
Ch13. Artefak kelas mitos “pagoda tujuh elemen”
“hah..lantai delapan,bukannya kau bilang pagoda ini hanya memiliki tujuh lantai”
[benar sekali tapi setelah kau menaiki ke tujuh lantai dan menyerap energi di sini tiba tiba saja laintai ke delapan terbuka ,aku juga baru mengetahuinya beberapa saat yang lalu dan mungkin saja ada hal luar biasa di sana]
Akhirnya Juna yang di bimbing eva berjalan ke pojokan ruangan dan secara tiba tiba di teleportasikan ke sebuah tempat yang sangat unik.sebuah tempat seperti di atas jurang yang mencapai awan tingginya itu di hiasi dengan bebatuan warna warni dan langitnya di penuhi dengan bintang.
Juna di buat terkejut menyaksikan keindahan tempat itu dan di tengah tengah jurang itu ada seorang kakek tua yang sedang duduk sambil minum teh.juna yang sadar dengan kehadiran si kakek langsung berinisiatip memberi salam.
“salam master,apakah tempat ini milik master dan saya mohon maaf jika memasuki ruangan ini secara tiba tiba”
Kakek itu hanya tersenyum kepada juna dan berkata.
“duduklah nak saya sendiri yang mengundangmu ke sini dan ada sesuatu yang ingin ku beritahukan padamu”
Akhirnya juna duduk berhadap hadapan dengan kakek tua itu .kakek tua itu terlihat sangat kurus dengan rambut putih dan wajah keriputnya yang terus saja tersenyum sambil menuangkan segelas teh hangat kepada juna.
“eva bagaimana ini”
[santai saja sepertinya dia menerima keberadaanmu dan juga nampaknya dia akan memberikanmu sesuatu yang berharga]
Akhirnya setelah meneguk segelas teh juna mulai berbicara.
“maaf senior sebenarnya kenapa engkau mengizinkanku memasuki tempat ini?”
“anak muda jaman sekarang selalu terburu buru ya,tapi itu cukup bagus karna di jaman kakek sendiri tiap anak muda dari berbagai ras akan saling membunuh untuk mendapatkan kekuatan dan karna itu semua akhirnya membuat perputaran takdir kebencian yang tak pernah hilang,hingga akhirnya terjadi perang di mana mana untuk memperoleh kekuatan”
“dan juga seperti yang kau tau saya adalah pemilik tempat ini dan saya sengaja menyegel niat dao saya di sini untuk memberikan pencerahan pada mereka yang sekiranya layak untuk mendapatkanya,setelah memperhatikanmu cukup lama saya mengambil kesimpulan kalau jiwamu yang bersih itu sangat langkah dan saya berencana untuk meneruskan impian yang saya punya kepadamu anak muda”
“ini..”
Kakek itu tiba tiba mengeluarkan sebuah benda di tanganya.setelah di perhatikan benda itu seperti miniatur pagoda itu sendiri...
“itu kan...”juna yang melihat benda itu langsung sadar kalau itu adalah sebuah artefak
[dan eva mengkonformasi kalau itu adalah artefak kelas mitos yang memungkinkan kita membawa pagoda ini kemanapun dan dapat menggunakanya kapanpun juga]
“kakek...apa sebenarnya maksud kakek memberikan saya artefak seperti ini?”
“tidak ada alasan apapun,hanya saja saya sendiri bisa tau kau adalah anak yang baik dan saya yakin kalau kau akan menggunakan kekuatan artefak ini dengan benar.jadi saya berniat menyerahkan artefak ini kepadamu ,artefak ini sendiri sudah di turunkan dari banyak generasi dan sekarang saya memberikannya padamu”kakek itu menjulurkan miniatur pagoda itu pada juna.
“baiklah kek saya akan menerima benda pusaka ini,saya berjanji akan menggunakanya dengan sangat cermat dan akan menggunakan kekuatannya untuk membuat dunia lebih baik lagi dan meneruskan impian kakek”
“akhirnya setelah juna menerima artefak kelas mitos itu kakek itu tiba tiba menghilang dan berkata”
“sekarang semua yang ada di sini adalah milikmu,tolong di gunakan dengan bijak”semua yang di maksud sang kakek sendiri itu adalah semua batu permata yang berwarna warni yang mengelillingi jurang tinggi tersebut yang tak lain adalah batu spirit dan batu jiwa.
