


“ hohoho... sepertinya saya memang sedikit lancang karna tak meminta persetujuanmu sebelumnya anak muda”


“baiklah biarkan saya memperjelas kesepakatan yang ingin saya ajukan, saya Aslan Dae ingin meminta pemilik tempat ini untuk membantu saya dalam menerobos ke ranah mahadewa dan sebagai gantinya saya akan melindungi dan memberikan semua sumber daya yang di perlukan murid untuk berkultivasi...apakah anak muda ini menerima kesepakatan saya?.”


“ya..baiklah tetua aslan saya menerima kesepakatan ini” akhirnya secara berat hati juna menerima permintaan tetua itu.


“sialan...aku tak tau kalau justru akan di manfaatkan seperti ini...”nampak juna berbicara kesal dalam hatinya.


[ ya..benar juga, nampaknya menjadi sedikit serakah juga tak baik. Tapi tenang saja selama ada zahard aku yakin kau akan baik baik saja. Dan sebenarnya semua kejadian ini juga menguntungkanmu karna dengan ini kau akan menjadi murid tetua aslan dan akan mendapatkan banyak kebutuhan yang di perlukan untuk mengkatkan kekuatanmu]


**********************************


Halo saya ada rekomendasi Novel keren nih....



Renata adalah hantu yang ingin menuntut balas akan kasus kematian tragis yang di alaminya setelah di bully dan di lecehkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia meminta bantuan kepada seorang gadis indigo penakut bernama Fanya.


Akan kah Fanya berhasil membantu nya?


Ikuti terus kisah mereka hanya di


*Misteri Kematian Renata*