The Day I Became A God

The Day I Became A God
Badai vs Gravitasi



Lalu dengan aba aba dari juri akhirnya pertandingan itupun di mulai. Dengan cepat priston mengeluarkan dua buah artefak kelas legendary yaitu sebuah armor dengan kemampuan menyerap serangan fisik musuh dan menjadikanya mana lalu sebuah senjata berbentuk tongkat pendek dengan ukiran khusus ras kurcaci.


“heh” hakuya yang melihat priston mengeluarkan dua artefak sekaligus langsung menjaga jarak darinya dan hakuya juga sudah tau kalau priston dapat menggunakan hukum gravitasi.


Lalu dengan cepat priston menerjang ke arah hakuya tapi hakuya tak tinggal diam dia langsung menggunakan artefak kelas arcana yaitu sebuah panah dan menembak priston dari jauh sambil tetap menjaga jarak. Tapi priston yang di perkuat armor legendary tetap menerjang dan ketika jarak di antara mereka mulai dekat priston mengaktifkan kekuatan gravitasinya lalu tiba tiba tongkat kelas legendary miliknya memanjang dan menyerang telak hakuya.


Hakuya yang kehilangan keseimbangan karna hukum gravitasi milik priston akhirnya terkena serangan telak sampai ia terjatuh dengan sangat keras.


“woah...seranganya kuat sekali...hanya dengan sekali serang hakuya langsung terpental jauh” nampak salah satu penonton berbicara.


Lalu priston yang berhasil menyerang hakuya kembali ke tengah lapangan dan mulai berbicara...


“apa hanya segini...jangan membuang buang waktu cepat bangkit dan hadapi aku” nampak priston memprovokasi hakuya yang sedang terbaring karna serangannya. Tapi tak selang lama hakuya akhirnya berdiri kembali,walaupun ia sudah menerima serangan telak tapi sepertinya ia tak terlihat terluka. Itu karna sebelum kena serangan ia sempat menggunakan armor kelas arcana miliknya dan dengan kemampuan armornya yang dapat menahan segala macam serangan fisik membuatnya tak mengalami luka yang serius.


“hemm... boleh juga kau....”nampak hakuya yang kembali berdiri mulai menatap ke arah priston dan mengeluarkan sebuah artefak kelas legendary.


“kau sendiri yang ingin mengakhiri ini dengan cepat, maka aku akan mulai serius” lalu hakuya melemparkan sebuah artefak kelas legendary berbentuk gasing lalu melemparnya ke atas langit dan secara perlahan gasing itu berputar dan bertambah besar. Dan dalam sekejap mata sebuah tornado besar mulai muncul akibat putaran gasing itu, lalu tornado itu terus memebesar sampai membuat pusaran angin yang sangat kuat.


Bahkan priston yang sudah menggunakan hukum gravitasi miliknya hampir terbawa oleh kuatnya pusaran itu. Tapi priston nampak cuek santai dan mengeluarkan artefak legendary ketiga miliknya yaitu sebuah busur berbentuk crosbow kecil yang menempel di tangan kirinya.


Hakuya yang melihat priston menggunakan artefak jarak jauh langsung memanggil skeatboardnya dan kembali berdiri di atasnya. Lalu dengan kekuatannya ia mulai menyerang priston dengan pusaran tornado itu.


Tapi priston tetap diam di tempat dan membidik hakuya menggunakan busur miliknya dan langsung menembakkan anak panah kecil khas ras kurcaci ke arah hakuya. Hakuya yang melihat mencoba menghindar tapi anak panah itu tetap mengejarnya bahkan kuatnya angin tornado tak dapat menghentikan anak panah itu. Itu semua tak lain karna priston sendiri sudah menyelimuti anak panah itu dengan hukum gravitasinya dan efek spesial dari busur itu adalah dapat menyalurkan efek spesial pemakainya dan melipat gandakan efeknya.


Lalu hakuya yang terus menghindari serangan anak panah itu sedikit lengah dan tiba tiba priston menyerangnya dengan menggunakan tongkat yang memanjang sampai panjangnya setengah arena pertandingan dan lagi lagi hakuya terkena serangan tongkat milik priston dan parahnya lagi ia juga terkena serangan anak panah dari priston dan membuatnya seketika langsung terjatuh dengan sangat kuat karna hukum gravitasi di anak panah itu.


“ah..apa ini....berat sekali...”hakuya yang sudah terjatuh dan bersimbah darah tak dapat bergerak lagi karna saat ini ia sudah berada dalah hukum gravitasi milik priston.


“lalu priston mulai mendekat dan menyerang hakuya dengan tongkatnya yang sudah di perkuat dengan hukum gravitasi. Tapi tiba tiba saja hakuya berteriak dan menggunakan artefak kelas legendary.


“ahhhhhgghhh....jangan bercanda denganku....aku tak akan kalah darimu.”


