
Pagi harinnya juna lagi lagi terbangun dengan sakit kepala dan muntah muntah. Bahkan kali ini lebih parah dari yang kemarin....
“ahh... eva apa ada yang bisa kau lakukan untuk sakit kepala ini...”
[gunakan saja tungku obat kaisar Qin maka menghilangkan sakit kepala seperti ini akan sangat mudah dan juga nampaknya sudah waktunya kau mempelajari alkimia]
Mendengar eva yang menyarankan juna berlatih alkimia langsung membuat juna tersadar.
Hem... benar juga di dunia ini para alchemis sangat di agung agungkan karna dengan bantuan mereka banyak nyawa yang terselamatkan bahkan para master yang kesulitan menerobos jika di bantu dengan pil obat yang berkualitas tinggi akan dapat memecahkan masaah dan menerobos ke ranah yang lebih tinggi karna itulah para alchemis di dunia ini sangat kaya raya.
“eva apa benar aku bisa mempelajari alchemis, karna aku sendiri tak teralu paham cara buat obat dan potion”
[santai saja aku akan membimbingmu]
“baiklah aku percayakan padamu”
Lalu juna keluar kamar dan berniat mencari pak lawrance untuk segera mengambil tungku obat itu. Tapi setelah berjalan cukup lama ia sama sekali tak menemukannya.
“ahh sialan rumah ini besar sekali... eva bantu aku menemukan pak lawrance...”
[dia tak dapat ku temukan sepertinya dia berada di tempat yang mengandung segel ruang dan rumah ini sendiri memiliki banyak tempat yang tersegel.]
“heh... baiklah jika sudah begini akan ku tanyakan saja pada pelayan di sini.”
Akhirnya juna bertanya pada pelayan tapi para pelayan yang ia tanya tak tau dan ada yang menyarankan untuk mencari di kamar nyonya holo. Nyonya holo sendiri adalah tunangan lawrance dan saat ini mungkin ia sedang berada di kamar itu juga.
“baiklah terima kasih infonya kak dan juga di mana aku bisa menemukan nyonya holo itu?.”
“ohh.. kalau itu kau bisa datang ke sudut barat rumah ini dan jika melihat kamar yang paling besar maka itulah kamar tunangan pak alfonso dan di sana juga di jaga ketat oleh penjaga jadi kau pasti langsung menyadarinya.”
Akhirnya setelah bertanya pada pelayan juna pergi ke ruangan yang di bicarakan dan sampai di sana lalu eva mengkonfirmasi kalau ruangan itu ternyata tersegel oleh hukum ruang dan tak sembarangan orang yang bisa memasukinya.
“permisi pak saya ingin mencari nona holo apa dia ada di dalam”
“penjaga yang mengetahui juna adalah tamu penting langsung menundukkan kepala dan mengatakan kalau nona holo tak bisa di ganggu”
Lalu juna bertanya dimana ia bisa menemukan pak lawrance, tapi penjaga itu juga mengatakan tak tau mengenai keberadaan tuannya itu. Sampai akhirnya pintu itu terbuka sendiri dan lawrance keluar untuk menemui juna.
“ah.. pak lawrance akhirnya aku bisa menemukanmu..”
“ada apa.. kau sampai mencariku ke sini...”
“tak ada apa apa sih... aku hanya ingin mengambil tungku obat tadi malam....heheheh”
“hem... baiklah saya akan menyuruh pelayan mengambilkannya “lalu tiba tiba saja suara seseorang wanita terdengar dari dalam kamar..
“law... siapa itu....” lawrance yang mendengar suara itu langsung kembali masuk dan menutup pintu.
Juna sendiri di buat kaget karna pak lawrance tiba tiba saja pergi tanpa mengatakan apa apa padanya. Lalu juna yang sadar kalau kehadirannya menggagung wanita itu akhirnya memutuskan pergi. Tapi tiba tiba lawrance kembali dan memanggil juna...
“juna... masuklah sepertinya tunanganku ingin bertemu denganmu...”
Juna yang mendengar suara lawrance akhirnya masuk ke dalam kamar. Dan seketika itu juga ia merasakan kalau kamar itu sudah di penuhi segel aray dan hukum ruang.
“eva... tempat ini...?”
