The Day I Became A God

The Day I Became A God
Kurang Pengalaman



“mohon bimbinganya senior” nampak kedua orang itu saling berjabat tangan dan menundukkan sedikit kepala.


Lalu dalam sekejap mata akira mengeluarkan sebuah artefak berbentuk gentong minuman kecil dan artefak itu mengeluarkan asap racun dan dengan cepat memenuhi seisi tempat pertandingan dan akira juga mengeluaran pedang long sword dan seketika pedang itu berubah menjadi pisau pisau kecil berjumlah ratusan dan menyerang ke arah tron dan tentu saja seluruh pisau itu juga di penuhi atribut racun yang sangat kuat.


“hem....menggunakan tiga artefak kelas legendary secara bersamaan, hebat juga kau tapi itu belum cukup untuk menghentikanku.”


Lalu tron mengeluarkan aura tenaga dalam yang kuat dan secara tiba tiba datang angin yang sangat kuat dan menerbangkan asap beracun milik akira menjauh dari lapangan pertandingan lalu tron dengan gesit dan lincah menghindari semua pisau terbang yang mengarah padanya.


“hem...sesuai yang di harapkan dari seniorku dia bisa mengatasi kedua seranganku secara cepat tapi itu semua percuma.” Lalu akira secara tiba tiba menggunakan masker aneh dan bentuknya sama dengan armor tahan racun yang sedang ia gunakan dan artefak legendary berbentuk gentong kecil itu tiba tiba mengeluarkan cairan berwarna hijau lalu cairan itu bergerak dengan cepat ke arah tron seperti makhluk hidup dan dari cairan itu juga mengeluaran gas beracun yang dengan cepat lagi lagi memenuhi tempat pertandingan.”


“cih...kalau sudah seperti ini aku terpaksa harus serius” lalu tron menggunakan artefak kelas arcana yaitu sebuah jubah yang memancarkan cahaya berwarna putih dan dengan jubah itu kecepatan tron langsung meningkat drastis serta seluruh tubuhnya terlindung oleh pelindung tak kasat mata yang dapat menghalau asap racun yang mengarah padanya.


“akira yang melihat serangan jarak jauhnya sama sekali tak mengenai tron hanya santai diam di tengah lapangan. Memang benar baginya menggunakan tiga artefak legendary sealigus akan memakan banyak mana tapi melihat seniornya yang kesulitan mendekatinya dan hanya bisa berlarian seperti anak ayam membuatnya besar kepala.


“hehehe..apa seorang senior ranking seratus hanya bisa berlarian menghadapi bocah yang baru saja masuk menjadi murid inti” nampak akira terus memprovokasi tron.


“waw...anak itu hebat juga...dia bisa menggunakan tiga artefak kelas legendary secara bersamaan” nampak salah satu murid dari bangku penonton mulai mengoceh.


Tapi tak selang lama akhirnya tron yang mulai kelelahan terkena sedikit goresan akibat pisau terbang kecil milik akira dan tron yang langsung merasakan efeknya langsung terjatuh dan kakinya yang terkena goresan langsung tak dapat bergerak. Tapi sebelum serangan akira yang lain mengenainya ia secara tiba tiba menghilang dan itu membuat akira terkejut kaget.


“huh...dimana dia” akira yang tak dapat menemukan tron di seluruh area pertandingan di buat bertanya tanya. Tapi secara tiba tiba tron muncul dari bawah tempat pertandingan dan menarik kaki akira dan seketika akira terjebak di dalam tanah.


“ah...apa ini...”


Melihat akira yang panik dan tak dapat bergerak lagi langsung membuat tron muncul tepat di hadapan akira.


“dasar bocah jangan kau pikir dengan artefak kelas legendarymu itu kau bisa mengalahkanku dengan mudah” lalu tron mengeluarkan aura berbentuk pedang dengan elemen tanah bercampur angin dan langsung menebas akira dengan telak. Tapi tebasannya tak dapat menembus armor kelas legendary milik akira dan akira hanya tersenyum...


“heheheh....sebenarnya siapa yang sedang terperangkap sekarang” lalu dengan cepat akira membuat tanah yang menahanya menjadi rusak akibat racun yang di keluarkan oleh armornya. Lalu tron yang sadar ia sudah di jebak berniat bersembunyi lagi ke dalam tanah tapi dengan armor kelas legendary yang dapat mengeluarkan racun itu dengan cepat membuat seleruh tanah tempat pertandingan di penuhi racun lalu cairan dan pisau terbang miliknya langsung menyerang tron dengan sangat cepat.


“cih...sialan jadi dia sengaja memancingku dan juga apa apaan armor kelas legendary itu padahal sudah ku serang tapi sama sekali tak berefek.”


“hiuh...sekarang kau tak akan bisa lari lagi senior” nampak akira mulai berdiri dengan santai dan menyaksikan seniornya lari di kejar kejar oleh serangannya. Tapi tron nampak santai dan ia tiba tiba langsung menggunakan sebuah artefak yaitu baju kelas legendary berwarna merah mengkilap dan seketika itu juga seluruh tempat pertandingan langsung berubah panas.