Seketika itu juga sebuah payung langsung terbentang dan menonaktifkan kemampuan gravitasi milik priston dan hakuya yang sudah dapat bergerak langsung terbang menggunakan skeatboarnya sambil memegang payung kelas legendary berwarna putih dengan corak tulisan kuno itu dan kemampuan payung itu tak lain adalah menonaktifkan seluruh serangan dan debuf yang dapat merugikan penggunanya dan juga dapat mendatangkan air hujan yang di perkuat dengan mana.


“matilah kau brengsek...kau yang memaksaku melakukan ini..” lalu langit berubah menjadi hitam pekat dan hujan asam mulai turun deras bercampur dengan angin lebat dan menciptakan sebuah badai besar. Bahkan sangking kuatnya badai ini para penonton di luar arena juga dapat merasakan efeknya.


“astaga ini....kuat sekali...”


“benar jika terus seperti ini kita bisa terbawa terbang oleh badai ini...”nampak para penonton mulai panik.


“sialan....” priston yang kesulitan berdiri karna badai itu mencoba tetap bertahan tapi karna hujan asam yang mengenai tubuhnya membuat aliran mana di dalam tubuhnya tak dapat bekerja sempurna dan parahnya lagi air asam itu terus menyerap keluar energinya.


“ah..jika terus seperti ini aku akan kalah.....” lalu sebelum kehilangan seluruh energinya priston menfokuskan kekuatannya dan ia dengan seluruh kemampuan terakhirnya menekan hakuya yang terbang di langit menggunakan hukum gravitasinya dan menembakkan beberapa anak panah.


Tapi priston yang mulai kehabisan energi kekuatanya melemah dan akhirnya terbawa oleh badai besar itu. Lalu juri yang menyaksikan itu langsung menghentikan pertandingan.


“pertandingan selesai pemenangnya hakuya....”


Setelah mendengar teriakan dari juri, hakuya langsung menonaktifkan kedua artefak miliknya itu dan seketika itu juga langit gelap mulai redup dan angin kencang itu perlahan menghilang lalu hujanpun berhenti dan nampak langit akhirnya mengeluarkan cahaya mentari dan itu membuat pemandangan yang sangat indah.


“hah...”


hakuya yang sudah menggunakan semua kekuatannya di buat terduduk di skeatboarnya dan akhirnya kembali ke tempat duduknya. Meninggalkan priston yang tergeletak di atas tempat pertandingan.


“sialan....aku yang hebat ini sampai di buat begini oleh bocah yang baru saja masuk menjadi murid ini” nampak hakuya sangat kesal di tempat duduknya.


Akhirnya para guru mulai menyembuhkan priston dan priston yang sadar mulai mengakui kekalahannya.


“hem..aku kalah...sepertinya memang masih terlalu sulit bagi kita untuk melawan para senior di sini.”


“Bahkan hanya dengan jarak satu tahun saja hakuya yang dulunya baru masuk menjadi murid inti sudah menjadi sekuat ini.” Nampak priston berbicara dalam hatinya.


Lalu setelah memperbaiki lapangan pertandingan juri akhirnya memulai lagi ujian khusus murid inti itu. Nampak di sini lagi lagi kelompok juna di kalahkan. Thor, tsuru, diaz, gyu dan sou juga di kalahkan dengan telak oleh para seniornya.


Dan saat ini hanya menyisakan juna, aria, dan yuno. Hingga akhirnya aria maju dan menantang Rea Vermilion.


“saya Aria Oratoria akan menatang senior Rea Vermilion di peringkat 131” nampak aria berdiri dengan tegap dan percaya diri. Tapi tiba tiba seluruh murid senior justru tertawa...


“ahahahah...apa dia belum kapok juga melihat yang lainnya di kalahkan seperti itu, bahkan dia berani menantang jenius muda dari keluarga vermilion”


“ya..kau benar nampaknya pertandingan kali ini akan cepat seperti yang lainnya”


nampak para senior mulai saling berbicara. Mereka bukannya meremehkan aria, tapi wanita yang di tantang aria sendiri adalah seorang wanita yang di juluki “The Genius” yaitu putri dari bangsawan murni Rea Vermillion.


*************************************


Hai saya ada rekomendasi Novel seru nih...


Vanya Apride tiba-tiba didorong ke laut oleh kekasih baru mantan pacarnya saat bekerja paruh waktu di kapal pesiar. Dari kedalaman lautan terlihat ada yang menyelamatkannya seperti seorang merman yang berparas sangat tampan. Ketika Vanya kembali melanjutkan pekerjaannya, ia melihat orang yang menyelamatkannya sangat mirip dengan superstar terkenal bernama James Haolin.


Apakah benar orang yang menyelamatkannya saat dia tenggelam adalah James Haolin? Namun, mengapa James Haolin berkaki seperti ikan ketika didalam lautan???