
Lalu kedua gadis itu memasuki lapangan pertandingan. Aria tampil cantik dengan armor kelas arcana miliknya yang berwarna putih dan nampak serasi dengan warna kulit dan rambutnya. Sedangkan rea berjalan dari bangku murid senior dengan membuat tangga es panjang saat ia melangkahkan kakinya hingga akhirnya ia sampai di lapangan pertandingan dan nampak gadis cantik berambut merah merona itu terlihat hanya memakai seragam akademi asgard.
“baiklah kedua peserta silahkan maju” nampak juri mulai mengambil aba aba di mulainya pertandingan. Lalu kedua gadis cantiik itu maju dan saling bersalaman.
“sudah lama tak bertemu denganmu, mohon bimbinganya” nampak aria sangat menghormati gadis yang ada di depannya itu.
“hem...selamat atas bergabungnya dirimu menjadi murid inti sahabatku” nampak rea membalas senyuman aria dan sebenarnya mereka sudah saling kenal sejak kecil hanya saja rea lebih dulu masuk menjadi murid inti dari pada aria.
“baiklah pertandingan di mulai...”
Dalam sekejap mata aria langsung menggunakan artefak kelas legendary yaitu sebuah sepatu khas ras kurcaci dan dengan cepat bergerak mengelilingi lapangan.
“woah...nampaknya dia bertambah kuat juga ya dalam waktu tiga bulan ini dan juga artefak sepatunya itu pasti meninggkatkan kecepatannya” nampak juna berbicara dalam hati dan di lanjutkan dengan eva.
[ ya kau benar sekali selama tiga bulan ini dia berhasil menerobos ke inti jiwa roh tahap awal dan sepatu yang ia gunakan juga sama dengan armor dan antingnya yaitu dapat melipat gandakan kecepatan penggunanya dan efek spesialnya dapat membuatnya berjalan di langit.
Para penonton yang melihat kecepatan aria sangat di buat takjub.
“wah..dia cepat sekali aku bahkan hampir tak bisa mengikuti pergerakanya” kata salah satu penonton.
Lalu dengan cepat aria menggunakan pedang tingkat arcana miliknya yaitu sebuah pedang dengan elemen spesial cahaya dan menerjang ke arah rea. Tapi rea nampak hanya diam di tengah lapangan dan saat aria menyerangnya secara tiba tiba serangan aria di hentikan oleh sebuah pelindung es berbentuk bunga mawar yang sangat besar. Bahkan aria sampai terpental oleh pelindung es milik rea.
“ah..ini...bagaimana cara dia melihat pergerakkanku dan menghentikan seranganku” aria yang terkejut pergerakanya di blokir oleh pelindung milik rea langsung melompat dan mengambil jarak. Lalu ia dengan cepat menyerang rea lagi dan lagi.
“nampaknya setelah dua tahun kita tak bertemu kau makin hebat saja ya rea” nampak aria berbicara sambil tersenyum ke arah sahabatnya itu. Dan rea hanya membalas dengan senyuman dan seketika itu juga rea menyelimuti seluruh area pertandingan dengan es.
“Aerial Ice” lalu dalam sekejap seluruh tempat pertandingan di selimuti es bahkan aria juga hampir terjebak dan terperangkap oleh es yang di buat oleh rea. Tapi sebelum ia terperangkap aria langsung menggunakan kekuatan sepatunya dan seketika itu juga ia berjalan di atas udara.
“woah dia bisa berdiri dan berjalan di langit, pasti itu karna artefak miliknya.” Nampak salah satu penonton berkomentar. Dan di dunia ini sendiri para master devian dapat terbang di langit saat inti jiwa mereka telah mencapai ranah Raja dan untuk mencapai ranah itu membutuhkan sumber daya yang sangat banyak dan yang pasti juga keberuntungan mangkanya artefak yang membuat penggunanya terbang terbilang langkah di dunia itu.
“hem kalau sudah begini maka aku akan menggunakan itu” lalu aria yang berada di langit langsung mengeluarkan artefak kelas legendary miliknya yang lain yaitu sebuah orb kecil yang memancarkan cahaya warna warni dan menerjang ke arah rea. Tapi sebelum sampai mendekati rea lagi lagi perisai es berbentuk mawar mengahalanginya, tapi secara cepat penghalang itu di netralkan oleh artefak milik aria dan itu sedikit membuat rea terkejut.
“hah...ini..” sebelum sempat bereaksi rea yang melihat pelindung absolute miliknya itu dengan mudahnya di netralkan mencoba menghindar. Tapi aria yang bergerak dengan sangat cepat langsung berada di depannya dan menyerang rea dengan telak.
“terima ini....” nampak aria menyerang dengan tebasan pedangnya yang bercampur dengan elemen cahaya.
