
Setelah di keluarkannya inti beast core tingkat primordial banyak bara bangsawan mulai memperebutkannya. Dan sampai pada pertarungan para tamu kehormatan di ruangan vip.
“lima miliar disena” nampak suara dari kamar vip nomor lima terdengar....
“enam miliar disena” lalu di lanjutkan dari kamar vip nomor sepuluh.
Dan para sultan itu terus menaikkan harga sampai akhirnya inti beast core itu terjual dengan harga tujuh belas miliar dan jatuh ke tangan tamu vip kamar nomor dua.
Para penonton dan tamu yang duduk di bangku bawah hanya bisa melongo dan tak dapat berkata kata lagi. Sudah jelas inti core tingkat primordial ini pasti akan di perebutkan oleh orang orang dari bangsawan murni dan kerajaan saja.
“baiklah inti monster beast core ini terjual kepada tamu vip dari kamar nomor dua....selamat ya”
Dan tanpa berlama lama lagi kita akan membuka kotak terakhir dan juga menjadi barang terakhir yang di jual malam ini dan.. ini dia...”
Lalu wanita itu membuka kain khusus yang menutupi kotak terebut dan terlihat dengan jelas sebuah tungku obat yang sudah sangat kuno.
“itukan.....”
Banyak tamu dan penonton yang terkejut bukan karna hebat... tapi saat ini lagi lagi di hadapan mereka ada sebuah benda yang tak jelas.
“ini adalah tungku obat kuno dan di perkirakan sudah ada sejak jaman dinasti Qin, jika di lihat dari corak dan desainnya maka itu semua berhubungan, meskipun keadaannya sudah sedikit rusak tapi para master dari perusahaan kami memastikan kalau tungku obat ini masih dapat di gunakan”
“Dan harga awal dari tungku obat kuno ini adalah lima ratus juta disena”
Nampak setelah pembawa acara menyebutkan harga tak ada sama sekali orang yang tertarik. Dan yeah mana ada orang yang ingin membeli tungku obat yang sudah tua itu bahkan itu terlihat sudah hampir hancur.
“heh... aneh sekali siapa orang yang mau membeli tungku obat yang sudah kusam itu”
Nampak juna berbicara dalam hati, sedangkan di depannya yuki dan lawrance lagi lagi cuman mabuk mabukan karna pelelangan hari ke dua sudah terbilang sangat sukses.
Tapi secara tiba tiba suara dari kamar vip nomor satu menawar....
“enam ratus juta disena”
Nampak para tamu dan penonton sedikit kebingungan mereka tak mengerti apa yang ada di dalam pikiran para bangsawan. Mereka dengan mudahnya membuang uang enam ratus juta hanya untuk tungku obat yang sudah hampir hancur itu.
Tapi tiba tiba suara dari kamar vip nomor enam bersuara dan menawar juga...
“tujuh ratus juta”
“delapan ratus”
“satu miliar disena” dan suara dari kamar vip nomor satu lagi lagi menawar dengan harga tinggi”
Para tamu dan penonton hanya bisa geleng geleng...
“Dasar bangsawan mereka dengan gampangnya membuang satu miliar disena hanya untuk tungku obat bodoh ini” nampak ada penonton yang ngoceh ngoceh.
Tapi eva tiba tiba mengatakan sesuatu yang mengejutkan juna....
[juna kau harus mendapatkan benda itu..]
Juna yang mendengar eva berbisik padanya langsung bertanya apa maksud dari ucapanya.
“apa maksudmu eva... apa yang spesial dari benda itu”
[itu adalah tungku obat kaisar Qin dan saat ini tungku itu sedang tersegel dan jika kau melepaskan segelnya maka tungku obat itu barulah akan menunjukkan kharismaticnya dan yang terpenting kegunaan dari tungku itu adalah dapat membuat pil obat,potion, air ilahi dll. Ada banyak sekali kegunaan dari tungku itu dan di masa depan kau pasti membutuhkannya.]
“hem.. baiklah aku akan berusaha mendapatkannya...”
[oke... dan pastiakan kau memang mendapatkannya karna tungku itu akan sangat membantumu dalam meninggkatkan inti jiwamu secara signifikan.]
