
Dan pertandingan pun akhirnya di mulai....
Lalu yuno langsung menggunakan armor kelas legendary dengan desain ras kurcaci lalu selendang terbang miliknya juga kembali dan melingkar di tubuhnya.
Dan ia juga mengeluarkan artefak kelas legendary yang lain berupa sebuah seruling mini dan menggunakannya. Nampak kon yang melihat yuno mengeluarkan artefak miliknya langsung menerjang ke arah yuno.
Kon sendiri adalah petarung tangan kosong alias ia lebih memanfaatkan fisiknya yang kuat dan di bantu dengan kemampuan beladirinya dan kemampuan pengendalian mananya membuat pukulannya menjadi sangat kuat.
“hem...seruling?...” kon yang sadar yuno meniupkan serulingnya langsung berniat menyerangnya dan mengakhiri pertandingan lalu dalam sekejap ia menyalurkan kekuatanya ke tubuh dan tanganya yang besar itu lalu seketika itu pula tubuhnya langsung di lapisi oleh petir berwarna biru dan menerjang ke arah yuno....
“ hem...dasar bodoh....” yuno yang melihat kon langsung melompat ke arahnya tetap tenang dan terus meniupkan serulingnya dan saat kon sudah di hadapan yuno dan berniat memukulnya dengan tangan besarnya itu tiba tiba kon langsung terjatuh dan tersungkur ke lantai.
“cih....dasar bodoh apa ia tak tau kalau gadis itu menggunakan teknik ilusi” kata salah satu penonton.
“ya benar...dari auranya saja kita sudah tau ,tapi mau bagaimana lagi dengan artefak kelas legendary itu jika kita tak menyerang apa lagi yang bisa kita lakukan jika dalam posisi dia mungkin aku akan melakukan hal yang sama ” jawab salah satu penonton.
******************************
“di mana ini...?”
Nampak kon yang masuk ke dalam hukum ilusi milik yuno di buat sedikit kaget karna selama ini ia tak pernah bertarung dengan lawan yang memahami teknik ilusi dan ini pertama kalinya bagi kon menghadapi musuh seperti itu.
Saat ini kon berada di sebuah tempat yang sangat aneh dengan banyak pohon berwarna pink dan kelopak bunganya yang berwarna pink itu berjatuhan dan memenuhi langit.Tapi kon juga tidak bodoh, sesaat serelah sadar ia langsung tau kalau ia telah masuk ke dalam hukum ilusi musuhnya.
Lalu tiba tiba kelopak bunga yang berguguran itu nampak menyatu dan membentuk tubuh seorang gadis mungil dan akhirnya yuno muncul di sana.
“hehehe selamat datang di duniaku senior” nampak yuno tersenyum jahat.
“hemm...jadi begitu ya...nampaknya aku sudah terjerat dalam hukum ilusimu”
“yah benar sekali...aku sengaja memilih senior karna dari data base ranking murid senior ini nampaknya penggila Martial Arts dan aku juga yakin kalau senior pasti akan lemah menghadapi orang sepertiku.” Nampak yuno sedikit tersenyum ala psikopat.
Tapi secara tiba tiba kon melukai dirinya sendiri. Ia langsung menyerang tangan kirinya dan saat itu juga tangan kirinya langsung mengeluarkan banyak darah. Yuno yang melihat itu hanya bisa tertawa jahat.
“ahahahahah.... apa senior ini bodoh atau gimana sih....nampaknya ini pertama kalinya bagi senior melawan seseorang yang menggunakan hukum ilusi ya.” Nampak yuno menertawai kon.
“karna aku adalah gadis yang baik hati maka akan ku jelaskan sedikit pada senior....sebenarnya hukum ilusi itu di bagi menjadi beberapa tingkatan dan saat ini tingkatanku itu sudah sangat tinggi jadi trik seperti melukai diri sendiri itu tak akan bekerja dalam teknik ilusiku”nampak yuno menjelaskan sambil tersenyum jahat.
