The Day I Became A God

The Day I Became A God
ch11.Pagoda Tujuh Elemen



“Haaaaa....”


Mereka yang melihat juna hanya bisa terkejut karna juna dengan mudahnya membuka kotak itu dan mendapatkan senjata origin


“haa karna anak itu bisa membuka kotak itu dengan mudah maka akupun pasti bisa membukanya”Kata salah seorang dari mereka.


Lalu pria tersebut berjalan ke salah satu patung dan berniat membuka kotak harta tapi sebelum membukanya ia malah mengaktifkan jebakan yang ada.


dan tiba tiba keluar sebuah bayangan hitam ke arahnya dan langsung membunuhnya di tempat. bukan cuman itu bayangan itu juga menyerang yang lainnya dan anehnya tiap di serang bayangan itu malah membelah dirinya dan makin banyak.


“gawat bayangan ini bisa membelah diri kalau begini mereka akan semakin banyak “


“semua lindungi diri kalian masing masing”


Lalu ada salah satu bayangan menuju ke arah juna dan juna dengan mudah menahanya dengan perisai beratribut cahaya miliknya.tapi bayangan itu tetap bertahan lalu makin banyak dan terus menyerang


“bagaimana ini eva bayangan ini kelihatanya tidak bisa di bunuh”


[kau benar percuma juga menyerangnya mereka adalah sisa sisa dari jiwa yang di tangkap dan melindungi harta yang ada di patung tersebut, tapi tenang tetap ada cara menghilangkannya ini aku akan memberikanmu pemahaman tentang hukun kegelapan berkonsentrasilah lalu pahami.]


Di sini juna menyelimuti dirinya dengan atribut cahaya dan duduk mempelajari tentang hukum kegelapan lalu juna membuka matanya


“hemm sepertinya aku sudah memahaminya”


“ oke... aku sedikit sudah tau jadi baiklah akan ku singkirkan mereka semua ”


“juna membuka lubang hitam dan meyerap seluruh bayangan hitam itu,,hiuh untung ada dirimu eva kalo tidak coba liat,,akan ada banyak yang mati di sni, lain kali jika ingin mencari harta lebih baik aku pergi sendiri saja x ya ahhaah”


“ahh terima kasih kawan bagaimana cara kau melakukanya?”


“itu rahasia”


Di sni van kaget dia gak nyangka kalau juna bisa hukum kegelapan. lalu juna lagi-lagi membuka kotak di salah satu patung dan dialamnya ada artefak berbentuk seperti lampu kaca aladdin.


[lalu eva menjawab itu merupakan artefak yg dapat menyimpan jiwa orang mati dan menyimpan makhluk kegelapan lainnya]


“hoo jadi ada artefak seperti itu ya “


Lalu van mendekati juna dan bertanya ...


“saudara juna bagaimana kau tau kotak mana saja yg ada di sini yg dapat di buka tanpa memicu jebakan”


“yeah benar bagaimana kau mengetahuinya” kata murid lainnya


“hiuhh baiklah semuanya dengarkan aku baik baik jumlah patung di sini ada dua belas dan ada dua belas jebakan juga yang menanti kita.


kita sudah melewati dua jadi sisa sepuluh ,jujur saja karna jumlah kita sekarang pas sepuluh orang maka tiap orang akan mendapatkan satu, tenang saja aku juga akan meberi tahu cara melewati jebakan ini tapi kita semua harus bekerja sama”


“haa jadi totalnya kau mendapatkan tiga dong, bukankah itu tidak adil”


“adil atau tidak aku yg memutuskan aku hanya mengatakan ini sekali jika ada yg tidak setuju maka jangan salahkan aku jika salah satu dari kalian yang akan menjadi korban selanjutnya”


Setelah mereka berunding maka mereka semua setuju dan mereka ber sepuluh mulai bekerja sama...


