The Day I Became A God

The Day I Became A God
Love



Akhirnya proses pembentukan ulang tubuh holo berhasil. Sebenarnya eva menjelaskan pada juna bahwa saat ini di dunia mereka tak akan ada yang bisa menyembuhkan penyakit holo tapi itu tak berlaku untuk king zahard .karna raja zahard sendiri berada di ranah yang sudah lebih tinggi dari yang bisa di bayangkan orang orang di dunia itu.


Dan juga hanya raja zahard yang dapat membuat pil obat kelas tinggi dan mengatur segel lima elemen yang dapat membantu dalam proses pembentukan ulang tubuh holo dan meningkatkan keberhasilannya.


Lalu lawrance tiba tiba terbangun dari tidurnya....


“huh....ini... di mana ini....”


Melihat lawrance yang sudah bangun juna langsung menyapanya...


“ahh... akhirnya bangun juga....apa kabar pak...”


Melihat juna yang cengengesan lawrance langsung mengingat semuanya....


“juna.. dimana holo... apa proses pengobatannya berhasil...di mana dia sekarang...”nampak lawrance mencengkram juna dengan sangat erat...


“hem... santai saja pak, kak holo sekarang sudah baik baik saja dan dia sedang beristirahat jadi kita tunggu sampai keadaanya benar benar pulih baru kita akan menemuinya nanti...”


Mendengar ucapan juna lawrance hanya bisa percaya...dan berdoa yang terbaik agar kekasihnya itu baik baik saja. Lalu zahard tiba tiba berteleport dan memberi kabar bahwa holo sudah sadar di taman dan saat ini mereka akan berteleport ke sana. Dan mendengar ucapan pria itu lawrance hanya bisa percaya dan sudah tak sabaran untuk bertemu kekasihhnya itu.


“cepat...pertemukan aku dengannya..”


“hem... dasar tak sabaran...baiklah ayo cepat akhiri drama ini” lalu zahard dengan sekejap mata memindahkan mereka bertiga ke taman tempat ritual di lakukan. Lalu saat sampai di sana nampak ada seorang wanita cantik sedang berdiri memandangi bunga bunga di taman itu.


Iatampak cantik dengan rambut merah merona dengan kulit putihnya yang mulus dan dengan hanya memakai baju tipis berwarna putih itu ia terlihat lebih cantik lagi.


Lawrance yang melihat kekasihnya itu dapat berdiri hanya dapat tersenyu dan memanggil namanya.


“holo...”


Saat mendengar suara itu holo langsung menoleh ke arah lawrane dan dengan senyum yang sangat indah ia akhirnya bertemu dengan pujaan hatinya kebali.


"Law"


Lawrance yang sudah tak kuat menahan kebahagiaan lagi langsung berlari menuju holo dan memeluknya sangat erat. Bahkan sangkit kuatnya pelukan lawrance sampai membuat mereka terjatuh di taman yang di penuhi bunga itu.


“holo... apa kau benar benar sudah sembuh..”


“hem... aku tak tau apa yang sebenarnya terjadi...tapi setelah melalui nereka itu aku merasa di hidupkan kembali dan di sinilah aku...”


Lawrance yang tak dapat lagi menahan tangisanya langsung mengeluarkan air mata...ia menagis sangat deras di pelukan kekasihnya itu....holo yang melihat lawrance menangis seperti bayi hanya dapat megelus elus kepalanya...


“sudahlah berhenti menagis....aku sudah baik baik saja”


Tapi lawrance yang tak dapat menahan rasa bahagianya tetap menangis sambil memeluk kekasihnya itu dan holo yang sudah tak dapat berkata apa apa lagi juga ikut menangis bersama lawrance di sana...


“terima kasih... terima kasih untuk tidak menyerah kepadaku selama ini law....”


“aku benar benar mencintaimu...”


“wah... sepertinya enak ya memiliki orang yang kita cintai.... apa suatu saat nanti aku akan memilikinya juga ya...” tanpa sadar juna berbicara seperti itu ia sedikit merasa iri kepada lawrance yang mendapatkan wanita cantik seperti holo yang sangat mencintai dirinya.