Juna yang melihat eva sedikit memaksanya mendapatkan tungku itu hanya bisa menghela nafas...
“baiklah sepertinya tak ada lagi yang menginginkan menaikkan tawaran lagi jadi saya akan mulai menghitung.. sau, dua..” lalu akhirnya juna menawar tungku itu dengan harga...
“hem... “
nampak semua mata melirik ke arah ruangan vvip nomor zero. Dan beberapa orang mulai berbisik.
“ Hehh...akhirnya sang bintang kemarin malam mulai bersuara lagi, sepertinya ini akan menjadi menarik” kata salah satu tamu di bangku bawah.
Tapi lagi lagi suara dari kamar vip nomor satu menaikkan harga..
“satu miliar lima ratus juta disena”
“satu milar enam ratus juta disena”
“ dua milliar disena”
Dan kedua suara itu mulai menaikkan harga dengan cepat. Yuki dan lawrance yang tengah asik minum akhirnya bertanya pada juna.
“kenapa kau menawar tungku obat itu, apa kau mengetahui yang spesial dari benda itu?.” Nampak lawrance bertanya pada juna sambil meminum wine dan terlihat sudah sedikit mabok”
“heheheh tak apa pak law, saya hanya penasaran dengan benda kuno itu..”
“hem... jika kau tak mau bilang ya sudah...”akhirnya lawrance melanjutkan minum minum.
Lalu pertarungan juna dan tamu dari kamar vip nomor satu terus berlanjut sampai akhirnya juna menghabiskan sepuluh miliar disena hanya untuk benda itu.
“cih.... apa orang yang ada di kamar vip nomor satu itu sengaja melakukan ini” nampak juna kesal karna orang di kamar vip itu terus menaikkan harga.
“eva apa kau mengetahui siapa orang yang ada di sana”
[maaf tapi seluruh ruangan vip di lindungi segel aray dan kita tak dapat mengetahuinya jika tak menghancurkan segel aray itu.]
“cih... sialan aku seperti mendapatkan karmaku karna masalah kemarin..”
Nampak lawrance dan yuki yang sudah mabuk tertawa terbahak bahak melihat juna yang emosi karna harus mengeluarkan disena sebanyak itu untuk benda yang sudah hampir hancur.
Tapi lagi lagi orang di kamar vip nomor satu itu menaikkan harga lagi.
“sebelah miliar”
“dua belas miliar”
“tiga belas miliar disena”
Dan suara itu akhirnya membuat juna terduduk tak bisa berkata kata lagi...
“eva apa kita memang harus mendapatkannya...”
[jika kau ingin bertambah kuat lebih cepat maka jawabanya ya]
Akhirnya juna menarik mikrofon dan berteriak...
“lima belas miliar disena, jka kau menaikkanya lagi maka ambilllah sialan,....”
Dan perkataan juna itu membuat hampir seluruh hadirin dan penonton tertawa terbahak bahak. Mereka semua berfikir akhirnya orang itu menerima karmanya karna ulahnya kemarin pada tetua slardar. Juna sendiri sudah di buat naik darah jika bukan karna permintaan eva dia sebenarnya enggan membuang uang sebanyak itu. Bahkan selama dua hari ini dia hanya membeli beberapa batu jiwa yang di lelangkan di sana.
Tapi akhirnya suara dari ruangan vip nomor satu itu berhenti menawar...
“ baiklah jika tak ada yang mau menawar lagi maka saya akan mulai menghitung...satu, dua, tiga...selamat kepada tamu di ruangan vvip karna mendapatkan tungku obat kuno ini dengan harga lima belas miliar...”
Akhirnya acara malam itu berakhir dengan senyum dan tawa dari tiap orang yang puas karna mendapatkan barang yang mereka inginkan dan hanya satu orang yang nampak frustasi dan gila dan orang itu adalah Arjuna Daniswara.
“sialan.... malam ini aku akan minum minum sepuasnya aku tak ingin lagi memikirkan uangku sebanyak lima belas miliar disena yang hilang”.
juna nampak sedih dan hampir menagis tapi lawrance dan yuki menghiburnya dan malam itu ketiga gentlemen itu menghabiskan malam dengan minum minum.