
Setelah pesta malam hari itu akhirnya juna akan kembali ke akademi asgard. Sebelum kepergiannya nampak ada beberapa penduduk yang mengantar kepergiannya pagi hari itu.
“juna kau hati hati di sana ayah berjanji akan menjaga ibu dan adikmu di sini jadi kau tak perlu mengkhawatirkan kami” nampak ayah juna meyakinkannya agar ia bisa fokus pada pendidikannya di akademi.
“iya ayah aku tau...dan juga jangan lupa menghubungiku lewat afrofit jika ada sesuatu yang terjadi.”
Akhirnya setelah berpamitan pada keluarganya dan yui, juna pergi menaiki pesawat di sana nampak sang adik lily menangis karna harus berpisah lagi dengan sang kakak. Ibu juna juga nampak sedih dan sahabat kecilnya yui pun juga sama tapi juna tak punya pilihan jika ia ingin melindungi mereka semua maka ia harus bertambah kuat dan hanya ada satu cara yaitu menempuh pendidikan devian di akademi asgard.
Lalu pesawat itupun terbang dengan tinggi dan dengan sangat cepat meninggalkan desa roa dan menuju akademi asgard. Selama satu bulan di kampung halamanya selain membantu warga desa juna juga menyempatkan waktu untuk menyerap batu jiwa dan saat ini inti jiwanya telah meningkat menjadi inti jiwa kelas surga. Walaupun baru saja naik tapi juna merasakan kekuatannya bertambah berkali kali lipat dari sebelumnnya.
“ah...akhirnya sampai juga...terima kasih pak sudah mengantarku tolong sampaikan terima kasihku pada pak lawrance karna sudah mau membantuku di desa roa.”
“ya..santai saja itu semua juga perintah dari atasanku jadi itu juga sudah menjadi tugasku, dan saya izin permisi” akhirnya juna kembali ke akademi dan besok upacara penerimaan murid baru sekaligus pelantikan murid inti akan di laksanakan.
Sampai pada pagi hari berikutnya juna dan sembilan murid lainnya akhirnya memasuki fasilitan khusus murid inti dan saat mereka bersepuluh sampai di sana nampak banyak tetua dan guru yang telah menunggu mereka dan ada banyak murid inti senior telah duduk di kursi mereka masing masing dan mulai dari sini guru yang mengajar mereka akan berbeda bahkan kepala sekolah untuk murid inti juga berbeda.
“selamat datang anak anak, kalain bersepuluh adalah murid terpilih tahun ini dan berhak bergabung dengan kelas khusus dan menjadi salah satu murid inti di akademi asgard”
“sebelum saya berbicara lebih jauh lagi perkenalkan saya adalah kepala sekolah baru kalian atau bisa di bilang penanggung jawab murid inti di akademi ini, dan nama saya adalah Joseph Abraham”
Lalu orang yang menjadi penanggung jawab kelas khusus itu mulai berpidato dan memberitahukan sedikit aturan yang berbeda bagi murid inti. Mulai dari bakatmu yang akan menentukan poin yang akan kau dapatkan dan juga guru pribadi yang akan mengajarkan tiap murid juga akan ada rangking murid mulai dari sini.
Dan semakin tinggi rangkingmu maka semakin tinggi pula keistimewaan yang akan di dapatkan. Sampai akhirnya guru penanggung jawab itu memperkenalkan seorang muird rangking pertama di kelas khusus murid inti.
“baiklah...terima kasih untuk pak josep, mulai dari sini saya yang akan berbicara...”
“perkenalkan saya Luke Espada saya adalah murid rangking pertama di akademi asgard dan sesuai tradisi saat ada murid inti baru yang terpilih maka kami sendiri sebagi murid yang akan menguji kemampuan kalian. Dan dari berita yang ku dengar kalian bersepuluh ini adalah satu satunya murid yang berhasil kembali dari pintu dunia sambil membawa artefak kelas legendary di tiap orangnya dan jika kabar itu benar maka aku akan sangat senang melihat juniorku yang kuat kuat ini akan bertanding di sini.
“heh....aku tak pernah tau kalau kita akan di uji oleh para senior di sini...”nampak gyu mulai berbicara di ikuti oleh yang lainnya.
“santai saja..ini hanya pertandingan uji coba dan dengan pertandingan ini kalian semua akan di ajari kalau kalian semua hanyalah murid biasa di sini dan para senior akan menunjukkan pada kalian kalau di atas langit masih ada langit dan itulah tujuan utama dilakukanya pertandingan ini” nampak luke mulai menjelaskan aturan dalam pertandingan.
“baiklah untuk mempersingkat waktu kalian bisa mulai dan kalian sebagi murid inti baru berhak menantang salah satu senior yang berada di sini” nampak banyak sekali para senior dari muird inti yang berada di sana jika di jumlahkan banyaknya hampir mencapai seribu. Dan dari sebuah tablet yang di berikan oleh luke para murid dapat melihat ranking para senior dari yang terendah sampai yang tertinggi dan mereka berhak menantang siapa saja yang mereka mau.
Lalu akira tiba tiba maju dan menagkupkan tangannya.....
“tentu saja...kau bebas memilih lawanmu dan jangan terlalu gegabah saat memilih lawan ya...” nampak luke sedikit menyindir akira dengan senyuman tipis.
“baiklah saya akan menantang senior Tron di peringat seratus”
“hem....”
Mendengar ucapan akira para guru dan tetua seketika terkejut bakan para murid senior juga dan beberapa dari mereka bahkan tertawa sampai terbahak bahak...
“ahahahah bocah ini menarik sekali....apa dia meremehkan kita yang ada di sini” nampak salah satu muird senior tak dapat menahan tawanya.
“hemm....dasar katak dalam tempurung....berani sekali dia menantang peringkat seratus dan juga itu adalah tron. Heh.....bahkan jika dia menggunakan artefak legendarynya dia tak akan bisa bertahan lima menit” sambung salah satu murid senior.
Lalu secara tiba tiba tron meloncat dari kursi murid senior dan berdiri di tengah lapangan pertandingan dan di ikuti akira yang juga melompat ke area pertandingan. Lalu salah satu guru turun dan menjadi juri.
“pertandingan ini simple gunakan apa saja yang telah kalian pelajari dan miliki selama di akademi, dan pertandingan akan di hentikan jika ada salah satu dari kalian ada yang menyerah atau tak dapat bertanding lagi dan juga di larang membunuh sesama murid jika ketahuan kau dengan sengaja melakukanya maka pihak akademi akan memberikan hukuman tegas.”
Lalu akira dan tron mendekat dan saling berjabat tangan dan pertandinganpun dimulai.....
*******************
Halo saya ada rekomendasi Novel keren nih...
Judul : After Darkness
Penulis : SkySal
Hanya karena beberapa lembar foto bersama bossnya, Elsa harus terkena masalah besar yang datang dari putra bosnya yang bernama Robin Sriwijaya.
Robin menuduh Elsa sebagai salah satu simpanan ayahnya sehingga Robin balas dendam dengan menjadikan Elsa pelayan dirumahnya. Namun Elsa bukanlah wanita yang lemah seperti yang Robin fikirkan. Elsa arogan dan keras kepala yang justru membuat Robin semakin marah hingga akhirnya Elsa mengalah dan lebih memilih menyerang Robin dari hatinya.
Bisakah Elsa melakukannya?