“aku tak menyangka kalau di dalam dunia aneh yang tersegel dari dunia kita ini aku akan mendapatkan banyak sekali keajaiban dan juga bagaimana cara menyimpan artefak ini..."
[coba kau integrasikan dahulu dirimu dengan artefak itu seharusnya sekarang kau pemiliknya jadi aku yakin akan jauh lebih mudah]
Akhirnya juna mendengarkan nasehat eva dan mulai memahami inti dari artefak tersebut hingga akhirnya juna dapat menyimpan artefak kelas mitos itu.
Tiba tiba saja orang orang di dalam pagoda merasakan adanya getaran yang aneh di dalam tempat itu dan secara paksa mereka semua di teleportasikan keluar....bahkan sang iblis dan elf bersaudara juga sangat terkejur dengan apa yang terjadi.
“ha...aku hampir lupa kalau saat ini ada banyak orang di dalam ,tapi apa boleh buat kita tak bisa menghabiskan waktu di sinikan"akhirnya di dalam pagoda itu hanya ada juna seorang dan setelah menunggu semua orang pergi dia akhirnya muncul keluar.
“hem..begini lebih baik,aku tak ingin ada yang curiga jika aku yang telah mengeluarkan mereka semua dan mendapatkan pagoda ini”
“tapi eva sebenarnya apa kegunaan pagoda itu,jika hanya untuk menyerap energi atribut kenapa dia ada di tingkat mitos”
[pertanyaan yang bagus tapi sayangnnya dirimu yang sekarang belum dapat mengeluarkan potensi terbesar artefak itu dan ketika tiba saatnya kau akan mengetahui sendiri kekuatan sebenarnya dari artefak ini]
“baiklah sekarang kemana kita akan pergi”
[di sana di ujung sebelah selatan hutan ini ada tempat yang sedikit aneh mungkin di sana ada hal bagus yang menantimu]
Setelah mendengar saran dari eva juna langsung berlari menuju ujung selatan hutan yang besar itu.sampai akhirnya juna tiba di sebuah danau yang sangat luas.
“ini danau...dan danau ini besar sekali apa yang spesial dari danau ini?”
[hem...sekilas di lihat mungkin danau ini hanyalah danau biasa saja tapi di ujung dasar danau ini terdapat tempat yang memancarkan energi yang sangat unik walaupun sangat tipis tapi aku yakin ada sesuatu di sana]
“baiklah aku percaya padamu tapi bagaimana caranya aku ke sampai ke ujung danau ini?”
Lalu eva membisikkan sesuatu pada juna dan juna langsung mengerti dan menutupi seluruh tubuhnya dengan elemen angin dan juna langsung terjun ke dalam danau dan berenang menuju dasar danau.
“waow danau ini ternyata dalam sekali dan juga ada banyak ikan di sini”
[benar sekali dan juga karna air di danau ini di berkahi energi yang spesial dari tempat itu membuat semua makhluk yang hidup di sini menjadi sedikit unik]
Lalu saat juna sedang berenang menuju dasar danau tiba tiba dia di kagetkan dengan adanya sosok bayangan besar mendekatinya dari samping....dan menyerangnya tapi juna dengan gampang menghindari serangan monster besar itu.
“grhaaa ...apa itu besar sekali...itu seperti belut sungai tapi kenapa bisa sebesar itu”
[hati hati dia sepertinya ingin memakanmu]
“hem... kalau sudah begini jangan salahkan aku menyakitimu ya belut besar”
Lalu juna mengeluarkan serangan berelemen air dan menyerang belut tersebut hingga tubuh belut besar itu berdarah dan akhirnya pergi meninggalkan juna.
Akhirnya setelah lama berenang juna sampai ke dasar danau dan di sana ia melihat bangunan tua yang sangat besar dan pemukiman yang dan sudah hancur .