Akhirnya juna dan zahard hanya dapat menunggu dan membiarkan kedua kekasih itu menghabiskan kebahagiaan mereka di taman. Dan sambil menunggu lawrance dan holo juna berjalan jalan dengan zahard ke sebuah menara besar menara itu sangat besar dan menjulang tinggi lalu jika di perhatian lagi ternyata pulau terbang itu lebih besar dari yang terlihat.Dan di dalam menara yang sangat tinggi itu juna dapat merasakan hawa mencekam keluar dari sana...


“raja zahard sebenarnya menara babel ini apa sih...”


“menara ini memiliki sembilan puluh sembilan lantai dan di tiap lantainya di jaga oleh monster kelas primordial dan sepuluh teratas di jaga oleh monster kelas calestial dan di lantai paling atas yaitu lantai ke seratus adalah tempat aku dulu biasa mengadakan latih tanding gladiator. Dan berpesta dengan teman temanku... hem singkatnya menara babel ini adalah sebuah dungeon.


Jadi kau dapat menjelajahi menara ini dan berpetualang bersama temanmu di dalammnya. Dan juga ada banyak sekali monster di sana dengan bos monster yang kusebutkan tadi yang menjadi penjaga di tiap lantai itu.


“eh... dungeon... jadi di jaman raja juga ada yang seperti itu ya....”


“tentu saja... dan karna bencana distorsi ruang dan waktu di duniaku dulu membuat seluruh peradaban musnah dan aku cukup beruntung dapat bertahan dari sana karna berhasil kabur dengan menggunakan pulau terbang ini dan anehnya aku malah terjebak di sini dan tak dapat keluar.”


Lalu saat mereka asik mengobrol dan berjalan jalan zahard mengkonfirmasi jika lawrance dan holo sudah baikan dan ini waktunya mereka pergi dari tempat itu.


“apa aku harus menghapus ingatan mereka di sini ?.” saut zahard


“ah... klo itu tak perlu raja zahard karna aku sendiri percaya pada mereka dan mereka tak akan mebocorkan rahasia ini...”


“baiklah jika itu keinginanmu “


Lalu zahad dan juna berteleport ke tempat lawrance dan holo...


“baiklah tuan dan nyonya nampaknya kalian sudah baikan dan mohon maaf sepertinya sudah waktunya bagi kalian meninggalkan tempat ini...”


“hem... kami mengerti dan juga kalau tak salah namamu raja zahard kan... aku alfonso lawrance dan tunanganku Crimson Holofia berterima kasih padamu...”lalu lawrance dan holo menundukkan kepalanya kepada zahard sebagai tanda terima kasih..


“ops... sepertinya kalian sudah salah sangka, sebenarnya bukan aku yang menyelamatkan kalian. Aku sendiri hanya membantu sahabatku ini dan jika kalian ingin berterima kasih maka harusnya kalian berterima kasih padanya dan bukan kepadaku.”


Lawrance dan holo yang mendengar itu langsung menatap juna dan berterima kasih...


“tentu saja... permintaan terima kasihku yang terbesar adalah pada juna ....juna aku berterima kasih dari lubuk hatiku yang paling dalam dan aku berjanji akan selalu ada dan setia untukmu jika kau butuh sesuatu maka aku akan membantumu apapun itu, jika kau memerlukan bantuanku maka aku alfono lawrance akan dengan senang hati mebantumu.”


“ ah.. santai saja pak kita ini kan sudah temenan jadi tak usah terlalu di pikirkan dan juga jangan berkata seperti itu raja zahard... jika bukan karna bantuanmu maka semuanya tak akan berakhir bahagia seperti ini..ya kan ..pak lawrance.” Nampak juna tersenyum pada lawrance dan holo.


“baiklah sekarang waktunya kembali...”


******************


Halo saya ada rekomendasi Novel seru buat kalian...


Terjebak dalam Friendzone membuat Zafrina dan Zico nyaman satu sama lain. keduanya sama-sama memiliki perasaan lebih namun mereka ragu untuk mengungkapkannya.


Rian papi Zafrina dan Zafa kakaknya berniat membuat kedua sahabat itu saling mengakui perasaannya, tapi suatu kejadian justru membuat Zafrina dan Zico dipaksa menikah.