“hemmm...begitu ya, baiklah jika seperti itu nampaknya hanya ada satu cara untuk keluar dari sini” lalu kon menggunakan kekuatannya dan mengaliri tubuhnya yang besar itu dengan elemen petir dan bersiap menyerang yuno.
“lalukan saja apa yang senior kon bisa....di dalam sini aku tak akan terkalahkan” nampak yuno tetap stay kalem enjoy gak bergerak sedikitpun dari tempatnya. Dan senior kon langsung menerjang dan menyerangnya. Tinju besar di lapisi elemen petir itu langsung menyerang yuno dan mengenai telak tubuhnya. Tapi tubuh yuno tba tiba saja hancur seketika dan ia muncul di tempat lain di iringi oleh kelopak bunga yang membentuk ulang tubuhnya.
Kon yang melihat seranganya tak berefek pada yuno tak dapat berbuat banyak dan dia secara membabi buta menyerang yuno secara terus menerus. Tapi lagi lagi semua serangan kon tak dapat melukai yuno dan yuno yang nampak mulai bosan akhirnya mulai berbicara.
“hoam...nampaknya senior sudah mulai kehabisan mana ya...baiklah untuk menghormati seniorku ini aku akan segera mengakhiri permainan ini” lalu dalam sekejap sebuah akar pohon bergerak dengan cepat dari dalam tanah dan langsung menangkap dan mengikat tubuh kon. Kon yang tak dapat bergerak mencoba melawan dan menggunakan seluruh kekuatannya.
“haaaaaa.....” nampak kon memfokuskan kekuatanya dan nampak seluruh otot di tubuhnya itu mengeluarkan urat. Tapi mau sekuat apapun kon besusaha ia tetap tak bisa lepas dari akar itu.
“ah...sialan apa apan ini....jangan bercada denganku.” Nampak kon tetap memaksakan dirinya untuk bisa lepas dari jeratan akar pohon itu. Tapi apapun yang ia lakukan akar pohon itu tetap kokoh dan mengikat tubuh kon lebih kuat.
“percuma saja melawan senior....di dalam hukum ilusiku ini akulah tuhannya. Dan tak mungkin bagi senior untuk bisa menang melawanku”nampak yuno berjalan mendekat ke arah seniornya itu lalu mengangkat dagu dan wajah seniornya itu menggunakan kipas dengan ukiran unik.
Tapi sesaat sebelum yuno ingin memenggal kepala kon tiba tiba saja kon tertawa....
“ahahahahahah....menarikkkk...hebat juga kau gadis kecil sampai bisa membuatku seperti ini” nampak kon mulai mengangkat wajahnya dan menatap yuno dengan tatapan dingin.
“ha..apa yang kau bicarakan..liat posisimu saat ini, berani sekali kau tertawa di hadapanku” lalu yuno yang sedikit emosi langsung mengangkat tubuh kon dan akar-akar pohon itu dengan cepat mulai mengikat tubuh kon dan kuatnya lilitan akar itu membuat tubuh kon banyak mengeluarkan darah. Tapi di sini kon lagi lagi tetap tertawa dan makin kencang.....
“ahahahahahah.....jangan salahkan aku jika kau sampai mati ya....”nampak kon sedikit mengancam yuno. Dan yuno yang merasa sedikit takut dengan ancaman seniornya itu berniat langsung membunuhnya di dunia ilusi miliknya itu tapi tiba tiba saja kon berteriak dan tubuhnya mulai membesar dan akar akar itu nampak mulai hancur secara perlahan.
“haaa..ini... apa ini.....” yuno yang kaget kalau kon masih dapat bertahan dan mencoba lepas dari hukum ilusinya itu di buat mundur seketika dan kon yang terus berteriak mulai mengeluarkan kekuatan yang sangat dahsyat dan akhirnya akar akar pohon itu hancur berkeping keping dan kon dalam sekejap mata langsung berubah ke wujud dragonoid dan dalam sekejap mata kon menghancurkan hukum ilusi milik yuno dan akhirnya ia kembali ke dunia yang sebenarnya....