[ya kau benar tempat ini...sepertinya sengaja di segel dari dunia luar]
“masuklah... sudah lama aku tak dapat tamu...”wanita itu berbicara pada juna dengan suara yang pelan dan tersenyum tipis.
juna yang melihat kecantikan wanita itu hanya bisa menahan ludahnya dan sedikit terpana.
“se..selamat pagi...maafkan saya jika menggangu istirahat nyonya..”nampak juna sangat grogi berbicara dengan wanita itu.
“siapa namamu...kau terlihat sangat muda apa kau murid yuki yang akhir akhir ini sering di bicarakan law?.”
“ah.. ya benar.. perkenalkan saya Arjuna Daniswara saya murid akademi asgard”
“jadi benar ya...aku sangat penasaran siapa anak yang membuat law takjub dan aku sangat ingin menemui anak berbakat itu...”
“dan juga maaf telat memperkenalkan diri..namaku Holofi Crimson senang berkenalan dengan..huk hhhuk.”nampak wanita itu sedikit batuk dan itu membuat lawrance sedikit panik.
“oke oke sayang...nampaknya kau terlalu bersemangat hari ini...”
Juna yang penasaran dengan penyakit wanita itu bertanya pada eva.
“eva sebenarnya kak holo ini sakit apa sih..?”
[sepertinya dia di racun dan racun itu sangat kuat bahkan sekarang ia tak bisa menggerakkan tubuhnya sedikitpun dan untuk bicara saja sudah kesusahan dan jika di lihat dari tempat ini sendiri sudah di pasangin segel pelindung dan hukum ruang yang membuat ruangan ini menjadi tempat pengobatan alami dan karna itu energi kehidupan di sini tetap terjaga dan dapat membantunya tetap bertahan”]
Juna yang mendengarkan penjelasan eva di buat kaget. Siapa orang yang tega menyakiti gadis cantik ini dan apa tujuannya sampai meracuni wanita malang ini. Tapi tiba tiba lawrance menyuruh juna untuk pergi karna ruangan itu sendiri sengaja di buat steril agar dapat membantu meringankan rasa sakit yang di alami holo. dan juna sudah paham garis besar masalah yang di hadapi lawrance dan tunangannya holo itu.
“baiklah juna... sepertinya kak holo butuh istirahat lebih... maka ayo kita pergi dari sini....”
nampak lawrance berpamitan pada holo dan mencium keningnya dan mengajak juna keluar tapi juna langsung bertanya pada eva.
“eva apa ada yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan kak holo?.”
[hem....racunnya sudah menyebar ke seluruh tubuhnya dan sangat sulit untuk bisa menyembuhkannya dan nyawanya mungkin hanya tinggal beberapa hari lagi sampai akhirnya segel di ruangan ini melemah.... tapi bukan berarti tak bisa di sembuhkan...aku mengetahui cara menyelamatkannya.]
“juna yang mendengar perkataan eva langsung di buat kaget.... apa itu cepat beritau aku....”
Akhirnya juna di beritahukan cara menyelamatkan....
“pak lawrance....sepertinya kak holo sedang sakit parah ya..”
“ha..a..ya kau benar maka sebaiknya ayo kita cepat pergi dari sini dan membiarkanya beristirahat” nampak lawrance sedikit sedih dan mulai berjalan pelan meninggalkan kekasihnya itu tapi juna justru tak bergerak sedikitpun dan itu sempat membuat lawrance heran...
“juna...?”
“pak....sepertinya kak holo di racun... yakan...?”
Mendengar perkataan juna lawrance langsung mengubah ekspresi wajahnya....
“juna...ayo pergi....”
“jika di biarkan seperti ini kak holo tak akan bertahan lebih lama lagi pak..”
Mendengar perkataan juna lawrance langsung bergerak dengan cepat ke arah juna dan menarik kerah bajunya....lawrance sendiri tau itu tapi ia sudah melakukan segala cara untuk menyembuhkan kekasihnya itu tapi itu semua percuma dan lawrance tak ingin membuat holo sedih di sisa hidupnya...
“ayo pergi... lawrance menatap juna dengan tatapan dingin” tapi juna tetap tak bergerak dan berkata...
“kak holo...aku akan menyelamatkanmu ....”