Akhirnya setelah pertarungan yang instens mereka mendapatkan masing masing satu harta dan tiba tiba goa itu bergetar hebat lalu karna panik mereka semua akhirnya berlari secepat kilat keluar dari goa itu dan akhirnya goa di makam itu roboh.


“hiuhh ku kira aku akan mati”


“termia kasih senior juna”


Nampak mereka semua berterima kasih pada juna lalu beberapa mayat murid lain yang menjadi korban di bawa oleh teman mereka.lalu van dan dua temannya mendekati juna dan bertanya “saudara juna setelah ini mau kemana apakah kita bisa pergi bersama”


“maaf sebelumnya senior van saya ingin bertemu dengan teman teman dari akademi asgard terlebih dahulu habis dari sini dan saya tadi hanya kebetulan lewat dan tertarik untuk ikut masuk kedalam jadi saya sekarang pamit, mungkin teman saya sudah menuggu di tempat titik kami berkumpul”


“baiklah jika itu kehendak saudara,saya Van De Houten dari akademi Ellio di benua laurasia mengucapkan terima kasih dan izin pamit juga."


"Jika ada waktu mampirlah ke akademi Ellio di laurasia saya akan sangat senang menyambut saudara”


“baiklah terima kasih tawaranya” lalu juna akhirnya meninggalkan tempat itu yang sudah runtuh menjadi debu.cap cip cup juna akhirnya langsung pergi.


“apa tak apa eva kita memberikan harta itu ke semua orang?


" tak apa lagi pula itu hanyalah artefak dan senjata tingkat origin tidak perlu kuatir”


[justru yang membuat kuatir itu kalau mereka mengadu ke pemimpin mereka kalau kau bisa melakukan semua keajaiban itu]


“heheh benar juga ya,tapi tak apalah ini buat pelajaran bagiku,,mulai sekarang aku harus lebih hati hati lagi.”


"Baiklah sekarang kemana tujuan kita..."


[Sepertinya sekarang sudah saatnya kau beristirahat dan mulai menyerap baju jiwa melati warna warni itu]


“hem baiklah aku akan mengikuti saranmu....”


Akhirnya malam itu juna menyerap batu melati warna warni dan beristirahat.sampai akhirnya ia tidur dan telah mengembalikan seluruh kekuatanya.


“oke sekarang aku sudah pulih kembali,sekarang saatnya berburu harta lagi karna hanya sisa delapan hari sebelum kita di teleport paksa"


[aku sudah memeriksa sekeliling dan di sebelah utara dari tempat ini ada sebuah bangunan yang sangat aneh.bangunan itu memancarkan energi mana yang sangat kuat aku yakin itu akan sangat berguna bagimu]


Baiklah ayo kita ke sana...


__________________


Sesampainya di sana nampak sebuah bangunan seperti pagoda dan itu menjulang tinggi ke langit.


Akhirnya juna mencoba untuk masuk dan ia di buat sedikit terkejut karna saat ini ada banyak sekali murid dari tiap akademi lain yang sedang berada di dalam sana.


“eva sebenarnya tempat apa ini”


[ini adalah pagoda tujuh elemen dan kegunaan dari pagoda ini sendiri adalah untuk meningkatkan kemampuan atribut dasar yang di miliki tiap orang]


[kau sendiri lebih baik meningkatkan kekuatan atributmu dengan menyerap energi yang melimpah dari pagoda ini]


“baiklah aku akan mulai menyerap semua energi di pagoda ini seperti saranmu”


[lalu di tiap lantai akan memiliki atribut yang berbeda mulai dari air,tanah,angin,api,petir,kegelapan dan cahaya jadi dengan ini kau akan dapat meningkatkan kekuatan atributmu secara signifikan]


“wah bukankah itu sangat hebat”


[iya dan aku sangat yakin kalau saat kembali nanti kau tidak akan bisa menemukan tempat seperti ini lagi jadi jangan di tahan dan maksimalkan kekuatan tiap atributmu sampai batas maximal]