****************
lalu yuno yang di buat kaget setengah mati karna hukum ilusinya berhasil di patahkan oleh kon dibuat makin syok saat melihat sosok kon yang saat ini berdiri di hadapanya dengan wujud dragonoid miliknya. Saat ini di hadapan ada manusia setengah naga lengkap dengan ekor dan cakar besar. Ia bahkan sudah tak dapat berkata kata lagi dan sangat ketakutan.
Bagaimana tidak saat ini di hadapanya, seniornya itu berubah menjadi wujud setengah naga dan memancarkan aura yang sangat mengintimidasi bahkan kekuatan auranya saja sudah membuat yuno tak dapat bergerak sedikitpun.
para murid saat ini hanya diam dan terpelongo. Mereka sedikit terkejut mengetaui fakta bahwa kon adalah ras setengah naga{ jadi di dunia tempat mereka sendiri ada ras naga dan ras naga itu terkenal dengan kekuatanya yang mengerikan}.
“a..aku tak tau kalau dia adalah manusia campuran....sialan selama ini dia menyembunyikan identitasnya.” Nampak para muird mulai saling mengoceh.
“hem....ini gawat” nampak ada seorang tetua yang mulai berbicara dan ia dalam telepatinya menyuruh juri untuk menghentikan pertandingan dan menyelamatkan gadis itu.
Lalu juri yang juga merupakan salah satu guru dalam sekejap mata menghilang dan tiba di lapangan untuk menghentikan kon.
“aaa.ak..”yuno yang ketakutan tak dapat berkata kata lagi. dan saat itu nampak kon dengan wujud dragonoidnya berniat menyerang yuno. lalu tangan besar yang di penuhi kekuatan itu dalam sekejap langsung bergerak dan mengarah ke arah yuno. Tapi untungnya juri yang bertindak cepat dapat menahan serangan kon dengan sebuah pedang.
“ahhggkk...”nampak juri sedikit kesultan menahan serangan kon. Dan dalam momen yang hanya beberapa detik itu juri langsung mengakhiri pertandingan.
“pertandingan selesai..”
“pemenangnya kon....”
*************************
Hai saya ada rekomendasi Novel keren nih buat kalian.....
Blurb:
Yusuf, seorang duda beranak satu yang baru saja ditinggal oleh Aisha–istrinya yang meninggal karena kecelakaan. Dia harus membesarkan Asiah–putrinya– seorang diri karena ibunya harus merawat ayahnya yang sakit stroke. Yusuf dan Asiah tinggal di apartemen milik perusahaan yang khusus diberikan oleh Sarah, CEO sekaligus putri pemilik perusahaan tempat dia bekerja sebagai Direktur Keuangan. Yusuf juga bertetangga dengan Zulaikha, seorang siswi SMA yang kurang kasih sayang orang tua dan suka menggoda dirinya, tetapi begitu sayang kepada Asiah. Zulaikha juga selalu terang-terangan bilang cinta dan sayang sama Yusuf. Namun, Yusuf selalu menganggapnya angin lalu.
Asiah selalu dititipkan di sebuah penitipan anak yang merangkap dengan lembaga pendidikan anak dini. Di sana mereka bertemu dengan Bilqis, mahasiswi magang yang mengingatkan pada sosok Aisha. Membuat Yusuf mulai terpaut hatinya karena kealiman dan kelembutan sifatnya. Namun, cintanya mendapat pertentangan dari keluarga Bilqis karena statusnya duda beranak satu.
Bagaimana kisah Yusuf dalam membesarkan Asiah yang aktif dan sering membuatnya mati kutu?
Siapa yang mendapatkan cinta Yusuf?
Sarah anak perawan yang anggun dan cerdas? Zulaikha anak perawan penggoda dan jahil? Atau Bilqis anak perawan yang sholehah dan penyabar?