Tapi secara mengejutkan lagi lagi sebelum mengenai rea serangan aria di blokir dan kali ini nampak sebuah api hitam menahan seranganya itu dan dengan cepat api itu membesar. Aria yang melihat itu dengan cepat menghindar dan menjauh dari rea.
“hem....sahabatku ini memang gila..padahal aku sudah susah payah mendekatinya tapi lagi lagi ia menahan seranganku” nampak aria bicara dalam hati.
“ black fire” lalu rea mulai menyerang dan muncul api hitam berbentuk bola besar sebanyak lima buah dan langsung mengejar aria yang sedang berdiri di langit.
Api hitam dari keluarga vermilion sendiri terkenal dengan kemampuan penghancurnya dan api ini sama sekali tak dapat di padamkan dan akan membakar apa saja yang ada di hadapannya bahkan jika terkena sedikit saja sudah cukup untuk membunuh lawannya.
Aria nampak berusaha menghindari api hitam itu dan karna ia berlarian di atas lapangan pertandingan, nampak percikan api hitam itu mulai berjatuhan dan serpihan kecilnya mulai memenuhi lapangan pertandingan dan bertambah besar dan panasnya membuat aria sangat tersisa.
“astaga kalau seperti ini bagaimana caraku menyerangnya..” nampak aria yang terus berlarian itu memikirkan sebuah ide. Tapi rea yang melihat seranganya tak dapat menjangkau aria mengerutkan pipinya lalu mengeluarkan teknik baru dan seketika itu juga nampak salju mulai berjatuhan di seluruh tempat pertandingan bahkan sampai ke tempat para penonton.
Melihat salju yang tiba tiba turun aria langsung sadar kalau itu adalah teknik rea dan secara bertahap salju yang turun mulai banyak dan membentuk badai salju yang besar.
“hehehe..dengan ini kau tak akan bisa terbang lagi.” Nampak rea tersenyum sambil menatap sahabatnya itu.
Tapi aria yang menyadari posisinya langsung mengeluarkan sebuah artefak baru kelas legendary yaitu sebuah pedang mini khas ras kurcaci dan menerjang ke arah rea.
“haaaa.... dengan ini kalahlah” nampak aria beerbicara dalam hatinya karna menggunakan banyak artefak membuat mananya terkuras dengan sangat cepat. Lalu rea yang berada di tengah lapangan dan sedang di lindungi dan di selimuti oleh api hitam tak dapat melihat pergerakan aria yang makin menggila dan dengan pengalamanya ia memejamkan matanya lalu merasakan hawa keberadaan sahabatnya itu dari butiran salju yang mengenainya dan bersiap melakukan counter attack.
Tapi aria yang berlari dengan sangat cepat di langit dengan sekejap mata langsung menyerang rea di belakangnya dan mengarahkan sisa kekuatan terakhirnya.
Rea yang sedikit terlambat merespon kecepatan aria langsung menyelimuti dirinya dengan api hitam lebih banyak lagi tapi aria dengan orbnya mampu menetralkan api hitam milik rea yang seharusnya tak dapat di padamkan.
Merasa dirinya terancam rea langsung mengaktifkan kedua elemen bawaanya dengan sangat cepat dan elemen es dan api hitam itu berpadu menjadi satu lalu melindungi dirinya tapi lagi lagi aria menetralkan seranganya menggunakan pedang kecil miliknya dan kemampuan pedang itu juga hampir sama yaitu dapat menetralkan serangan fisik dan magic musuh. Dan pada akhirnya aria berhasil menyerang rea menggunakan pedang miliknya. Rea yang terkena serangan aria langsung terpental dan menghantam dinding area pertandingan.
“woah.... kau bercanda kan....”
“astaga aku tak percaya ini, rea vermilion yang terkenal dengan pertahanan mutlaknya tak dapat menahan serangan gadis itu” nampak para penonton mulai berdecak kagum.
“hem....tentu saja...dengan tiga artefak kelas arcana dan tiga artefak kelas legendary milik gadis itu sudah pasti ia sangat kuat.” Sambung salah satu penonton.
*****************************
Halo saya ada rekomendasi Novel keren nih buat kalian.....
Mempunyai cita-cita menjadi istri seorang CEO adalah mimpi sebagian besar seorang wanita, apalagi jika wanita tersebut seorang penulis novel online, pasti khayalannya melampaui batas wajar.
Shasa, itulah nama seorang gadis berusia dua puluh tiga tahun yang memiliki cita-cita aneh—ia ingin nasibnya seperti salah satu tokoh film Hollywood yang memiliki suami seorang pemilik perusahaan besar, bahkan Shasa rela menolak lamaran dari anak pak lurah hanya karena cita-cita yang aneh. Akankah harapan Shasa terpenuhi? Mungkinkah Shasa menjadi istri seorang CEO muda seperti cita-citanya selama ini?