“heh...apa cuman perasaanku saja tapi tempat ini terasa sangat panas” dan secara mengejutkan seluruh tanah di tempat pertandingan berubah menjadi larva dan mengejutkan akira.


“apa ini....jangan bercanda bagaimana bisa kau mengubah seluruh tempat menjadi larva panas ini...” nampak akira mulai berlarian menghindari larva panas yang mulai memenuhi tempat pertandingan.


“hem...kau sangat hebat dan racunmu ini sangat kuat tapi itu semua percuma jika tak bisa mengenai musuhmu. Sekarang aku akan mengajarimu kalau kemampuan dasarmu itu masih sangat lemah dan artefak kelas legendary ini jadi tak terlalu berguna” lalu tron langsung menerjang ke arah akira dan mengeluarkan artefak kelas arcana berbentuk pedang panjang yang dialiri oleh magma panas dan langsung menyerang akira.


Akira yang melihat tron mendekatinya dengan pedang itu juga langsung mengeluarkan artefak kelas origin miliknya berbentuk dagger dua tangan dan menahan serangan tron. Tapi karna serangan tron yang sangat kuat itu senjata dagger akira langsung meleleh dan ia akhirnya terkena serangan telak.


“ahgggggkk” akira yang tertebas di bagian depannya langsung terjatuh bahkan serangan itu dapat dengan cepat melelehkan armornya.


“sudah cukup pertandingan di menangkan oleh tron” nampak juri langsung berbicara dan menyudahi pertandingan.


“cepat obati dia...lalu beberapa guru yang dapat menggunakan kekuatan penyembuhan langsung mengobati akira yang terkena luka bakar itu”


“eva kenapa serangan akira tak ada yang mengenai senior itu,padahal kecepatanya juga tidak buruk”


[hem...itu karna orang bernama tron itu sudah menganalisan serangan yang di luncurkan akira sejak awal. Dan dia sudah bersembunyi di dalam tanah bahkan sebelum pertandingan di mulai]


“heh..bukankah itu curang....”


“ya kau benar sekali...dia hanya berada di inti jiwa bumi akhir sedangkan senior tron berada di inti jiwa surga awal(sedikit tambahan tingkat kultivasi di bagi menjadi tiga yaitu awal, tengah dan akhir) dari perbedaan dasar ini sudah jelas ia tak di untungkan dan nampaknya senior tron itu masih menyembunyikan beberapa trik lagi”


Akhirnya setelah di obati akira kembali ke barisannya dan mengakui kekalahanya. Ia merasa kalau inti jiwanya belum menyatu dengan sempurna oleh artefak miliknya dan itu membuatnya tak dapat menggunakan kekuatanya itu lebih leluasa dan mengeluarkan kemampuan terbaik artefak kelas legendary miliknya.


“baiklah nampaknya pertandingan barusan bisa menjadi gambaran buat adik adik juniorku ini untuk dapat memilih lawan lebih bijak lagi dari sekarang” nampak Luke sedikit bercanda sambil menatap ke arah juna dan kelumpoknya.


“dan tak usah berbasa basi lagi silahkan yang selanjutnya....”


Setelah mendengar ucapan seniornya itu Priston langsung maju dan menangkupkan tangannya.


“ Baiklah sekarang giliran saya senior dan saya akan menantang Hakuya yang berada di peringkat empat ratus lima puluh sembilan”


nampak priston maju dengan penuh percaya diri dan berkata...


“dan juga aku akan membalaskan kekalahan juniorku ini....”yang di maksud adalah akira karna memang umur mereka berbeda tiga tahun.


“oke...silahkan para peserta memasuki lapangan pertandingan.”


Lalu priston melompat dan memasuki lapangan pertandingan dan hakuya juga memasuki lapangan pertandingan tapi ia melakukanya dengan cara berdiri di sebuah artefak kelas legendary berbentuk skyboard yang memancarkan cahaya berwarna hitam pekat.


“sudah lama tak bertemu denganmu...kau masih mengingatku kan adik kecil...”nampak hakuya sedikit memprofokasi priston.


“ya..tentu saja....dan sekarang aku akan membalaskan kekalahanku dulu saat bertanding denganmu di ujian peringkat”


Nampak mata priston sangat bersemangat menatap musuhnya itu.


Dan pertandinganpun di mulai.....


*************************


Halo saya ada rekomendasi Novel keren buat kalian....


Judul: Stuck Marriage (Season 1&2)


Karya; Tyatul


Season 1


Rencana menyelamatkan diri dari musuh keluarganya membuat Ariana Delta terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang sopir taksi bernama Alex Bara.


Setelah terbiasa hidup bersama membuat benih benih cinta diantara mereka tumbuh.


Ariana dan Alex memiliki rahasia yang tak diketahui masing masing. Hingga kebenaran terungkap, apakah keduanya tetap bisa saling mencintai?


Season 2


Menceritakan kisah anak pertama Ariana dan Alex siapa lagi kalau bukan Albian Ivander Bara dengan segala pesonanya.